TULANGBAWANG- Antusiasme puluhan pelajar tingkat SMA-SMP mengikuti kegiatan Diskusi Publik Interaktif yang mengambil tema Antisipasi Bullying Dan Bahaya Penyalahgunaan, Untuk Menciptakan Lingkungan Aman, Nyaman, Guyub dan Sehat Bagi Generasi Muda.(Rabu 28/10) berbarengan dengan hari sumpah pemuda.
Kegiatan yang di Motori oleh Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) cabang Tulangbawang berkolaborasi dengan pemerintah daerah Kabupaten tulangbawang bertempat di sekretariat Catering Three M,di buka oleh,Kadis PPKB Dan PPPA, Rumiyati, dihadiri oleh Ketua Bawaslu Inda Fiska Mahendro Ketua Organisasi Pengacara Peradin Darsani,tokoh Agama, Pemuda,Adat,Masyarakat pemberhati perilaku pelajar,serta instansi terkait.
Penaggung jawab kegiatan Kanjeng Suhirmansyah, menjelaskan,​Perundungan (bullying) dan penyalahgunaan Narkoba telah menjadi salah satu isu sosial dan pendidikan yang sangat krusial saat ini.
“Aksi perundungan tidak hanya terjadi secara fisik maupun verbal di lingkungan sekolah dan masyarakat, tetapi juga telah meluas ke ranah digital (cyberbullying),ditambah penyalahgunaan narkotika saat ini meluas bahkan para pelajar dijadikan target peredaran, sangat berbahaya bagi masa depan pelajar,”paparnya.
Oleh Sebab itu,diperlukan kerja sama yang intensif dan wadah edukatif sebagai upaya langkah mengantisipasi perihal negatif atau berbagai dampak yang ditimbulkan oleh Bullying dan Narkoba.
Diskusi Publik merupakan satu forum yang bertujuan merumuskan berbagai Solusi Kolaboratif,Membangun sinergi antara pihak sekolah, keluarga, pembuat kebijakan, dan aparat penegak hukum dalam menangani kasus perundungan.
“Saat ini banyak terjadi berbagai kasus,perundungan terutama disekolah, bahkan pelajar menjadi sasaran atau target Narkoba,forum Diskusi ini diharapkan memberikan Pendampingan Psikologis & Hukum,Memberikan pemahaman mengenai mekanisme perlindungan korban serta konsekuensi hukum bagi pelaku perundungan atau bullying,serta dampak penyalahgunaan narkotika ,”jelasnya.
Dikatakan Suhirmansyah, pada kegiatan yang digelar mereka mendatangkan Nara Sumber dari berbagai kalangan, yakni Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (DPPPA & KB) Rumiyati, dan Yeni Puspitasari, nara sumber Bullying, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) diwakili oleh Kabid Dikdas Firdaus,nara sumber ketertiban ,keamanan dan kenyamanan sekolah. Serta nara Sumber Narkotika dari Organisasi Gerakan Anti Narkoba Granat Tulangbawang Gunawan Hubtalana, terkait Hukum nara sumber Ketua Peradin Darsani.Spd.SH.MH,nara sumber JMSI, Kanjeng Suhirmansyah, S.kom.
“Peserta berasal dari kalangan Pelajar asal,SMAN 01 dan SMAN 03 Menggala ,SMPN 01 dan SMPN 02 Menggala, skikandi Menggala, dan Masyarakat Umum,insya dengan adanya Diskusi Publik ini semua bisa bergerak cepat mengantisipasi bullying dan dampak buruk narkoba, ” pungkasnya.
Kegiatan Diskusi ditutup dengan penanda tanganan Deklarasi Bersama pencegahan perundungan (bullying) dan bahaya penyalahgunaan Narkoba terhadap Pelajar dan masyarakat. []
Penulis : Romy Agus
Editor : Rudi Alfian
Sumber Berita : Tulangbawang
















