JMSI Ingin UIN Tak Jadi Menara Gading

Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

BANDARLAMPUNG – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Lampung Prof. Wan Jamaluddin, PhD menerima silaturahmi para pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung di kampusnya, Sukarame, Kota Bandarlampung, Kamis (13/10).

Rombongan JMSI Lampung yang dipimpin Ahmad Novriwan dari “Lintas Lampung” memperkenalkan tentang JMSI kepada rektor yang dilantik pada Januari lalu. Dikatakannya, JMSI merupakan wadah para pemilik media siber atau online.

Walau baru berusia dua tahun lebih, JMSI telah mengantongi verifikasi Dewan Pers. Di Lampung, banyak wartawan senior yang bergabung dalam wadah ini. “Rencana, kami akan segera melantik serentak kepengurusan kabupaten/kota,” tambah Jauhari dari “Bongkar Post”.

Baca Juga:  Jejak Babinsa Menjawab Dahaga Warga Kotabumi

Dikatakan pula oleh Novriwan yang juga alumni UIN Raden Intan, membuka diri sebagai ketua JMSI untuk kerja sama banyak hal, mulai dari pemberitaan hingga kegiatan sosial. Di JMSI, ada lembaga yang dinamakan JMSI Peduli, ujarnya.

“JMSI Peduli tempat kami berbagi masalah-masalah sosial kemanusiaan, mulai dari bencana alam hingga masalah-masalah lainnya, termasuk bagaimana ikut menumbuhkan UMKM di daerah ini,” kata Sahroni Yusuf, koordinator JMSI Peduli dari “Bensor.co.id”.

Baca Juga:  Pusat Kebudayaan Tionghoa Indonesia Resmi Hadir di Bandung

Herman Batin Mangku dari “Poskota Lampung” mengatakan media sangat membutuhkan keberadaan civitas akademika UIN Raden Intan. Dengan pengajar-pengajar berbagai disiplin ilmu bergelar doktor dan profesor, media membutuhkan padangan akademiknya.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB