Kodam XXI/Radin Inten Gelar Pentas Seni Budaya Peduli Bencana Sumatra

Senin, 5 Januari 2026 | 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG – Kodam XXI/Radin Inten akan menggelar Pentas Seni dan Budaya Keberagaman pada 10 Januari 2026 mendatang. Kegiatan ini terbuka gratis untuk masyarakat, sekaligus menjadi ajang penggalangan donasi kemanusiaan bagi korban bencana di wilayah Sumatra.

Selain menyuguhkan hiburan seni dan budaya, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik untuk meningkatkan antusiasme masyarakat. Sejumlah hadiah telah disiapkan yang akan dibagikan kepada pengunjung.

Rangkaian acara dirancang sebagai ruang kebersamaan antara TNI dan masyarakat melalui seni budaya Nusantara. Berbagai pertunjukan akan ditampilkan, di antaranya tari khas Lampung, Reog, Jatilan, tari Bali, serta kesenian daerah lainnya yang mencerminkan keberagaman budaya dan semangat persatuan.

Pada malam harinya, suasana akan semakin semarak dengan hiburan Campur Sari dan Dangdut. Acara kemudian berlanjut dengan Tari Sigeh Penginten khas Lampung serta Tari Prajurit dari Sanggar Wayang, sebelum ditutup dengan pagelaran Wayang Kulit dengan lakon “Bimo Krido” sebagai puncak kegiatan.

Baca Juga:  Sinergi dan Kolaborasi GTRA Mesuji, Perkuat Komitmen Reforma Agraria

Aster Kodam XXI/Radin Inten, Kolonel Infanteri Anang, mengatakan kegiatan ini disiapkan sebagai ajang hiburan yang sarat nilai sosial.

“Pentas seni ini kami gelar untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak masyarakat ikut peduli terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra,” ujar Anang.

Menurutnya, konsep acara gratis dipilih agar seluruh lapisan masyarakat dapat terlibat secara luas.

“Kami ingin masyarakat datang bersama keluarga, menikmati seni dan budaya, serta berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan dengan penuh keikhlasan,” katanya.

Baca Juga:  Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’

Anang menambahkan, penggalangan donasi dalam kegiatan ini bersifat sukarela dan akan disalurkan kepada korban bencana alam.

“Donasi yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Ini adalah wujud nyata gotong royong dan kepedulian sosial,” jelasnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat persatuan di tengah keberagaman.

“Melalui seni dan budaya, kita bisa menjaga persaudaraan, menumbuhkan empati, dan memperkuat solidaritas sosial,” pungkas Anang.

Pentas seni budaya ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menghadirkan hiburan, kepedulian, dan semangat kemanusiaan dalam satu panggung.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : TNI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kuasa Hukum Pertanyakan Penyidikan Dugaan Korupsi Jalan Lampung Utara, Sebut Perkara Sudah SP3
Musda XI MUI, Lampung Dorong Sinergi Ulama dan Umaro
Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%
Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa
Revitalisasi Sekolah: Menilai Kebijakan dari Kebutuhan, Bukan Prasangka
AS Gertak Iran akan Serang Pakai “MOAB”
18 Tewas Akibat Atap Sekolah Ambruk
Gubernur Mirza Raih Grand BAZNAS Awards 2026

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Kuasa Hukum Pertanyakan Penyidikan Dugaan Korupsi Jalan Lampung Utara, Sebut Perkara Sudah SP3

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Musda XI MUI, Lampung Dorong Sinergi Ulama dan Umaro

Jumat, 16 Oktober 2026 - 04:04 WIB

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:53 WIB

Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:34 WIB

Revitalisasi Sekolah: Menilai Kebijakan dari Kebutuhan, Bukan Prasangka

Berita Terbaru

Berita Utama

Musda XI MUI, Lampung Dorong Sinergi Ulama dan Umaro

Jumat, 16 Okt 2026 - 07:55 WIB

Berita Utama

Normalisasi Sungai Way Pisang Lampung Selatan Capai 90%

Jumat, 16 Okt 2026 - 04:04 WIB

Berita Utama

Jambore Nasional PPAJI, Spirit of Krakatoa

Jumat, 16 Okt 2026 - 03:53 WIB