KKN Melayu Serumpun V di Aceh, 10 Mahasiswa UIN Berkontribusi Untuk Negeri

Sabtu, 20 Juli 2024 | 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Anis

ACEH – Sebanyak 10 mahasiswa UIN Raden Intan Lampung ikuti KKN Melayu Serumpun Angkatan V Tahun 2024. KKN ini dilaksanakan pada 20 Juli—28 Agustus di Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur, dengan penyelenggara IAIN Langsa.

KKN Melayu Serumpun merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan secara kolaboratif antara PTKIN se-Sumatera dan beberapa perguruan tinggi di Malaysia dan Brunei. Tahun ini, KKN Melayu Serumpun diikuti oleh 22 PTKIN dengan total peserta 715 mahasiswa. Tema yang diusung pada KKN ini yaitu “Islam dan Budaya Melayu Serumpun di Aceh”.

10 Mahasiswa UIN Lampung tersebut yakni Muhamad Syahreza dan Amri Saputra prodi Pendidikan Agama Islam; Siti Inariyah dan M Yusuf Prawiro prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam; dan Siti Karimah prodi Pendidikan Biologi. Kemudian Kesyh Susanto dan Hertina Sahara prodi Hukum Keluarga Islam; Vemi Hidayanti prodi Pendidikan Bahasa Inggris; Ahmat Su Helmi prodi Sistem Informasi; dan Pedli Yanti prodi Pendidikan Matematika.

Baca Juga:  Zona Integritas; Birokrasi ya Melayani

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur PTKI Ditjen Pendis Kemenag RI Prof Dr Ahmad Zainul Hamdi MAg. Prof Inung, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa KKN Melayu Serumpun hendaknya dijadikan hubungan timbal balik antara kampus dengan masyarakat.

“Bukan program menggurui masyarakat, karena selama ini masyarakat sudah cukup ‘survive’. Mahasiswa adalah fasilitator yang bisa menjembatani antara masyarakat dengan pihak-pihak terkait untuk mendapatkan solusinya,” ungkap Dir. PTKI tersebut, Sabtu (20/7).

Turut hadir pada pembukaan KKN ini Pj Bupati Aceh Tamiang Drs Asra, Pj Bupati Aceh Timur Amrullah M Ridha SSos MSc, Pj Walikota Langsa Syaridin SPd MPd, Rektor IAIN Langsa beserta jajaran, dan perwakilan pimpinan PTKIN Se-Sumatera. Turut mendapingi dari UIN RIL Wakil Rektor II Dr Safari Daud MSos dan Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (Kapus PkM) Dr Eko Kuswanto MSi.

Baca Juga:  Lampung 2045 dan Ekonomi Rente

Menurut Kapus PKM UIN RIL, KKN adalah upaya mahasiswa belajar bersama masyarakat dan menggerakkan perubahan sosial pada masyarakat. “Sehingga usai KKN perubahan baik yang dihasilkan dapat terus dijalankan oleh masyarakat secara berkesinambungan,” kata Eko Kuswanto.

Sementara itu, salah satu peserta KKN M Yusuf Prawiro mengungkapkan, KKN Melayu Serumpun ini sangat luar biasa dan betapa pentingnya untuk mahasiswa. “Karena kita di sini, selain mengabdi untuk negeri, kita juga mendapatkan banyak relasi dari berbagai kampus di Sumatera dan pastinya banyak pengalaman. Mari kita sukseskan KKN 5 ini dan semoga kita semua bisa bermanfaat dan selalu menebar kebaikan di desa-desa,” pungkasnya. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK
Jelang Penerimaan Murid Baru, Ombudsman Lampung Minta Disdik dan Kemenag Maksimalkan Sosialisasi dan Patuhi Aturan
Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak
Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera
Hadapi El Nino, Lampung Perkuat Mitigasi dan Penyuluh Pertanian
HAJI 2026: Rieke Apresiasi Layanan Jamaah Lansia 
Kasum TNI Periksa 25 Kontainer Hasil Tangkapan AL di Batam

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:52 WIB

Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:43 WIB

Jelang Penerimaan Murid Baru, Ombudsman Lampung Minta Disdik dan Kemenag Maksimalkan Sosialisasi dan Patuhi Aturan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:14 WIB

Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:26 WIB

Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:17 WIB

DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:14 WIB

#indonesiaswasembada

Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:26 WIB

#indonesiaswasembada

DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:17 WIB