Kadin Usulkan Pengembalian Status Internasional Bandara SMB II Palembang

Selasa, 10 Desember 2024 | 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumsel kembali memperjuangkan status internasional Bandara Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II Palembang. Usulan tersebut, disampaikam langsung oleh Ketua Kadin Sumsel, H Affandi Udji SE MM dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia beberapa waktu lalu dan mendapatkan respon positif oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Kembalinya Bandara SMB II sebagai bandara internasional adalah upaya untuk memperkuat aksesibilitas bagi wisatawan dan pelaku bisnis. Ini juga akan menjadi momentum bagi pengembangan pariwisata dan investasi di daerah,” kata Affandi.

Baca Juga:  Menko AHY: Indonesia Harus Jadi kekuatan Berpengaruh

Mantan ketua HIPMI Sumsel ini menegaskan, Kadin Sumsel langsung membentuk satuan tugas (Satgas) guna mengkoordinasikan upaya tersebut bersama pemerintah Provinsi, Bandara, Asosiasi dan steakholder lainnya memfasilitasi komunikasi dengan Menko Perekonomian dan Menteri Perhubungan.

“Pembukaan kembali status internasional ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung program pemulihan ekonomi pasca-pandemi,”

Kadin mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk menyambut baik kebijakan ini dan berpartisipasi dalam mempromosikan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin sebagai gerbang internasional di Sumatera.

Baca Juga:  Meramal Peran AI Buat Masa Depan Seni Rupa Indonesia

“Langkah ini dapar mewujudkan Asta Cita menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen, naik lokal maupun nasional,” tukasnya.

Sementara itu, Menko Airlangga merespon positif usulan Kadin Sumsel dan pemerintah segera akan membuka kembali status bandara internasional di Sumsel.

“Usulan bapak Affandi dari Kadin Sumsel kami terima, terkait Bandara kemarin kami sudah rapat dengan Kemenhub, sesuai arahan bapak Presiden Bandara Internasional regional segera dibuka kembali,” tukasnya. ##


Penulis : Melly


Editor : Ahmad


Sumber Berita : Palembang

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape
Siarkan Sidang Terbuka, Setjen DPR Sabet State Institution Award CNN 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Sabtu, 7 November 2026 - 20:14 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10 WIB

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih

Berita Terbaru

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak (pertama dari kiri) terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Desember 2025. Mantan PM Malaysia Najib Razak gagal dalam upaya bandingnya untuk dipindahkan ke tahanan rumah setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak permohonannya pada hari itu. (Bernama/Xinhua)

Berita Utama

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:14 WIB

Berita Utama

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Putih

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:10 WIB