Membuka Akses Perempuan ke STEM adalah Investasi Strategis Masa Depan Bangsa

Senin, 9 Maret 2026 | 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang  science, technology, engineering, and mathematics (STEM) merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing dan inovasi Indonesia di masa depan.

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/3).

Menurut Lestari, sejumlah data menunjukkan masih adanya kesenjangan gender dalam bidang STEM, baik dalam pendidikan maupun dunia kerja.

Padahal, tambah dia, sektor STEM merupakan fondasi utama bagi pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan dan transformasi digital.

Data International Labour Organization (ILO) pada 2024 menunjukkan bahwa perempuan hanya sekitar 35% dari lulusan STEM di Indonesia. Sedangkan perempuan yang benar-benar bekerja di sektor tersebut hanya sekitar 8%.

Artinya, jelas Rerie, sapaan akrab Lestari, sebagian besar perempuan yang memiliki pendidikan STEM tidak berlanjut ke karier di bidang sains dan teknologi.

“Data ini menunjukkan persoalan utamanya bukan pada kemampuan akademik perempuan. Banyak perempuan memiliki prestasi yang sangat baik di bidang sains dan matematika, tetapi mereka masih menghadapi hambatan sosial dan stereotip gender yang membatasi partisipasi mereka,” ujar Rerie.

Baca Juga:  Kecam Serangan Israel ke Lebanon dan Palestina, Yg Bisa Gagalkan Gencatan Senjata, HNW: Dunia Internasional Harusnya Bersatu Mengucilkan Israel

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu berpendapat bahwa hambatan tersebut sering muncul sejak usia dini, melalui ekspektasi sosial yang membentuk kepercayaan diri anak perempuan terhadap bidang sains dan teknologi.

Tanpa disadari, ujar dia, kondisi ini membuat banyak perempuan tidak melihat STEM sebagai jalur karier yang realistis bagi mereka.

Di sisi lain, jelas Rerie, kebutuhan tenaga kerja berbasis teknologi terus meningkat seiring perkembangan ekonomi digital dan kecerdasan buatan.

Karena itu, menurut Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, memperluas partisipasi perempuan dalam STEM merupakan langkah strategis untuk memastikan Indonesia memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk menghadapi perubahan global.

“Kesetaraan perempuan di bidang STEM bukan sekadar isu keadilan sosial. Ini adalah kepentingan strategis bangsa. Jika setengah potensi intelektual bangsa tidak diberi ruang yang sama untuk berkembang, maka kita kehilangan peluang besar untuk memperkuat inovasi dan daya saing nasional,” tegasnya.

Baca Juga:  HNW Sambut Baik Gencatan Senjata AS-IRAN Selain Itu Mencakup Penghentian Serangan Ke Lebanon 

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mendorong agar sistem pendidikan dan kebijakan pengembangan sumber daya manusia memberi perhatian lebih pada penguatan partisipasi perempuan di bidang sains dan teknologi.

Sekolah dan perguruan tinggi, tegas Rerie, perlu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, memberi ruang bagi perempuan untuk aktif dalam riset, diskusi ilmiah, dan kepemimpinan akademik.

Menurutnya, pembangunan ekosistem pendidikan yang inklusif akan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda perempuan untuk berkontribusi dalam inovasi, teknologi, dan ilmu pengetahuan.

“Dengan membuka akses yang lebih luas bagi perempuan di bidang STEM, Indonesia tidak hanya mewujudkan keadilan gender, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia yang inovatif dan berdaya saing,” pungkas Rerie []

 


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta MPR RI

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

British Taekwondo International Open 2026, Indonesia Sabet 4 Medali
Velli Dampingi Ayu Hadiri Acara Halal- BiHalal Perantau Asal Sumbagsel
Rokok Beragam Aroma, Murah, Bervitamin ‘C’  Marak di Lampung
HUT PMII, Lampura Bertabur Sholawat
Membangun Getol, Merawat Ach…
Tumbuhkan Semangat Kebangsaan, Seleksi LCC Empat Pilar MPR 2026 di Riau Resmi Digelar
Sari Yuliati Desak Pengusutan Tuntas Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Yogyakarta
Creative Financing 2026: Lampung Selatan Raih Peringkat Kedua Nasional

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:51 WIB

British Taekwondo International Open 2026, Indonesia Sabet 4 Medali

Minggu, 26 April 2026 - 11:57 WIB

Velli Dampingi Ayu Hadiri Acara Halal- BiHalal Perantau Asal Sumbagsel

Minggu, 26 April 2026 - 09:24 WIB

Rokok Beragam Aroma, Murah, Bervitamin ‘C’  Marak di Lampung

Minggu, 26 April 2026 - 08:59 WIB

HUT PMII, Lampura Bertabur Sholawat

Minggu, 26 April 2026 - 07:40 WIB

Membangun Getol, Merawat Ach…

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

British Taekwondo International Open 2026, Indonesia Sabet 4 Medali

Minggu, 26 Apr 2026 - 21:51 WIB

#indonesiaswasembada

Velli Dampingi Ayu Hadiri Acara Halal- BiHalal Perantau Asal Sumbagsel

Minggu, 26 Apr 2026 - 11:57 WIB

#indonesiaswasembada

Rokok Beragam Aroma, Murah, Bervitamin ‘C’  Marak di Lampung

Minggu, 26 Apr 2026 - 09:24 WIB

#indonesiaswasembada

HUT PMII, Lampura Bertabur Sholawat

Minggu, 26 Apr 2026 - 08:59 WIB

#indonesiaswasembada

Membangun Getol, Merawat Ach…

Minggu, 26 Apr 2026 - 07:40 WIB