Ketum PAN Sebut Dua Partai Pesaing di Pemilu 2024

Senin, 28 Maret 2022 | 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri

JAKARTA – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan bahwa PAN adalah partai yang inklusif, terbuka, dan nasionalis. Pesaing yang tepat untuk PAN dinilai Zulhas adalah seperti Partai Gerindra dan Golkar.

“Kita Islam tengah, moderat, kita tidak permasalahkan di antara kita ada Ketua Pemuda Pancasila. Jadi beda pasar, saingan kita itu Demokrat, Nasdem, Golkar, PKB, Gerindra,” ujar Zulhas dalam acara bimbingan teknis (Bimtek) Fraksi PAN seluruh Indonesia.

PAN, kata Zulhas, adalah partai yang memiliki latar belakang Muhammadiyah. Sebab, partai berlambang matahari itu didirikan oleh mantan ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Amien Rais.

“Kavlingnya (PAN) beda (dengan) Partai Pelita, Partai Ummat, PKS, PPP, partai Islam. Beda, kalau kita gambar, kotaknya beda, kita sesuai pendiriannya sampai hari ini inklusif, terbuka, rasional, jalan tengah Pancasila, Bhineka Tunggal Ika,” ujar Zulhas.

Baca Juga:  Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film AgemanĀ 

Kendati demikian, PAN tetap menaruh hormat kepada Amien Rais yang kini mendirikan Partai Ummat. Bahkan, ia tak menutup kemungkinan adanya kerja sama antara PAN dengan Partai Ummat.

“Jangan ada perbincangan-perbincangan negatif atau menyakiti satu sama lain. Pak Amien, Bu Amien seperti ibu saya. Bisa saja kita kerja sama, jadi saling menghormati,” ujar Zulhas.

Sebelumnya, gagasan soal Islam Tengah yang akhir-akhir ini digaungkan Zulkifli Hasan membuahkan hasil politis. Salah satunya adalah popularitas dan elektabilitas terpantau meningkat mengungguli Nasdem dan PKS.

Hal itu terlihat dari paparan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO), di mana PAN berhasil memperoleh angka keterpilihan sebesar 5.0 persen, sementara PKS cenderung menurun hanya sebesar 4.3 persen, dan Nasdem 4.6 persen.

Baca Juga:  Menengok Perayaan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah

Posisi ini konsisten dengan perolehan hasil survei pada periode Agustus 2021 yang lalu, di mana PAN berhasil berada di posisi 7 dengan 5.8 persen, dan PKS 4.9 persen. Sementara Nasdem sebelumnya masih lebih unggul dari PAN yakni sebesar 7.8 persen.

“Peningkatan perlahan PAN jika dilihat dari urutan waktu berdekatan dengan kampanye Zulhas soal Islam tengah, terlebih memang ada semacam pertentangan opini antara kelompok Islam radikal dan plural, sehingga memungkinkan gagasan itu berbuah simpati dan dukungan publik pada Zulhas, juga PAN,” kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Palestina Ingatkan Dampak Pemangkasan Bantuan WFP di Gaza
Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung
Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong
Lampung Dukung Logistik dan Peralatan Pemadaman Karhutla
Dirjen Hubla: Operator Wajib Pastikan Keselamatan, Teknis Kapal dan Kesiagaan Bencana
Meramal Peran AI Buat Masa Depan Seni Rupa Indonesia
Raperda APBD Lampung 2027, Fokus Belanja Prioritas dan Pelayanan Publik
Menhan AS Diam-diam Temui Netanyahu

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Palestina Ingatkan Dampak Pemangkasan Bantuan WFP di Gaza

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Lampung Dukung Logistik dan Peralatan Pemadaman Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Dirjen Hubla: Operator Wajib Pastikan Keselamatan, Teknis Kapal dan Kesiagaan Bencana

Berita Terbaru

Iran Usul ke Qatar agar menerima Tim Pencari Fakta soal Penangkapan 3 Pilot Iran [xin]

Berita Utama

Qatar: Kontak AS dan Iran Terus Berlangsung

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:30 WIB

Foto yang diabadikan pada 20 Oktober 2026 ini memperlihatkan suasana dalam Pertemuan Menteri Keuangan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Hong Kong, Tiongkok sSelatan. (Xinhua)

Berita Utama

Pertemuan Menteri Keuangan APEC Resmi Dibuka di Hong Kong

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:11 WIB