Kapolda Lampung Tampung Aspirasi Warga

Jumat, 17 Februari 2023 | 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vina

Bandar Lampung – Kapolda Lampung tampung aspirasi warga Panjang lewat kegiatan Jum’at Curhat di Pantai Tiska, Jalan Srengsem, Panjang, Bandar Lampung, Jumat (17/2/23).

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat panjang menyampaikan sejumlah curhatan terkait, limbah pabrik, perlintasan rel kereta, geng motor, tawuran pelajar, hingga patroli subuh oleh kepolisian.

Diketahui, kegiatan jumat curhat tersebut turut dihadiri oleh Dir Intelkam Kombes Pol Nowo Hadi Nugroho, Dir Reskrimum Kombes Pol Reynold Elisa Hutagalung, Dirlantas Kombes Pol. Medyanta, Dir Binmas Kombes Pol. Anang Triarsono.

Selain itu turut hadir pula Dan Lanal Lampung, Perwakilan dr PT Pelindo, KSOP Panjang, pihak PT KAI, kepala KUA Panjang, Guru, serta ratusan masyarakat panjang yang ingin menyampaikan keluhannya.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Akhmad Wiyagus mengatakan, kegiatan Jumat Curhat merupakan sebuah program dari  Kapolri dengan tujuan untuk menjalin Komunikasi yang baik terhadap masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan guna menampung apa yang menjadi permasalahan di tengah-tengah masyarakat.

“Kami harapkan kepada masyarakat yang hadir dalam Jumat Curhat ini untuk bisa memberi tanggapan dan masukan kepada Polri khususnya Polda Lampung tentang kinerja Polri saat ini,” ucap Kapolda Wiyagus, Jumat (17/2/2023).

Baca Juga:  SMAN 3 Kotabumi Perkuat Kompetensi Guru Wali Lewat IHT

Adapun pertanyaan atau keluhan masyarakat dalam kegiatan Jumat Curhat hari ini yqkni terkait limbah dan polusi yang ditimbulkan oleh sejumlah pabrik yang ada di daerah Panjang.

Kemudian, keluhan tentang perlintasan pintu kereta api yang kerap menimbulkan kecelakaan.

Adapula isu terkait geng motor, tawuran antar pelajar, hingga isu hoaks yabg kerap timbul di masyarakat.

Menanggapi berbagai isu tersebut, Kapolda Lampung mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan yang di alami oleh warga Panjang tersebut.

“Terkait polusi dan limbah pabrik akan kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikannya, karena itu bukan hanya tugas kepolisian saja,” Ungkapnya.

“Apapun keluhan masyarakat, kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menampung dan membantu menyelesaikan permasalahannya,” imbuhnya.

Kapolda Lampung menyampaikan tupoksi Polri adalah perlindungan masyarakat, semua masyarakat berhak dilindungi Polri baik itu pelapor dan terlapor semua dilindungi Polri dalam konteks yang berbeda.

Baca Juga:  JMSI Banyuwangi Komitmen Peran Media dalam Investasi Daerah

Degan begitu, menurut Wiyagus tidak semua permasalahan hukum dapat diproses.

Terkait sejumlah isu tawuran, geng motor serta isu lain yang meresahkan masyarakat, Kapolda meminta Dirkrimum dan Dir Binmas, dan Polsek setempat untuk segera melakukan patroli dan berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

“Terkait patroli subuh, saya meminta agar kapolsek untuk memimpin patroli rutin untuk mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan saat dinihari,”

“Kegiatan ini memang sudah rutin kita lakukan, dan ini tidak hanyabdi polsek panjang saja melainkan semua polsek di seluruh Lampung,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Wiyagus mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga ketertiban di wilayahnya masing masing.

“Warga harus ikut berperan dalam menjaga ketertiban, dan bila menemukan ada tindakan melanggar hukum dapat segera melapor ke Bhabinkamtibmas atau petugas terdekat,”

“Saat ini, masyarakat juga sudah bisa jadi jurnalis, jadi kalau ada pristiwa langsung saja di rekam, setelah itu baru dilaporkan ke petugas,” imbunya.##

 

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

DPR Minta Bantuan Gempa NTT Tak Menumpuk Di Satu Titik
Peduli Gempa Flores, PMI DKI Jakarta Ajak Masyarakat Jakarta Untuk Bantu Sesama
WALHI Nilai Pembangunan Pagar TNWK; Pemborosan di Tengah Efisiensi Anggaran
Hingga Juli 2026, Mobil China Terjual 100.000 Unit di Indonesia
Korban Meningggal Gempa Kolombia 304 Orang, Hilang 426
Pemprov Lampung Buka Kolaborasi Pengelolaan Sampah Pasar Untuk Hasilkan Pupuk Organik
Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
Menlu Wang Yi Sampaikan Duka atas Gempa NTT

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:05 WIB

DPR Minta Bantuan Gempa NTT Tak Menumpuk Di Satu Titik

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Peduli Gempa Flores, PMI DKI Jakarta Ajak Masyarakat Jakarta Untuk Bantu Sesama

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:37 WIB

WALHI Nilai Pembangunan Pagar TNWK; Pemborosan di Tengah Efisiensi Anggaran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Hingga Juli 2026, Mobil China Terjual 100.000 Unit di Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Korban Meningggal Gempa Kolombia 304 Orang, Hilang 426

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

DPR Minta Bantuan Gempa NTT Tak Menumpuk Di Satu Titik

Rabu, 19 Agu 2026 - 12:05 WIB

PEMAGARAN yang mubazir, kalau manusia perusak TNWK gak dibenahi [Na]

#indonesiaswasembada

WALHI Nilai Pembangunan Pagar TNWK; Pemborosan di Tengah Efisiensi Anggaran

Rabu, 19 Agu 2026 - 10:37 WIB


PENGUNJUNG mendatangi stan merek otomotif China Leapmotor dalam press day GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition di Tangerang, Provinsi Banten, pada 29 Juli 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Hingga Juli 2026, Mobil China Terjual 100.000 Unit di Indonesia

Rabu, 19 Agu 2026 - 10:24 WIB


SEORANG pria memeriksa kerusakan sebuah bangunan pascagempa bumi di Pereira, Kolombia, pada 14 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Korban Meningggal Gempa Kolombia 304 Orang, Hilang 426

Rabu, 19 Agu 2026 - 10:22 WIB