Mahasiswa Unila KKN Kebangsaan XIII Sulsel Galakkan Gerakan Sadar Sampah di Pulau Laiya

Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung
(Unila): Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XIII, di Sulawesi Selatan, menginisiasi Gerakan Sadar Sampah di Pulau Laiya, Desa Mattiro Labangeng, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep.

Kegiatan ini difokuskan pada penanggulangan sampah plastik di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil yang masuk dalam kawasan konservasi, termasuk Pulau Laiya yang dikenal kaya potensi laut dan sumber daya alam.

Mayoritas warga pulau ini menggantungkan hidup pada sektor perikanan tangkap, dengan 54 dari 177 pekerja desa bermata pencaharian sebagai nelayan. Mereka menangkap ikan, kepiting, udang, dan teripang untuk dijual ke pengumpul lokal atau industri di daratan, seperti Pangkep dan Makassar.

Selain itu, warga membudidayakan rumput laut, memanfaatkan tanaman lokal bernilai ekonomi seperti pohon sukun dan kelor, serta membuat perahu tradisional untuk transportasi maupun pesanan komersial. Namun, aktivitas ekonomi masyarakat mulai terancam oleh pencemaran limbah, terutama sampah plastik yang mengganggu ekosistem laut.

Baca Juga:  Persadin Fun Gelar Olahraga dan Pengabdian Masyarakat

“Kami melihat langsung bagaimana limbah mengancam kelestarian Pulau Laiya dan mata pencaharian masyarakatnya,” ujar Aqwam Nugraha, Koordinator Desa sekaligus delegasi Unila dalam KKN Kebangsaan XIII.

BACA :  Unila Gelar Sosialisasi Pajak Bertutur 2024

Menjawab tantangan tersebut, Aqwam dan tim merancang program Island Clean Up Rangers, yakni pengelolaan sampah berbasis edukasi dan partisipasi warga.

“Melalui program ini, kami tidak hanya membersihkan pulau, tapi juga membangun kesadaran kolektif serta membekali warga dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola limbah domestik secara mandiri. Kami percaya setiap langkah kecil dapat membawa perubahan besar,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Pulau Laiya meliputi edukasi dan sosialisasi mitigasi pengelolaan sampah dan pemilahan limbah, aksi bersih pulau bersama mahasiswa se-Indonesia dan warga untuk mengumpulkan limbah organik dan anorganik, pelatihan daur ulang pembuatan ecobrick, eco-enzyme, biopori, dan kompos, pembentukan komunitas lingkungan yang digerakkan pemuda dan ibu-ibu, serta pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi produk bermanfaat.

Baca Juga:  Iran Tegas soal Selat Hormuz: Kapal Eropa "Sasaran yang Sah"

Gerakan ini merupakan bagian dari tema besar KKN Kebangsaan 2025, “Wisata Budaya Warisan Dunia sebagai Aksi Kebangsaan: Kampus Berdampak, dan Mengabdi Untuk Negeri.” Program melibatkan 99 perguruan tinggi yang disebar di 21 desa/kelurahan di Kabupaten Maros dan Pangkep, meliputi kawasan geopark, situs budaya, serta pulau-pulau kecil di Sulawesi Selatan.

BACA :

Selain Unila, perguruan tinggi yang ikut serta di antaranya Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Sembilanbelas November Kolaka (USN), Universitas Boyolali, Universitas Khairun (UNKHAIR), Universitas Bangka Belitung (UBB), dan Universitas Halu Oleo (UHO).


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : Unila

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik
Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung
KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah
Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan
SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS
Anak-Anak Gaza Berenang, Temukan Kebahagiaan Akibat Perang
Pemuda Indonesia Rasakan Pesona Budaya Tiongkok di Ningxia
Klaim Trump Hormuz Bebas Ranjau, JMIC: Masih Ada

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:24 WIB

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:07 WIB

SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS

Berita Terbaru

Pola ASuh Anak di Era Digital UIN RIL [DE]

#indonesiaswasembada

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:46 WIB

Akuaponik Galon Bekas untuk budidaya Lele dan Kangkung [DE]

#indonesiaswasembada

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:33 WIB

Perbaikan Lingkungan Dengan Cara Tanam Tanaman Berbuah [DE]

#indonesiaswasembada

KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:24 WIB

Ilustrasi kebakaran Pakistan [AI]

#indonesiaswasembada

Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:19 WIB