Mirza Hadiri Halal bi Halal Perantau Sumbagsel

Sabtu, 25 April 2026 | 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), yang berlangsung di Griya Agung, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Selatan, Palembang, Sabtu (25/4/2026).

Kehadiran Gubernur Rahmat Mirzani Djausal ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk mempererat sinergi dan kolaborasi antardaerah di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Usai kegiatan, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya silaturahmi yang mempertemukan perantau dari lima provinsi di wilayah Sumbagsel. Ia menilai banyak tokoh asal Sumbagsel yang kini telah mengisi posisi strategis di tingkat nasional.

“Ke depan, kita berharap tokoh-tokoh tersebut dapat berkontribusi lebih dalam mengejar ketertinggalan Sumbagsel agar semakin maju dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Ia juga menekankan posisi strategis Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera yang berpotensi besar dalam mendukung pengembangan kawasan Sumbagsel.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat ikatan kultural masyarakat Sumbagsel yang terdiri dari Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Baca Juga:  Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung

Menurutnya, pertemuan tersebut bukan untuk menunjukkan kekuatan semata, melainkan memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.

“Keakraban dan kekerabatan ini diharapkan semakin nyata dalam langkah bersama membangun daerah, tanpa mengesampingkan wilayah lain di Indonesia,” kata Herman Deru.

Dalam kesempatan itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menyoroti perlunya percepatan pembangunan di Sumbagsel yang dinilai mulai tertinggal dibandingkan kawasan lain, seperti Indonesia Timur dan Kalimantan.

“Dulu kita unggul, tetapi sekarang pertumbuhan di wilayah lain sangat pesat. Karena itu, kita perlu memetakan potensi Sumbagsel secara bersama-sama,” katanya.

Ia mendorong lima provinsi di Sumbagsel untuk menyusun peta jalan (roadmap) pembangunan guna mengoptimalkan potensi daerah dan mempercepat kemajuan.

“Kebersamaan ini penting untuk mensinergikan potensi yang ada, demi kemajuan Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Sumbagsel,” pungkasnya.

Senada, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa keinginan untuk membangun daerah asal bukanlah bentuk primordialisme, melainkan dorongan alami untuk berkontribusi.

“Kita memerlukan kesolidan untuk memanfaatkan akses kuat terhadap kebijakan nasional. Di posisi saat ini 2027-2029, tiga tahun, mungkin ada program yang tertunda dan bisa dikebut, seperti percepatan pembangunan Tol Trans Sumatera,” ujarnya.

Baca Juga:  Nobar Final Piala Dunia 2026, Lampung Nyakini Kuatkan UMKM

Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menekankan pentingnya sinergi kolektif antara tokoh dan kepala daerah di Sumbagsel. Ia mengajak seluruh elemen untuk menghidupkan kembali semangat kejayaan maritim Sriwijaya dalam konteks pembangunan modern.

Sultan juga menyoroti banyaknya tokoh asal Sumbagsel yang kini menduduki jabatan penting di tingkat nasional, seperti Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

“Ini bukan soal feodalisme, melainkan kebanggaan dan tanggung jawab untuk berkontribusi bagi pembangunan nasional. Suksesnya kepemimpinan nasional adalah sukses kita bersama,” tegasnya.

Momentum ini menjadi titik awal penguatan sinergi lintas daerah di Sumatera Bagian Selatan untuk menyelaraskan visi pembangunan, mengoptimalkan potensi bersama, serta mendorong percepatan kemajuan yang berdaya saing di tingkat nasional.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 
Sensus Ekonomi 2026 dan Pentingnya Data Akurat
Seluruh Bhabinkamtibmas Bagi Bendera ke Masyarakat
Lebanon Sebut Perundingan dengan Israel Ada Kemajuan, soal Tawanan dan Perbatasan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Berita Terbaru

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB

Ilustrasi Berita Mata-Mata

#indonesiaswasembada

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:48 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sedang menyampaikan pidato di Teheran, Iran [xin]

#indonesiaswasembada

Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:41 WIB

Waspada Flu Burung Naik Lagi, Jangan Lengah

#indonesiaswasembada

Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:38 WIB

#indonesiaswasembada

Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Sabtu, 8 Agu 2026 - 23:59 WIB