Jelang Puncak Ibadah Haji, Jama’ah Indonesia Akan Bertahap menuju Arafah

Senin, 25 Mei 2026 | 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arafah

Arafah

JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh jamaah haji Indonesia saat ini telah tiba di Makkah dan memasuki fase persiapan akhir menuju Arafah, yang merupakan momentum puncak haji.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff mengatakan pergerakan jamaah dari hotel menuju Arafah akan dimulai Senin, 8 Dzulhijjah, secara bertahap dalam tiga trip, yaitu pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi.

“Pada 8 Dzulhijjah, pendorongan jamaah haji Indonesia dari hotel menuju Arafah akan mulai dilakukan bertahap. Karena itu, kami mengimbau seluruh jamaah untuk mematuhi jadwal, mengikuti arahan petugas, tidak bergerak sendiri, dan tidak terpisah dari rombongan,” ujar Maria, Senin (25/5/2026). Maria menjelaskan, sejak Minggu pukul 07.00 waktu Arab Saudi, Satuan Tugas Arafah mulai diberangkatkan ke lokasi untuk memastikan kesiapan layanan Armuzna, mulai dari pengecekan akhir tenda, konsumsi, transportasi, kesehatan, bimbingan ibadah, pelindungan jamaah, hingga proses penerimaan jamaah di Arafah.

Baca Juga:  93 Korban KM Virgo Transport 8 Diduga Didalam Bangkai Kapal Tenggelam

“Fase Armuzna adalah tahapan paling penting dan paling padat. Karena itu, seluruh layanan harus benar-benar siap agar jamaah dapat menjalankan puncak ibadah haji dengan tertib, aman, nyaman, dan khusyuk,” katanya.

Menjelang keberangkatan ke Arafah, Kemenhaj mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi fisik, memperbanyak istirahat, makan teratur, minum air yang cukup, serta menyiapkan barang bawaan seperlunya.

“Bawalah barang yang benar-benar dibutuhkan, seperti dokumen identitas, kartu jamaah, gelang identitas, obat pribadi, masker, botol minum, perlengkapan ibadah, pakaian secukupnya, alas kaki yang nyaman, dan perlengkapan kebersihan pribadi. Hindari membawa koper besar, barang berat, perhiasan berlebihan, atau uang tunai dalam jumlah besar,” ujar Maria.

Baca Juga:  Presiden Lebanon Desak AS tekan Israel Hentikan Serangan

Dia juga mengajak jamaah dan petugas untuk saling peduli, terutama kepada jamaah lansia, disabilitas, perempuan, dan jamaah dengan kondisi kesehatan tertentu.

“Jika melihat jamaah berjalan sendiri, tampak kebingungan, kelelahan, atau terpisah dari rombongan, segera arahkan kepada petugas terdekat. Keselamatan jamaah adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Kemenhaj terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi, PPIH Arab Saudi, petugas kloter, sektor, dan seluruh unsur layanan untuk memastikan pelaksanaan Armuzna berjalan optimal.

“Mohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar puncak haji tahun ini berjalan lancar dan seluruh jamaah diberi kesehatan, keselamatan, serta kemudahan,” pungkas Maria.(*)

Laporan : Heri Suroyo


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Praperadilan 8 Tersangka Korupsi Ditolak, Bidkum Polda Lampung Tegaskan Proses Penyidikan Sesuai Prosedur
Gubernur Lampung Minta Penanganan Karhutla Dipercepat, Mitigasi Diperkuat
Tinjauan Manajemen Strategik: Wacana Pengalihan Gaji ASN Melalui Koperasi Merah Putih
Abdullah : Perlu Dibuat UU Khusus Antiperundungan
Komisi X Minta 2Tahun Prabowo-Gibran Evaluasi Anggaran MBG
Sinergikan PSN Dan Program Daerah, Biar Gak Jalan Sendiri-Sendiri
Jihan Lepas THLC Wakili Lampung di Kompetisi Paduan Suara Internasional
Pastikan Percepatan Penanganan Karhutla, Wagub Jihan Pantau Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Praperadilan 8 Tersangka Korupsi Ditolak, Bidkum Polda Lampung Tegaskan Proses Penyidikan Sesuai Prosedur

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Gubernur Lampung Minta Penanganan Karhutla Dipercepat, Mitigasi Diperkuat

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Tinjauan Manajemen Strategik: Wacana Pengalihan Gaji ASN Melalui Koperasi Merah Putih

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Abdullah : Perlu Dibuat UU Khusus Antiperundungan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Komisi X Minta 2Tahun Prabowo-Gibran Evaluasi Anggaran MBG

Berita Terbaru

Berita Utama

Abdullah : Perlu Dibuat UU Khusus Antiperundungan

Senin, 19 Okt 2026 - 11:56 WIB

Berita Utama

Komisi X Minta 2Tahun Prabowo-Gibran Evaluasi Anggaran MBG

Senin, 19 Okt 2026 - 11:53 WIB