Konservasi Gajah ala Kenya, Ada 26 Tim Anti Perburuan Liar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 8 Agustus 2024 lalu (Xin)

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 8 Agustus 2024 lalu (Xin)

HARI Gajah Sedunia memiliki makna khusus bagi Kenya. Selain memperkuat perlindungan dan penekanan konflik manusia-gajah dan satwa liar.

Berkat jaringan keamanan berlapis di berbagai ekosistem satwa liar utama di negara tersebut, populasi gajah di Kenya meningkat menjadi 42.072 ekor dalam sensus 2025 yang dilakukan oleh Layanan Margasatwa Kenya (Kenya Wildlife Service/KWS).

Menjalin kerja sama dengan KWS, Sheldrick Wildlife Trust telah mengerahkan 26 tim antiperburuan liar khusus untuk melakukan patroli jalan kaki secara rutin di area-area terpencil seperti Taman Nasional Samburu.

Edwin Lusichi, kepala perawat satwa di Sheldrick Wildlife Trust, menyampaikan bahwa peningkatan populasi gajah di Kenya mencerminkan upaya para jagawana dan perawat satwa.

Baca Juga:  Tradisi Sedekah Bumi Berusia 206 Tahun Tetap Lestari, Bupati Radityo Egi Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Leluhur

Jadi, saat tim kami berpatroli di taman tersebut, mereka menemukan jerat-jerat yang dipasang orang-orang untuk menangkap satwa lain demi daging buruan dan kulitnya, serta hewan-hewan berukuran besar demi gadingnya atau cula badak. Oleh karena itu, tim antiperburuan liar akan membersihkan jerat-jerat tersebut dan memastikan satwa tetap aman selama berada di dalam taman.”

Dari udara, helikopter membantu tim darat untuk dengan cepat mempelajari dan merespons berbagai situasi. Penanganan darurat diberikan kepada gajah, badak dan satwa liar lainnya, sementara unit anjing pelacak digunakan untuk melacak para tersangka.

Baca Juga:  SPPG Kotabumi Ilir 1 Perkuat Pengawasan Mutu dan Validasi Data Penerima MBG

Dan begitu mereka mendapati ada hal yang tidak beres, mereka akan mengabari tim kami di darat, yang akan mendatangi lokasi kejadian dan membantu, mungkin, menindak tindakan ilegal tersebut.”

Sementara itu, gajah di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) diperkirakan sekitar 194 hingga 247 ekor. Terdiri dari gajah liar dan gajah jinak. Gajah Liar berkisar 160 hingga 185 ekor gajah, Gajah Jinak diangka 34 hingga 62 ekor gajah yang dirawat dan dilatih di pusat konservasi atau Pusat Latihan Gajah (PLG).


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Gubernur Lampung Berharap FK XXXV Berdampak
Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB
Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA
BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege
Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok
Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung
CEO Bhayangkara: Tim Bertalenta, Siap Raih 3 Besar
Launching Jersey, Gubernur Mirza Pasang Target 3 Besar

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Gubernur Lampung Berharap FK XXXV Berdampak

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Konservasi Gajah ala Kenya, Ada 26 Tim Anti Perburuan Liar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:33 WIB

Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:51 WIB

BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege

Berita Terbaru

Pembukaan Festivak Krakatau XXXV. Gubernur Lampung berharap kegiatan ini Berdampak [PL]

#indonesiaswasembada

Gubernur Lampung Berharap FK XXXV Berdampak

Minggu, 30 Agu 2026 - 09:02 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 8 Agustus 2024 lalu (Xin)

#indonesiaswasembada

Konservasi Gajah ala Kenya, Ada 26 Tim Anti Perburuan Liar

Minggu, 30 Agu 2026 - 08:35 WIB

Ketua Panitia Muktamar ke-35, KH. Abdurrozaq Sholeh

#indonesiaswasembada

Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 - 05:40 WIB

Prof. Mohammad Nuh

#indonesiaswasembada

Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agu 2026 - 05:33 WIB