JK Laporkan Agung Laksono Membuat Munas Tandingan PMI

Rabu, 11 Desember 2024 | 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wapres RI Ke 12 yang juga Ketua Palang Merah Indonesia – PMI- Jusuf Kalla melaporkan politikus senior Partai Golkar, Agung Laksono ke polisi lantaran kisruh kursi Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI). Hal ini karena Agung membuat Musyawarah Nasional (Munas) tandingan PMI.

JK mengatakan, manuver seperti ini kerap dilakukan Agung. “Kita sudah lapor ke polisi bahwa ada yang melaksanakan ilegal seperti itu, dan itu kebiasaan beliau,” kata JK dalam keterangannya, Senin (9/12).

Jusuf Kalla baru saja terpilih sebagai Ketua Umum PMI berdasarkan Musyawarah Nasional (Munas) ke XXII. Wakil Presiden ke ke-10 dan ke-12 RI iti mengatakan, manuver yang dilakukan Agung merupakan tindakan ilegal dan melawan hukum.

Baca Juga:  Indonesia Raih 9 Emas

“Itu pengkhianatan. Kedua, itu kebiasaan Pak Agung Laksono, dia pecah Golkar, dia bikin tandingn Kosgoro, itu memang hobinya, tapi itu kita harus kita lawan,” kata JK.

JK menegaskan, hanya terdapat satu PMI di satu negara. Ia juga mengatakan sejumlah orang yang berada di barisan Agung pun telah dipecat dari PMI karena dinilai melanggar AD/ART.

Baca Juga:  Menlu ASEAN Khawatirkan Hormuz dan Penipuan Daring

Adapun, sidang Pleno Kedua Musyawarah Nasional (Munas) ke-22 PMI 2024 memutuskan untuk meminta JK kembali menjabat sebagai Ketua Umum PMI periode 2024-2029.

Ketua PMI Jawa Barat yang memimpin sidang pleno, Adang Rocjana mengatakam, keputusan tersebut disampaikan mayoritas peserta Munas yang terdiri dari pengurus PMI tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia. Hasilnya, dari 490 peserta Munas, mayoritas menyatakan dukungan penuh untuk JK.


Penulis : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Iran Tutup Buku Perundingan dengan AS, Kecuali…
Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai
19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini
Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur
Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Iran Tutup Buku Perundingan dengan AS, Kecuali…

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:26 WIB

19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Berita Terbaru

Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi

#indonesiaswasembada

Iran Tutup Buku Perundingan dengan AS, Kecuali…

Senin, 10 Agu 2026 - 09:59 WIB

Bagi-bagi Air di Musim Kemarau [Nr]

#indonesiaswasembada

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agu 2026 - 23:25 WIB

Pasukan Houthi di Yaman

#indonesiaswasembada

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:22 WIB

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB