Komisi VIII DPR Sarankan UU Haji dan UU BPKH Segera Direvisi

Jumat, 3 Juni 2022 | 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – UU tentang Haji dan UU tentang Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) harus segera direvisi untuk menyesuaikan dengan kebijakan pelaksanaan ibadah yang dikeluarkan Perintah Arab Saudi.

Kebijakan terbaru yang dikeluarkan secara mendadak oleh Arab Saudi adalah menaikkan harga paket layanan di Masyair, baik Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Kebijakan tersebut berdampak terhadap adanya penambahan biaya bagi jemaah haji Indonesia yang mencapai Rp1,5 triliun.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang menilai kebijakan yang dikeluarkan Arab Saudi mengeluarkan betul-betul menyulitkan Pemerintah Indonesia dalam pembiayaan haji. Apalagi kebijakan itu menjelang pemberangkatan jemaah.

Karena itu menurut dia, kebijakan Arab Saudi itu harus diikuti dengan perubahan aturan keuangan haji. Yaitu dengan merevisi UU tentang Haji dan UU tentang Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Baca Juga:  Gunung Bromo Dibuka Kembali setelah Karhutla 13 Hari

“Harus ada pasal-pasal yang dibuat untuk mengantisipasi kebijakan yang tidak terduga tersebut,” kata Marwan dalam diskusi soal haji di Media Center DPR RI, Kamis (2/6).

Pihaknya akan mengidentifikasi pasal-pasal apa saja yang menghambat. Selain itu, pasal-pasal apa yang diperlukan untuk mengganti dan mengantisipasi perubahan mendadak aturan haji.

Menurut dia, jika tidak diantisipasi, keuangan haji bisa kolaps. Dia mewanti-wanti kepada pemerintah dan BPKH untuk membuat sistem baru tentang keuangan haji.

Dia mencontohkan, sekarang ini kuota jamaah haji Indonesia hanya 100.051 orang. Tapi, nanti jika tiba-tiba Indonesia mendapatkan kuota 300.000, maka dana yang ada tidak akan cukup. Nilai manfaat dana haji juga tidak akan cukup.

Baca Juga:  Setelah Rakor dengan KPK, Pemprov Lanjut Rapat Teknis

Politikus PKB itu mengatakan, setelah selesai pelaksanaan ibadah haji tahun ini, Komisi VIII dan pemerintah berkomitmen untuk membahas tata cara dan aturan yang dibuat Arab Saudi.

Selain itu, dia mendorong Pemerintah Indonesia bersama negara-negara Islam lainnya untuk melakukan negosiasi kepada Saudi. Tujuannya agar negara-negara pengirim jamaah haji dilibatkan dalam pembahasan aturan pelaksanaan haji. Bukan hanya soal hukum-hukum haji, tapi juga terkait pembiayaan.

”Jadi, ketika muncul aturan baru soal biaya haji, negara-negara itu cepat mengetahuinya,”pungkasnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

China dan Indonesia Perlu Majukan Global South
KKN UIN Kel 87-88 Gugah Anak Gemar Menabung
Menlu China Serukan Penguatan Kerja Sama dengan Indonesia
Cegah Child Grooming, KKN UIN Edukasi SMPN 13 Bandar Lampung
Gubernur-Pangdam Ikuti Gerak Jalan Sehat HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten
Gunung Bromo Dibuka Kembali setelah Karhutla 13 Hari
Johan Rosihan Minta Pemerintah Susun Mitigasi Karhutla Yang Lebih Jelas Dan Terukur
Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Di Sumut Di Tutup Permanen

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:57 WIB

China dan Indonesia Perlu Majukan Global South

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:10 WIB

KKN UIN Kel 87-88 Gugah Anak Gemar Menabung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Menlu China Serukan Penguatan Kerja Sama dengan Indonesia

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:36 WIB

Cegah Child Grooming, KKN UIN Edukasi SMPN 13 Bandar Lampung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:22 WIB

Gubernur-Pangdam Ikuti Gerak Jalan Sehat HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten

Berita Terbaru

Menteri Luar Negeri China Wang Yi, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China, bersama-sama memimpin Konferensi Pertama Mekanisme Dialog Strategis Komprehensif China-Indonesia dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono di Jakarta pada 21 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

China dan Indonesia Perlu Majukan Global South

Sabtu, 22 Agu 2026 - 02:57 WIB

Kel 87 dan 88 KKN UIN RIL saat memberikan sosialisasi gemar menabung sekaligus literasi keuangan sejak dini. [eko]

#indonesiaswasembada

KKN UIN Kel 87-88 Gugah Anak Gemar Menabung

Sabtu, 22 Agu 2026 - 02:10 WIB

Menteri Luar Negeri China Wang Yi, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China, bersama-sama memimpin Konferensi Pertama Mekanisme Dialog Strategis Komprehensif China-Indonesia dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono di Jakarta pada 21 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Menlu China Serukan Penguatan Kerja Sama dengan Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:52 WIB

Mahasiswa KKN UIN Raden Intan bersama siswa SMP 13 Bandarlampung [Eko]

#indonesiaswasembada

Cegah Child Grooming, KKN UIN Edukasi SMPN 13 Bandar Lampung

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:36 WIB

Gubernur Lampung Mirza saat melepas peserta jalan sehat didampingi Pangdam XXI Mayjen Kristomei [Ist]

#indonesiaswasembada

Gubernur-Pangdam Ikuti Gerak Jalan Sehat HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:22 WIB