Mau Tahu Sambal Nusantara? Nih para Sambal yang Sering Dihidangkan…

Selasa, 2 Juni 2026 | 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMBAL Nusantara adalah warisan kekayaan kuliner Indonesia yang diracik dari cabai dan rempah autentik, menghadirkan perpaduan rasa pedas, gurih, segar, dan aroma yang khas. Berikut adalah beberapa varian sambal populer dari berbagai daerah di Indonesia yang wajib Anda ketahui:

1. Sambal Terasi (Jawa & Sunda)

Raja dari segala sambal ini memadukan cabai, bawang, dan terasi udang yang dibakar. Menghasilkan rasa pedas gurih dengan aroma khas yang sangat menggugah selera, cocok dinikmati dengan lalapan dan ikan goreng.

2. Sambal Matah (Bali)

Sambal mentah yang sangat populer ini tidak diulek, melainkan dirajang. Terdiri dari cabai rawit, bawang merah, serai, daun jeruk, dan siraman minyak kelapa panas serta perasan jeruk limau. Rasanya sangat segar, pedas, dan harum.

Baca Juga:  Denny Indrayana Laporkan KPU Ke DKPP Dugaan Penyelundupan Hukum Terkait Gibran

3. Sambal Dabu-Dabu (Manado, Sulawesi Utara)

Mirip dengan sambal matah, dabu-dabu adalah sambal iris tanpa diulek yang menggunakan potongan tomat segar, cabai, bawang merah, kemangi, dan siraman minyak panas. Sangat cocok menjadi pendamping hidangan ikan bakar.

4. Sambal Ijo / Lado Mudo (Sumatera Barat)

Sambal wajib di rumah makan Padang ini menggunakan cabai hijau besar dan tomat hijau yang dikukus sebelum diulek kasar. Rasanya pedas sedang dan memiliki sentuhan rasa segar yang cocok dipadukan dengan rendang dan gulai.

5. Sambal Roa (Manado, Sulawesi Utara)

Sambal unik yang menggunakan suwiran ikan roa asap yang dicampur dengan tumisan cabai dan bawang. Cita rasanya sangat gurih, berasap (smoky), dan pedas, paling nikmat disajikan bersama bubur manado (tinutuan).

Baca Juga:  Unila Bakal Gelar Kuliah Umum Bersama Kepala BNPT dan NII Crisis Center

6. Sambal Bawang / Korek (Jawa)

Sambal super pedas ini sangat sederhana, dibuat dari cabai rawit dan bawang putih mentah yang diulek kasar, lalu disiram dengan minyak panas. Biasanya digunakan sebagai cocolan untuk ayam geprek.

7. Sambal Tempoyak (Sumatera & Kalimantan)

Sambal khas yang difermentasi menggunakan daging buah durian (tempoyak), dicampur dengan cabai dan bumbu lainnya. Menghasilkan perpaduan rasa unik antara pedas, asam khas durian, dan gurih. Selamat mencoba ….


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Nusantara

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

PBB: Israel Lakukan Kejahatan Perang dan Kemanusiaan di Palestina
Lampung Perkuat Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan
Pabrik Kelapa ‘FreeNow’, Serap 1000 Tenaga Kerja
Iran Bawa Isu Palestina dalam Penyelesaian Hormuz dan Nuklir
Ratusan Siswa Ramaikan SeAn Olympic Challenge Chapter 2 di Bandar Lampung
Tak Hanya Beras, Lampung Perkuat Ketahanan Pangan dari Jagung dan Singkong
Menko Muhaimin Serahkan Mandaya dan Innovilleague Awards 2026
AS Siap Serang Iran Setelah Pemilu Paruh Waktu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:16 WIB

PBB: Israel Lakukan Kejahatan Perang dan Kemanusiaan di Palestina

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Lampung Perkuat Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Pabrik Kelapa ‘FreeNow’, Serap 1000 Tenaga Kerja

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Iran Bawa Isu Palestina dalam Penyelesaian Hormuz dan Nuklir

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Ratusan Siswa Ramaikan SeAn Olympic Challenge Chapter 2 di Bandar Lampung

Berita Terbaru

Personel pertahanan sipil Palestina memindahkan jenazah seorang korban dari reruntuhan bangunan yang menampung pengungsi Palestina di Gaza City pada 16 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

PBB: Israel Lakukan Kejahatan Perang dan Kemanusiaan di Palestina

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:16 WIB

Berita Utama

Lampung Perkuat Akuntabilitas Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:22 WIB

Foto dokumentasi ini menampilkan Staf Khusus Menteri Transmigrasi Yoyo A. Budiyanto (kanan) mengunjungi pabrik Zhejiang FreeNow Food Co., Ltd. atau FreeNow di Tongxiang, Provinsi Zhejiang, Tiongkok.. (Kementerian Transmigrasi RI)

Berita Utama

Pabrik Kelapa ‘FreeNow’, Serap 1000 Tenaga Kerja

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:38 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan ponsel ini memperlihatkan kapal-kapal niaga yang terdampar di perairan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Bawa Isu Palestina dalam Penyelesaian Hormuz dan Nuklir

Selasa, 27 Okt 2026 - 19:00 WIB