Kolaborasi PW Fatayat NU dan Pemprov Lampung Perkuat Perlindungan Anak dan Perempuan

Minggu, 4 Januari 2026 | 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Dalam rangka mengawali tahun 2026 dengan semangat penguatan peran organisasi, Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Provinsi Lampung menggelar kegiatan Penguatan Lembaga Konsultasi Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak (LKP3A) Fatayat NU se-Provinsi Lampung, pada Sabtu, 4 Januari 2026, bertempat di Balai Keratun, Pemerintah Provinsi Lampung.

Ketua PW Fatayat NU Provinsi Lampung, Sahabat Wirdayati, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis sekaligus wujud komitmen Fatayat NU dalam meningkatkan kualitas perempuan serta memperkuat pendampingan terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak.

“Upaya pengawasan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak sangat krusial, terlebih angka kasus di Lampung masih tergolong tinggi. Fatayat NU memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan berperan aktif melalui tujuh bidang gerakan, termasuk dakwah dan hukum, guna meminimalisir terjadinya kasus kekerasan,” ujar Wirdayati.

 

Ia juga menegaskan bahwa LKP3A memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan pendampingan yang responsif, berperspektif korban, dan berkelanjutan, sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kegiatan ini menghadirkan Ketua LKP3A Pimpinan Pusat Fatayat NU, Dr. Khalilah, M.Pd., CWC., CPLA, yang menekankan pentingnya penguatan kapasitas dan soliditas kelembagaan LKP3A. Menurutnya, pelatihan idealnya dilaksanakan minimal tiga hari, namun dengan keterbatasan waktu, kegiatan penguatan ini dikemas secara efektif dalam satu hari penuh.

Baca Juga:  Dua Tersangka Penadah Barang Curian Asal Tuba di Amankan Anggota Polres Mesuji

“Manfaatkan energi dan semangat hari ini untuk penguatan LKP3A Fatayat NU. LKP3A bukan hanya lembaga konsultasi, tetapi juga harus mampu menjadi rumah aman bagi korban,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak (PHPA), Dr. Fitri Agustin, S.Pd., M.Pd., CWC., CPLA, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Fatayat NU serta membuka ruang kolaborasi ke depan.

“Kemitraan dapat terus dibangun, baik dalam peningkatan kapasitas maupun pendampingan kasus perempuan dan anak. Kasus tertinggi saat ini adalah kekerasan seksual, sehingga pendampingan harus dilakukan secara lebih efektif dengan koordinasi yang kuat antara organisasi dan pemerintah,” jelasnya.

Mengingat masih tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Lampung, kegiatan ini menjadi sangat relevan dan mendesak. Berdasarkan Data SIMFONI PPA hingga Agustus 2025, tercatat sebanyak 519 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan, pendampingan, serta penguatan lembaga perlindungan perempuan dan anak harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan dan terkoordinasi.

Melalui kegiatan ini, PW Fatayat NU Lampung menegaskan komitmennya untuk:

Memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan jejaring lembaga terkait

Baca Juga:  Warga Bangunrejo Bersyukur di Era Gubernur Mirza, Bertahun Tahun Rusak Jadi Mulus

Mengoptimalkan peran LKP3A sebagai pusat konsultasi dan rumah aman bagi korban

Meningkatkan efektivitas dan profesionalitas pendampingan kasus menguatkan edukasi serta kesadaran masyarakat terkait perlindungan perempuan dan anak

Hadir dalam kegiatan ini:

Wakil Gubernur Lampung yang diwakili Kabid PHPA Dr. Fitri Agustin, S.Pd., M.Pd., CWC., CPLA

Ketua LKP3A PP Fatayat NU Dr. Khalilah, M.Pd., CWC., CPLA

Ketua PW Fatayat NU Provinsi Lampung Sahabat Wirdayati, M.Pd beserta jajaran pengurus dan ketua lembaga

Tim Profesi UPTD PPA Ibu Aira Darmayanti Duarsa, S.H

Ketua-ketua PC Fatayat NU se-Provinsi Lampung

Pengurus PW Muslimat NU Provinsi Lampung

Unsur BKOW, Perkumpulan DAMAR, dan PUSPA Provinsi Lampung

Seluruh peserta Penguatan LKP3A Fatayat NU se-Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya konsolidasi, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta penguatan peran LKP3A dalam pendampingan, pemberdayaan, dan perlindungan perempuan dan anak.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, ditandai dengan diskusi aktif serta komitmen bersama untuk terus memperjuangkan perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak di Provinsi Lampung. *Red-(Myyou_Dst)*


Penulis : Desty


Editor : CikMay


Sumber Berita : Fatayat NU Lampung

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global
Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar
Apresiasi Hasil Raker 2026, Rektor UIN RIL Tegaskan Komitmen Implementasi Program
UIN RIL Siapkan Kemandirian BLU Lewat Layanan Haji dan Umroh Serta Penguatan Ekonomi Umat
Pemprov Lampung Jamu Duta Besar Palestina Abdulfattah A.K. Al-Sattari, Pererat Solidaritas dan Wujudkan Dukungan terhadap Perjuangan Rakyat Palestina
Peringatan Hari Kartini 2026: Ibu Purnama Wulan Sari Mirza Ajak Kalangan Perempuan Maknai Perjuangan R. A Kartini
Pemprov Lampung Perkuat Langkah Nyata Jaga Stabilitas Harga Pangan
Gubernur Mirza Tekankan Peran UMKM dalam Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:31 WIB

SEMA FTK UIN RIL Gelar Sekolah Legislatif, Rektor Pesankan Mahasiswa Responsif Terhadap Kondisi Global

Senin, 20 April 2026 - 14:24 WIB

Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar

Senin, 20 April 2026 - 14:18 WIB

Apresiasi Hasil Raker 2026, Rektor UIN RIL Tegaskan Komitmen Implementasi Program

Senin, 20 April 2026 - 14:15 WIB

UIN RIL Siapkan Kemandirian BLU Lewat Layanan Haji dan Umroh Serta Penguatan Ekonomi Umat

Senin, 20 April 2026 - 14:12 WIB

Pemprov Lampung Jamu Duta Besar Palestina Abdulfattah A.K. Al-Sattari, Pererat Solidaritas dan Wujudkan Dukungan terhadap Perjuangan Rakyat Palestina

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pimpinan Senat UIN RIL Apresiasi Peningkatan Jumlah Guru Besar

Senin, 20 Apr 2026 - 14:24 WIB