Kerja Erick Thohir Konkret, Aktivitas Turun Ke Bawah Tidak Masalah

Rabu, 18 Mei 2022 | 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua Gerakan Reformasi Politik Andrianto menganggap aktivitas Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang sering turun menemui masyarakat di berbagai daerah tidaklah salah, sebab hal tersebut berkaitan erat dengan kerja-kerja Kementerian BUMN.

Hal itu dikatakan Andrianto merespon tudingan miring terhadap aktivitas para menteri yang katanya ‘narsis’ karena sering turun ke daerah untuk mendengar dan mengetahui langsung masalah yang dihadapi masyarakat.

“Gak apa-apa,” kata Adrianto saat dihubungi pada, Rabu (18/5).

Dikatakan Adrianto, kunjungan mantan Presiden Inter Milan ke daerah itu harus dilihat sebagai kerja-kerja Erick yang tengah berusaha memperbaiki kinerja perusahaan plat merah yang pada Pandemi Covid-19 ini mengalami masalah.

Baca Juga:  Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

“Image publik akan negatif bila Erick muncul dalam event yg tidak berkorelasi dengan BUMN,” ucapnya.

Hal itu, kata Adrianto karena ada beberapa perusahan BUMN yang mengalami kerugian hingga Erick Thohir perlu turun gunung dan kerja keras dalam menyelamatkan perusahan-perusahan tersebut.

“Erick memang harus fokus urus BUMN, karena BUMN sedang alami keguncangan yang maha berat. Beban yang berat dampak pandemi Covid tentu pengaruh terhadap kinerja BUMN,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen Koordinator Nasional (Kornas Jokowi) Akhrom Saleh mengatakan dari sisi kinerja Erick Thohir yang dikenal sebagai Menteri andalan Presiden Jokowi itu memiliki kinerja yang cukup baik.

Akhrom mengakui kinerja Erick Thohir yang mampu membuat terobosan dengan merampingkan jumlah perusahaan plat merah agar efektif dan efisien dalam mengelola perusahaan negara.

Baca Juga:  Pelantikan Pejabat; 'Abah' Lukman Kembali Benahi RSUAM

“Saya kira harus objektif juga kalau untuk kinerja ya saya kira baik ya, untuk kinerjanya misalnya dia bisa merampingkan BUMN yang tidak produktif,” ucapnya.

Akrom juga menilai Erick berani menindak tegas oknum-oknum yang melakukan tindak pidana korupsi dalam tubuh BUMN yang selama ini hampir tidak pernah tersentuh hukum.

“Membuka persoalan-persoalan korupsi yang selama ini yang hampir diabaikan, di masanya Pak Erick bisa dibuka dan bisa dibersihkan artinya saya juga harus objektif, kalau kerja-kerja Pak Erick memang sampai hari ini ya konkret.” Ungkap Akhrom. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Xi Jinping Bertemu Raja Oman; Memulihkan dan Melanggengkan
Setelah Luluh Lantakkan Hebron, Israel Tarik Pasukan
Ekspor Nonmigas Indonesia ke Tiongkok Capai 54,17 Miliar Dolar AS
Gubernur Mirza Dorong Peningkatan Keterampilan dan Daya Saing Tenaga Kerja Muda
Wakil Gubernur Jihan Nurlela Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pasar Kota Krui
Purnama Wulan Sari Mirza Canangkan Desa Tapis, Perkuat Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan
Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Xi Jinping Bertemu Raja Oman; Memulihkan dan Melanggengkan

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIB

Setelah Luluh Lantakkan Hebron, Israel Tarik Pasukan

Selasa, 3 November 2026 - 10:36 WIB

Ekspor Nonmigas Indonesia ke Tiongkok Capai 54,17 Miliar Dolar AS

Selasa, 3 November 2026 - 09:46 WIB

Gubernur Mirza Dorong Peningkatan Keterampilan dan Daya Saing Tenaga Kerja Muda

Selasa, 3 November 2026 - 09:38 WIB

Wakil Gubernur Jihan Nurlela Tinjau Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pasar Kota Krui

Berita Terbaru

Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Sultan Haitham bin Tarik al-Said dari Oman bersama-sama menyaksikan penandatanganan dokumen kerja sama yang mencakup berbagai bidang, termasuk rantai industri dan rantai pasokan, pembangunan hijau, serta keuangan digital, usai pembicaraan mereka di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 2 November 2026. Xi mengadakan pembicaraan dengan Sultan Haitham bin Tarik al-Said dari Oman, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok, di Balai Agung Rakyat di Beijing pada Senin (2/11). (Xinhua)

Berita Utama

Xi Jinping Bertemu Raja Oman; Memulihkan dan Melanggengkan

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:00 WIB

Asap membubung setelah pasukan Israel meledakkan rumah dua warga Palestina yang dituduh menewaskan dua tentara Israel di Hebron, Tepi Barat bagian selatan, pada 30 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Setelah Luluh Lantakkan Hebron, Israel Tarik Pasukan

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:47 WIB