Mandeknya Revisi Kesepakatan Proyek Kapal Dalom Lintas Berjaya Menjadi Tanda Tanya Legislator

Kamis, 18 September 2025 | 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung , – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Budi Yuhanda, mengungkapkan belum adanya perkembangan berarti terkait revisi kesepakatan kerja sama proyek Kapal Dalom Lintas Berjaya.

Ia menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) baru antara pemerintah daerah Lampung dan pihak swasta terkait skema kerja sama.

“Sampai sekarang kita masih mendengar bahwa proyek ini masih menggunakan skema lama, termasuk soal cashback fee yang masih berada di angka 5 persen. Padahal, sebelumnya sudah ada wacana untuk merevisinya agar kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat,” ujar Budi, saat di temui di DPRD lampung, Rabu (6/8).

Baca Juga:  Setelah 15 tahun Rusak, Akhirnya Jalan Provinsi Di Air Ringkih Way Kanan  Dibangun

Menurutnya, keinginan Gubernur Lampung untuk menampung aspirasi masyarakat agar PAD dari proyek tersebut ditingkatkan, belum sepenuhnya terwujud dalam bentuk kebijakan resmi.

Meskipun ada sinyal perubahan dari pihak swasta, seperti rencana pergantian manajemen atau direksi, dokumen resmi seperti PKS (Perjanjian Kerja Sama) terbaru belum juga diterbitkan.

“Kalau memang ingin dilakukan perbaikan, maka seluruh komponen perjanjian lama harus ditinjau ulang. Tapi sejauh ini kita belum melihat ada dokumen PKS baru yang resmi ditandatangani,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Jamu Duta Besar Palestina Abdulfattah A.K. Al-Sattari, Pererat Solidaritas dan Wujudkan Dukungan terhadap Perjuangan Rakyat Palestina

Ia menambahkan, transparansi dalam pelaksanaan proyek sangat penting untuk memastikan bahwa kontribusi dari mitra swasta benar-benar sejalan dengan harapan masyarakat dan pemerintah daerah.(*)


Penulis : Desty

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Mirza Dorong Parpol Perkuat Ketahanan Pangan
Zulhas Hadiri Rembuk Tani Bicara Soal Pupuk dan Harga Gabah
Satlap Tri Cakti Gagalkan Penyelundupan 1,2 Ton Timah Ilegal
Menteri PPA “Menukar” Korban dari Perempuan ke Laki-Laki. Gile Luh
Maulidah Ketua Fatayat Lampung 2026-2031
JMSI NTB Gelar Temu Strategis dengan Manajemen ITDC
Walikota Metro Ajak Insan Pers Bersinergi
Sekber 3 Konstituen tak Ingin Pimpinan Daerah Berakhir di Penjara

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:30 WIB

Gubernur Mirza Dorong Parpol Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:39 WIB

Zulhas Hadiri Rembuk Tani Bicara Soal Pupuk dan Harga Gabah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:23 WIB

Satlap Tri Cakti Gagalkan Penyelundupan 1,2 Ton Timah Ilegal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:04 WIB

Menteri PPA “Menukar” Korban dari Perempuan ke Laki-Laki. Gile Luh

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:14 WIB

Maulidah Ketua Fatayat Lampung 2026-2031

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Gubernur Mirza Dorong Parpol Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:30 WIB

#indonesiaswasembada

Zulhas Hadiri Rembuk Tani Bicara Soal Pupuk dan Harga Gabah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:39 WIB

#indonesiaswasembada

Satlap Tri Cakti Gagalkan Penyelundupan 1,2 Ton Timah Ilegal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:23 WIB

#indonesiaswasembada

Menteri PPA “Menukar” Korban dari Perempuan ke Laki-Laki. Gile Luh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:04 WIB

#indonesiaswasembada

Maulidah Ketua Fatayat Lampung 2026-2031

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:14 WIB