Mendagri Tito Karnavian: Inflasi Harus Terjaga

Selasa, 7 Januari 2025 | 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG- Pemerintah Provinsi Lampung diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Ekubang) Zainal Abidin, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Tito Karnavian bertempat di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (06/01/2025).

Mendagri dalam paparannya menjelaskan bahwa dari bulan November ke Desember 2024 telah terjadi inflasi

“Dari bulan ke bulan, dari November ke Desember 2024 terjadi inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa dari 0,3% menjadi 0,44%. Kita melihat disitu bahwa penyumbang terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau 1,33% ini wajar kami kira, biasa ketika ada acara-acara besar nasional khususnya baik lebaran, natal dan tahun baru terjadi peningkatan permintaan atau demand yang meningkat terutama makanan dan minuman baik untuk pesta maupun untuk acara-acara keramaian dan lain-lain,” jelasnya.

Baca Juga:  Rencanakan Program, Lurah Kasui Kunjungi Warganya

Tito Karnavian menambahkan bahwa selain makanan, minuman dan tembakau yang menjadi penyumbang andil inflasi, juga ada sektor lainnya.

“Terjadi peningkatan di bidang kesehatan di masyarakat, jadi masyarakat mengeluarkan uang untuk kesehatan 0,35% juga ada perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,26% berikutnya penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,17%,” lanjutnya.

Namun demikian, Tito menjelaskan meskipun terjadi kenaikan di beberapa sektor, sektor transportasi yang biasanya menjadi salah satu komponen penyumbang utama inflasi ditengah mobilitas masyarakat yang tinggi hanya menyumbang andil inflasi sebesar 0,04%.

“Yang menarik adalah di sektor transportasi yang biasanya terjadi kenaikan yang cukup tinggi pada saat terjadi mobilitas masyarakat natal dan tahun baru, dari data sektor transportasi hanya menyumbang 0,04%,” lanjutnya.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Dihadapan Peserta Sespimti Polri

Lebih lanjut, Tito menegaskan bahwa Inflasi yang terjadi saat ini cukup terkendali.

“Inflasi kita masih terkendali karena target pemerintah pusat angka inflasi harus terjaga di antara 1,5% sampai 3,5% atau bahasa lainnya target adalah 2,5%±1% jadi 1,57% masuk target level bawah yang artinya cukup baik. Tidak terjadi kenaikan harga barang jasa yang terlalu memberatkan masyarakat meskipun kalau dibandingkan November 2024 ke Desember 2024 terjadi kenaikan,” tegasnya.##


Penulis : Ani


Editor : Ani


Sumber Berita : Kadiskominfotik

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi
Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier
Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame
Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing
Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung
Way Rarem Jadi Destinasi Wisata Unggulan di Lampung
SANY Indonesia Finance Bidik Pembiayaan Rp1,5 Triliun
Empat Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Jalur Gaza
RAPAT Pengendalian Inflasi yang di pimpin Mendagri Tito Karnavian (Ft Kadiskomingotik)

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Mahasiswa Indonesia di Tiongkok Ubah Keterampilan jadi Peluang Karier

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Perkim Akan Tinjau Ulang Keputusan Serah Terima PSU Perumahan Griya Suka Rame

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Ceo Sumut25 Anto Genk Mantu, Tertautnya Dua Budaya, Jawa dan Mandailing

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung

Berita Terbaru


Foto tangkapan layar yang disediakan oleh Pusat Media Houthi ini menunjukkan warga memeriksa lokasi pascaserangan udara Arab Saudi yang menargetkan sebuah pasar di Provinsi Al-Jawf, Yaman, pada 28 Oktober 2026. (Pusat Media Houthi/Xinhua)

Berita Utama

Houthi Yaman Klaim Serang Arab Saudi

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:19 WIB