Pastikan Percepatan Penanganan Karhutla, Wagub Jihan Pantau Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca

Senin, 19 Oktober 2026 | 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pendukung pemadaman, khususnya di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), di Posko Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, Minggu (18/10/2026).

Penanganan karhutla di kawasan TNWK saat ini didukung 350 personel gabungan, termasuk 200 personel tambahan dari unsur TNI. Dukungan peralatan juga diperkuat dengan bantuan 15 unit nozzle dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menunjang upaya pemadaman oleh tim darat.

Penguatan penanganan dari darat menjadi penting karena operasi pemadaman melalui udara atau water bombing masih menghadapi kendala kondisi vegetasi TNWK yang memiliki tajuk pepohonan rapat. Kondisi tersebut menghambat air mencapai permukaan lahan gambut secara optimal, sehingga pemadaman langsung oleh personel di lapangan tetap menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla.

Tim gabungan terus bekerja keras melakukan pemadaman melalui jalur darat dan udara untuk mengendalikan kebakaran di kawasan TNWK. Upaya ini dilakukan secara terpadu dengan mempertimbangkan kondisi medan dan cuaca yang menjadi tantangan dalam proses pemadaman.

Baca Juga:  Pesawaran Kaji Strategi Optimalisasi PAD dan Pelayanan Publik

Jihan meminta BPBD Provinsi Lampung mendata seluruh personel dan peralatan yang siap digunakan di setiap kabupaten/kota. Pendataan ini diperlukan untuk mengetahui kapasitas penanganan karhutla secara menyeluruh dan memastikan dukungan dapat dikerahkan sesuai kebutuhan, tidak hanya terfokus pada kawasan TNWK.

Ia juga mengarahkan pemetaan kemampuan penanganan berdasarkan skala kebakaran, mulai dari kecil, sedang, hingga besar. Dengan pemetaan tersebut, kebutuhan personel, peralatan, dan dukungan operasional dapat disesuaikan dengan tingkat kebakaran serta kondisi masing-masing wilayah.

Sementara itu, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Lampung selama periode 11–18 Oktober 2026 mencatat sembilan sortie penerbangan dalam delapan hari kegiatan. Operasi ini menggunakan satu pesawat Cessna Caravan 208B EX yang berpangkalan di Bandara Radin Inten II.

Dalam pelaksanaannya, OMC menggunakan 3.000 kilogram natrium klorida (NaCl) dan 4.800 kilogram dry ice. Penyemaian NaCl pada 11–13 Oktober berhasil memicu hujan, tetapi pergerakan angin menyebabkan hujan turun di Kota Metro dan Kecamatan Natar, bukan di kawasan TNWK yang menjadi sasaran utama.

Baca Juga:  Kwaran Kasui Adakan Rapat Program Kerja 

Pemantauan titik api juga terus dilakukan di sejumlah wilayah Lampung. Hasil evaluasi menunjukkan titik api dengan tingkat kepercayaan tinggi turun dari 11 titik menjadi nihil. Meski demikian, titik api dengan tingkat kepercayaan sedang masih terpantau sehingga kewaspadaan dan pemantauan di lapangan tetap diperlukan.

Jihan turut meminta agar informasi mengenai titik api dan polusi asap yang beredar di media sosial segera diverifikasi melalui pengecekan kondisi terkini di lapangan. Langkah ini penting untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat akurat dan mencegah kesalahpahaman akibat foto atau kabar lama yang kembali beredar.

Pemprov Lampung terus mendorong penanganan karhutla melalui kesiapan personel dan peralatan, pemantauan titik api, serta koordinasi lintas instansi. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat pemadaman, mencegah meluasnya kebakaran, dan melindungi kawasan hutan serta masyarakat dari dampak karhutla. []


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Lampung Timur

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sinergikan PSN Dan Program Daerah, Biar Gak Jalan Sendiri-Sendiri
Jihan Lepas THLC Wakili Lampung di Kompetisi Paduan Suara Internasional
Udara Bandarlampung Aman!
Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok
Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi
Permata Gelar Istighosah Di Kasui
Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat
IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Sinergikan PSN Dan Program Daerah, Biar Gak Jalan Sendiri-Sendiri

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Jihan Lepas THLC Wakili Lampung di Kompetisi Paduan Suara Internasional

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Pastikan Percepatan Penanganan Karhutla, Wagub Jihan Pantau Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Udara Bandarlampung Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok

Berita Terbaru

Berita Utama

Udara Bandarlampung Aman!

Minggu, 18 Okt 2026 - 21:54 WIB

Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mempelajari pertanian cerdas dalam kunjungannya di Chongqing, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

Berita Utama

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:38 WIB