Keharmonisan Parlemen dan Media Perlu ditingkatkan

Sabtu, 26 November 2022 | 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Deputi Administrasi Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI, Sumariyandono menegaskan harmonisasi dan kolaborasi antara awak media yang melakukan peliputan di lingkungan DPR RI dan pihak parlemen sangat diperlukan. Pasalnya, jika hal itu dilakukan maka kinerja seluruh anggota DPR RI bisa terpublikasi dengan baik.

” Keharmonisasian antara wartawan dan anggota DPR itu sangat diperlukan. Bentuk keharmonisan yang diperlukan,” katanya saat membuka acara pers gathering wartawan parlemen dengan tema ‘Refleksi Kinerja DPR RI 2022 melalui Harmonisasi Peran Media di Parlemen, di Hotel Java Heritage, Purwokerto, Jumat (25/11).

Menurut Sumariyandono keharmonisan yang diperlukan tak hanya pengawasan saja, tapi juga cara ke depannya, para awak media dalam membuat tema berita.

Baca Juga:  Penembakan di Sekolah Terjadi di Manila, 2 Tewas

“Jadi tak menyudutkan dalam pemberitaan tapi juga mengangkat tugas dan kerja yang baik dari anggota dewan,” katanya.

Ia tak menepis jika insan pers itu dalam mencari berita tidak mudah, apalagi dalam publikasi juga dituntut untuk profesional dan aktual. Namun dia juga meminta agar para insan pers mengabarkan hal tersebut dengan sesuai fakta terutama dengan seputar kinerja parlemen.

“Saya juga tau bahwa media pers atau rekan-rekan wartawan diawasi oleh Dewan Pers. Karenanya saya berharap awak media yang mencari bahan berita di parlemen mampu menyuguhkan pemberitaan seputar kinerja parlemen sesuai fakta,” jelasnya.

Baca Juga:  Menuju Negara Terkemuka 2035, Vietnam Bidik 10 Juta Pekerja Kuasai AI

“Ini supaya sesuai dengan profesionalisme kinerja persnya dan semua tujuan baik dan agar seluruh pembangunan nasional sesuai harapan tentunya untuk bangsa Indonesia,” sambung Sumardiyono.

Tak hanya sejalan dengan parlemen, Sumariyandono juga menuturkan diperlukan peningkatan pemberitaan dengan mengemban tanggung jawab yang tinggi.

“Tahun 2022 beberapa kali kita ada ketidakharmonisan dan saya akui itu ketika saya masuk. Saya harap kita saling mengingatkan, saling melihat apa yang kita perbuat dan apa yang kita lakukan kedepannya,” terang dia.

“Melalui harmonisasi kita harapkan nantinya adanya perpaduan yang selaras antara KWP dan teman teman di pemberitaan,” pinhkasnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Konservasi Gajah ala Kenya, Ada 26 Tim Anti Perburuan Liar
Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB
Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA
BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege
Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok
Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung
CEO Bhayangkara: Tim Bertalenta, Siap Raih 3 Besar
Launching Jersey, Gubernur Mirza Pasang Target 3 Besar

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Konservasi Gajah ala Kenya, Ada 26 Tim Anti Perburuan Liar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:33 WIB

Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:51 WIB

BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok

Berita Terbaru

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 8 Agustus 2024 lalu (Xin)

#indonesiaswasembada

Konservasi Gajah ala Kenya, Ada 26 Tim Anti Perburuan Liar

Minggu, 30 Agu 2026 - 08:35 WIB

Ketua Panitia Muktamar ke-35, KH. Abdurrozaq Sholeh

#indonesiaswasembada

Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 - 05:40 WIB

Prof. Mohammad Nuh

#indonesiaswasembada

Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agu 2026 - 05:33 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 28 Agustus 2026 ini menunjukkan pemandangan area di sekitar danau bendungan alami yang terbentuk usai tanah longsor di hulu Pelabuhan Gyirong di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok

Sabtu, 29 Agu 2026 - 23:14 WIB