Legislator Komisi VI Dukung BUMN Pariwisata Majukan Potensi UMKM Indonesia

Senin, 22 April 2024 | 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI Eko Hendro Purnomo mendorong jajaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor pariwisata dan aviasi ikut memajukan potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam pengembangan bisnisnya.

Hal tersebut diungkapkannya saat pertemuan dengan jajaran direksi Garuda Indonesia, Angkasa Pura, Angkasa Pura II dan BUMN lainnya dalam rangka kunjungan kerja Komisi VI DPR RI ke Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Senin (22/4).

“Untuk Injourney Airport terkait kerja sama dengan UMKM itu realisasinya seperti apa karena di lapangan saya belum melihat di mana letak sentra-sentra UMKM-nya. Saya selama ini hanya melihat deretan toko-toko branded saja kalau ke Bandara,” tandas Eko Hendro Purnomo.
Sebagaimana diketahui, Holding PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau “InJourney” merupakan ekosistem pariwisata multisektor terlengkap dan terbesar di Asia Tenggara yang memberikan layanan bandar udara dan kargo, destinasi pariwisata, hotel hingga manajemen retail produk serta industri kreatif yang resmi dibentuk pada Oktober 2021.

Baca Juga:  Algo Sapiens: Ketika Manusia Dikendalikan Mesin

Politisi PAN ini juga menyinggung maskapai Garuda Indonesia yang pernah kerja sama dengan produk minuman asal Jepang Pocary Sweat yang notabene brand luar negeri. “Kenapa tidak melakukan kerja sama dengan brand lokal dalam negeri yang mulai berhasil. Kenapa tidak memilih memanjakan dan memajukan produk-produk dari Indonesia karena Garuda membawa nama Indonesia,” tukas Eko.

Legislator asal Dapil DKI Jakarta I ini menegaskan bahwa maskapai Garuda itu bawa image Indonesia. Dirinya juga berharap makanan yang disajikan di pesawat Garuda menjadi ciri khas makanan Indonesia. Pengalamannya terbang dengan Garuda baik dari Jakarta ke Singapura, atau pulang umroh dari Jeddah itu makanannya yang disajikan justru internasional.

“Kenapa tidak disajikan makanan khas daerah di Indonesia seperti rendang, nasi uduk, nasi ulam dan sebagainya. Makanan penutupnya juga bisa ya dengan kue-kue tradisional. Pengalaman saya naik maskapai Turki misalnya, itu mereka menyajikan jenis makanan negaranya sehingga kita sebagai penumpang ada rasa ingin tahu apa namanya makanan tersebut. Dulu pernah ada nasi tumpeng mini disajikan saat Garuda ulang tahun saja kalau tidak salah dan sekarang tidak muncul lagi,” urainya.

Baca Juga:  Kwarcab Way Kanan Gelar Apel Besar Hari Pramuka 2026

Wakil rakyat yang berangkat dari dunia selebriti ini juga mengusulkan agar BUMN Pariwisata menawarkan wisata dengan sistem bundling (paket). Misalnya wisata ke Bali tapi juga boleh ditawarkan ke Jogja, NTT, NTB dan sebagainya. Jadi selama wisata seminggu itu tidak menumpuk di Bali saja tapi ditawarkan ke daerah lainnya.

“Buatlah paket-paket wisata yang menarik dan tidak fokus tujuannya di Bali saja. Banyak teman saya dari luar negeri yang tidak kenal Jakarta, Jogja, apalagi NTT termasuk banyak wisatawan dari China dan India yang juga hanya kenalnya Bali saja,” ujarnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Berita Terbaru

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB

Berita Utama

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:20 WIB

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB

Noor Sona Maesana Mushonnif, staf khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memberi pidato pada acara Dialog Global South: Forum Meja Bundar Tiongkok-Indonesia di Jakarta, 19 Oktober, 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:23 WIB