Lampung Selatan Jadi Fokus Program Prioritas Keamanan Pangan Nasional

Jumat, 7 Maret 2025 | 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN, Nenemonews – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Intji Indriati, menerima audiensi dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung, bertempat di ruang rapat Sekda setempat, Kamis (9/1/2025).

Dalam pertemuan tersebut, BBPOM membahas program prioritas nasional keamanan pangan di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Selain itu, dibahas pula koordinasi terkait permohonan rekomendasi lokus untuk sekolah, desa, dan pasar yang menjadi sasaran program.

Ketua Tim Program Prioritas Nasional Infokom BBPOM Lampung, Thusy Imelda Sari, menjelaskan bahwa pihaknya akan mengimplementasikan program prioritas nasional di wilayah ini.

Baca Juga:  Gubernur Inginkan Mulang Maya jadi Desa Wisata Budaya Unggulan Lampung

“Program prioritas ini meliputi tiga bidang utama, yaitu Desa Pangan Aman, Sekolah dengan Pembudayaan Pangan Aman, serta Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas,” ujar Thusy Imelda Sari.

Ia juga menambahkan bahwa program tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun didua kabupaten atau kota.

Tahun ini, Lampung Selatan dan Pesisir Barat menjadi fokus pelaksanaan program prioritas nasional ini,” ungkapnya.

Thusy memaparkan, tujuan utama program ini adalah mengedukasi sekaligus memberdayakan masyarakat dengan membangun pola pikir yang mampu memilah bahan-bahan pangan berbahaya. Program ini direncanakan berjalan selama satu tahun untuk setiap lokus, termasuk agenda advokasi yang akan dimulai pada pertengahan Februari 2025.

Baca Juga:  Wagub Jihan Nurlela Minta Percepatan Penanggulangan TBC

Menanggapi hal ini, Pj Sekda Lampung Selatan Intji Indriati, menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk mendukung penuh program BBPOM. Ia meminta agar sekolah, desa, dan pasar yang akan menjadi lokus dapat dipersiapkan dengan baik.

“Saya berharap tujuan bersama ini dapat tercapai. Koordinasi dan komitmen yang baik antara semua pihak akan menjadi kunci kesuksesan program ini,” pesan Intji Indriati.(*)


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemkab Lamsel

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Optimalkan Posisi Strategis Lampung, Pemprov Dorong Pengembangan Komoditas Unggulan Berorientasi Ekspor
Iran sebut Hormuz dapat Dibuka dalam 2 Hari, jika….
Lantik Bupati Lampung Tengah, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Lumbung Pangan dan Hilirisasi Pertanian
Ukraina Sebut 18 Tewas dan 27 Hilang dalam Serangan Udara Rusia
Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas
Pemprov Lampung dan ITERA Siapkan Kolaborasi Riset Aplikatif untuk Percepat Pembangunan Daerah
I Komang Heri Bupati Lampung Tengah Definitif
DLH Lampung dan PHE OSES Perkuat Sinergi Mitigasi Risiko dan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Kegiatan Operasi Hulu Migas Lepas Pantai

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:39 WIB

Optimalkan Posisi Strategis Lampung, Pemprov Dorong Pengembangan Komoditas Unggulan Berorientasi Ekspor

Selasa, 3 November 2026 - 16:35 WIB

Iran sebut Hormuz dapat Dibuka dalam 2 Hari, jika….

Selasa, 3 November 2026 - 16:31 WIB

Lantik Bupati Lampung Tengah, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Lumbung Pangan dan Hilirisasi Pertanian

Selasa, 3 November 2026 - 14:43 WIB

Ukraina Sebut 18 Tewas dan 27 Hilang dalam Serangan Udara Rusia

Selasa, 3 November 2026 - 14:12 WIB

Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan menggunakan ponsel ini memperlihatkan kapal-kapal niaga yang terdampar di perairan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Iran sebut Hormuz dapat Dibuka dalam 2 Hari, jika….

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:35 WIB

Asap hitam membubung setelah serangan Rusia di Kiev, Ukraina, pada 2 Juli 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Ukraina Sebut 18 Tewas dan 27 Hilang dalam Serangan Udara Rusia

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:43 WIB

Foto yang diabadikan pada 2 November 2026 ini memperlihatkan dua warga berdiri di dekat sejumlah rumah yang rusak akibat banjir lahar dingin dari Gunung Semeru di sepanjang aliran Sungai Glidik, Desa Purorejo, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. (Xinhua)

Bencana

Banjir Lahar Dingin dari Gunung Semeru, Dua Orang Tewas

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:12 WIB