KIB Didesak Pertegas Posisi Pencapresan

Selasa, 28 Februari 2023 | 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Masing-masing parpol anggota Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mulai ajukan capres masing-masing. Sementara Partai Golkar yang sejak awal mengusung Airlangga Hartarto tetap tak goyah dengan pendiriannya. Golkar tetap mantap mengusung Ketumnya itu sebagai capres.

“KIB ini kan ada 3 partai. Golkar sudah jelas akan mengusung Airlangga Hartarto sesuai dengan mandat Munas Golkar,” tegas juru bicara Partai Golkar, Tantowi Yahya.

Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo menilai Golkar memang sepatutnya berkeras untuk mengajukan kadernya sebagai calon presiden (capres) dalam Pilpres 2024. Karena Golkar sebagai partai besar yang menempati papan atas.

“Karena posisi 3 besar, Golkar harus punya capres atau cawapres. Karena PDIP sudah pasti akan mencalonkan, Gerindra sudah Prabowo. Golkar sebagai partai urutan nomor tiga kok kalah dengan partai urutan bawahnya,” ujarnya di Jakarta, Selasa (28/2).

Baca Juga:  Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah

Menurutnya Golkar mempunyai tanggung jawab politik sebagai partai besar papan atas untuk mencalonkan kadernya di Pilpres 2024. “Golkar menduduki peringkat 3 dalam berbagai survei. Golkar mempunyai kepercayaan diri dan peluang politik untuk segera mendefinisikan calon dari Golkar untuk didiskusikan dengan KIB,” kata Ari.

Koalisi Indonesia Bersatu juga patut segera mendeklarasikan capres dan cawapres untuk memperjelas posisinya. “Pasti sudah dua yang siap maju, tinggal bagaimana PDIP. Makanya posisi KIB harus diperjelas dengan pencapresan,” tambahnya.

Golkar juga dinilai harus menjadi motor dalam koalisinya. Mengingat tanggung jawab politik sebagai partai besar. “Karena kalau partai 3 besar kalau hanya follower saja di koalisi apapun, itu mohon maaf, kegagahan politik Golkar dipertanyakan, harga diri politiknya (dipertanyakan),” pungkasnya.

Baca Juga:  Trump Larang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Airlangga Pantas

Hal senada diungkapkan Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli, yang mengatakan Ketua Umum Airlangga memang sudah pantas diusung Golkar. “Saya setuju dengan pendapat pak Tantowi, sebaiknya Ketum golkar maju sebagai capres. Ini kan dalam rangka coattail effect,” tegas, Selasa (28/2).

Apalagi Ketum Airlangga memiliki pengalaman sebagai negarawan maupun politisi dan ekonom. “Betul, beliau banyak pengalamannya termasuk yang sekarang sebagai Menko Perekonomian,” jelas Lili.

Namun berdasarkan survey Litbang Kompas terkini, justru elektabilitas Ridwan Kamil, anggota baru Golkar yang menanjak. Menurut Lili, itu bisa saja. “Jika Ketum Golkar tidak maju, bisa kandidat lain dari internal golkar, misalnya Kang Ridwan Kamil. Hasil survei untuk RK relatif bagus,” ungkap Lili. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan
2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza
Egi; Lampung Selatan Punya Desa HELAU, Semoga SPPG-nya juga HELAU
Ken Setiawan dan UIN RIL Sepakati MoU Edukasi Toleransi Melalui Film
Misbakhun Ajak Kader Golkar Sukseskan Program Prabowo
BNPB Hormati Proses Hukum KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Siap Pakai
Hetifah : Keamanan, Kesehatan, dan Masa Depan Anak Harus Jadi Prioritas
Denny Indrayana Laporkan KPU Ke DKPP Dugaan Penyelundupan Hukum Terkait Gibran

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:00 WIB

2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Egi; Lampung Selatan Punya Desa HELAU, Semoga SPPG-nya juga HELAU

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Ken Setiawan dan UIN RIL Sepakati MoU Edukasi Toleransi Melalui Film

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Misbakhun Ajak Kader Golkar Sukseskan Program Prabowo

Berita Terbaru

Bencana

Karhutla, Penyelamatan Anak dan Orang Tua Diutamakan

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:45 WIB

Seorang warga Palestina terlihat di sebuah jalan yang dipenuhi bangunan yang hancur di kamp pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 27 Oktober 2025. (Xinhua)

Berita Utama

2.000 Pasien Meninggal saat Menunggu Pengobatan di Gaza

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:00 WIB

Berita Utama

Misbakhun Ajak Kader Golkar Sukseskan Program Prabowo

Kamis, 15 Okt 2026 - 13:33 WIB