Kemlu AS Buru Tiga Ahli IT Korut, Tawarkan Jutaan Dolar AS

Senin, 20 Mei 2024 | 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Melly

JAKARTA — Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menawarkan hadiah hingga 5 juta dolar AS untuk informasi mengenai tiga pekerja IT asal Korea Utara dan manajer mereka. Keempat orang itu dicari karena dinilai terlibat dalam operasi yang memungkinkan mereka mendapatkan pekerjaan jarak jauh secara ilegal dengan identitas palsu milik warga negara AS.

Keempatnya menggunakan nama samaran Han Jiho, Jun Chunji dan Xu Haoran, dan  Zhonghua yang merupakan manajer kelompok ini.

Aksi keempatnya menghasilkan uang sebesar 6,8 juta dolar AS yang diserahkan kepada pemerintah Korea Utara.

Aksi keempat warga negara Korea Utara ini diperoleh dari penyelidikan yang dilakukan pengadilan terhadap seorang wanita dari Arizona, Christina Chapman.

Selama Oktober 2020 sampai Oktober 20024 Chapman membantu para pekerja IT dari Korea Utara mendapatkan pekerjaan untuk pengembangan perangkat lunak dan aplikasi jarak jauh dengan perusahaan di berbagai sektor dan industri, katanya. Mereka menggunakan identitas palsu milik lebih dari 60 warga AS asli.

Baca Juga:  Kolaborasi PW Fatayat NU dan Pemprov Lampung Perkuat Perlindungan Anak dan Perempuan

Menurut Yonhap, para pekerja itu disebutkan gagal mendapatkan pekerjaan serupa di dua lembaga pemerintahan AS.

Chapman didakwa dengan sembilan dakwaan termasuk konspirasi untuk menipu AS. Dia membantu para pekerja mendapatkan identitas sah warga negara AS, dan menerima dan menghosting komputer laptop yang diberikan kepada mereka agar terlihat bahwa para pekerja itu memang berbasis di AS

Dia juga konon telah membantu mereka dalam menghubungkan jarak jauh ke jaringan IT  perusahaan-perusahaan AS setiap hari dan membantu mencuci hasil skema dengan menerima, memproses dan mendistribusikan gaji dari perusahaan kepada pekerja dan pihak lain.

Para pekerja Korea Utara yang dimaksud mempunyai hubungan dengan Departemen Industri Mesiu di Korea Utara yang mengawasi pengembangan rudal balistik, produksi senjata, dan penelitian rezim dan program pengembangan, kata departemen itu.

Baca Juga:  Kodam XXI Radin Inten Gelar Salat Gaib, Doakan Korban Longsor Cisarua

Imbalan yang dijanjikan ini berasal dari program Rewards for Justice (RFJ) yang dikelola oleh departemen Layanan Keamanan Diplomatik.

Sejak dimulainya pada tahun 1984, program RFJ telah memberikan dana lebih dari 250 juta dolar AS kepada lebih dari 125 negara dan individu di seluruh dunia yang memberikan informasi untuk membantu mencegah terorisme dan mengatasi ancaman keamanan nasional AS.

Dari total tersebut, RFJ telah membayar imbalan masing-masing sebesar 5 juta dolar AS kepada dua orang yang memiliki informasi tersebut membantu mengganggu skema keuangan gelap yang menguntungkan Korea Utara. ##


Penulis : Melly

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Hari Keenam Operasi SAR di KBB, 41 Korban Meninggal Teridentifikasi
Proyek Breakwater BBWS Tinggalkan Masalah, Aparat Diminta Periksa Dokumen Proyek
Kajari Way Kanan Musnahkan Barang Bukti
Polres Mesuji Rutin Gelar Patroli Malam
Dihadapan Komisi V, Gubernur Lampung Minta Dukungan Infrastruktur tuk Percepat Hilirisasi
Lampung Matangkan Proyek Bioethanol Guna Mendukung Kemandirian Energi
GREAT Institute: Keputusan Prabowo di Davos Sudah Benar
Direktur BTB Dampingi Komisi V DPR RI Kunker Spesifik di Provinsi Lampung

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:26 WIB

Hari Keenam Operasi SAR di KBB, 41 Korban Meninggal Teridentifikasi

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:27 WIB

Proyek Breakwater BBWS Tinggalkan Masalah, Aparat Diminta Periksa Dokumen Proyek

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:13 WIB

Kajari Way Kanan Musnahkan Barang Bukti

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:06 WIB

Polres Mesuji Rutin Gelar Patroli Malam

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:19 WIB

Dihadapan Komisi V, Gubernur Lampung Minta Dukungan Infrastruktur tuk Percepat Hilirisasi

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Hari Keenam Operasi SAR di KBB, 41 Korban Meninggal Teridentifikasi

Jumat, 30 Jan 2026 - 11:26 WIB

#indonesiaswasembada

Kajari Way Kanan Musnahkan Barang Bukti

Jumat, 30 Jan 2026 - 06:13 WIB

#indonesiaswasembada

Polres Mesuji Rutin Gelar Patroli Malam

Jumat, 30 Jan 2026 - 06:06 WIB