Jaksa Menyapa, Kejari Way Kanan Dialog Tata Kelola Barang Bukti

Selasa, 30 September 2025 | 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAY KANAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Way Kanan sapa masyarakat kabupaten berjuluk Ramik Ragom lewat dialog edukasi di Radio Republik Indonesia (RRI) Studio Produksi Way Kanan, Selasa, 30 September 2025.

Giat yang dilakukan Kepala Seksi (Kasi) Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Way Kanan, Rifqi Leksono mewakili Kajari hari ini merupakan wujud komitmen kejaksaan untuk hadir di tengah masyarakat, transparan, dan memberikan pemahaman hukum yang mudah dicerna.

“Sangat membanggakan bisa berdialog dan menjelaskan kepada para pendengar yang ingin memahami bagaimana kerja kami. Saya berharap dialog pagi ini berjalan lancar dan mampu menjabarkan fungsi PAPBB Kejari Way Kanan,” kata dia, membuka dialog.

Menurutnya, seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti mempunyai tugas melaksanakan tugas dan wewenang Kejaksaan di bidang pemulihan aset dan pengelolaan barang bukti di daerah hukum Kejaksaan Negeri. Tugas dan wewenang tersebut tertuang dalam pasal 979 Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2024 Tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Jaksa Agung Nomor Per-006/A/JA/07/2017 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia.

Selain itu, tugas dan fungsi PAPBB juga diatur dalam beberapa dasar hukum pelaksanaan diantaranya :

– Peraturan Jaksa Agung Nomor PER-006/A/JA/07/2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia;

Baca Juga:  DPRD Lampung Harap Hilirisasi Ayam Berdampak Langsung ke Rakyat

– Peraturan Jaksa Agung Nomor PER-027/A/JA/10/2014 tentang Pedoman Pemulihan Aset;

– Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Jaksa Agung Nomor PER-027/A/JA/10/2014;

-Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Jaksa Agung Nomor PER-027/A/JA/10/2014.

Masih kata dia, untuk teknis kegiatan di lingkungan kerjanya, pihaknya bekerja untuk menyiapkan bahan penyusunan rencana dan program kerja di bidang penelusuran, perampasan, dan pengembalian aset perolehan tindak pidana dan aset lainnya kepada negara, korban, atau yang berhak, serta pengelolaan, pengendalian, dan penyelesaian aset, benda sitaan, barang bukti, barang rampasan, dan benda sita eksekusi.

Tak hanya itu, pihaknya juga menganalisis dan menyiapkan bantuan teknis di bidang penelusuran, perampasan dan pengembalian aset perolehan tindak pidana dan aset lainnya kepada negara, korban, atau yang berhak, serta pengelolaan, pengendalian, dan penyelesaian aset, benda sitaan, barang bukti, barang rampasan, dan benda sita eksekusi.

Termasuk pada pelaksanaan penelusuran, hingga pengembalian aset perolehan tindak pidana dan aset lainnya.

“Jadi pada intinya, tupoksi PAPBB ini adalah pemusnahan, perawatan dan pemeliharaan barang bukti, dan penyelesaian barang rampasan untuk di lelang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas,” jelasnya.

Baca Juga:  Ketua TP PKK, Serahkan Bantuan Sosial dan Tinjau Penerima Manfaat di Metro

Soal pemusnahan BB seperti narkotika, sambung dia, pemusnahannya sangat ketat dan melibatkan banyak pihak sebagai saksi dan didokumentasikan.

“Setelah ada perintah tertulis dari hakim pengadilan dalam amar putusan yang menyatakan barang bukti narkotika wajib dimusnahkan, kita undang Kepolisian, Bea Cukai, BNN, Lingkungan Hidup, bahkan LSM dan media untuk meliput. Jadi, semua mata tertuju pada proses itu,” imbuhnya.

Terakhir, seluruh proses pemusnahan akan dicatat dalam Berita Acara Pemusnahan yang ditandatangani oleh semua pihak yang hadir. Dokumen tersebut menjadi bukti pertanggungjawaban kejaksaan.

“Jadi, bisa saya pastikan, tidak ada ruang untuk melakukan pengurangan atau penyelewengan. Semua transparan dan diawasi,” tegasnya.

Hadirnya PAPBB untuk mendukung proses hukum yang berintegritas, sebagai ujung tombak dalam memastikan eksekusi putusan pengadilan dilaksanakan dengan benar.

Kejaksaan Negeri Way Kanan berkomitmen untuk transparan. Masyarakat berhak tahu, dan melalui dialog seperti ini, pihaknya berusaha memenuhi hak tersebut.

“Kami terbuka untuk kerja sama dan pengaduan. Mari kita jaga bersama aset negara dan wujudkan proses peradilan yang bersih,” tandasnya.


Penulis : Romy


Editor : ANis


Sumber Berita : way kanan

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Perbaikan Ruas Gunung Batin–Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga
30 Tahun Tak Tersentuh, Gubernur Mirza Pacu Perbaikan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Tulang Bawang demi Kesejahteraan dan Kemudahan Akses Petani
Menteri Kebudayaan Dampingi Presiden Kunjungi Museum Nasional Indonesia
Polsek Mesuji Timur Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan Penangkis Arah Pangkal Mas
Sat Lantas Polres Mesuji Gelar ‘TASI BERKAH PRESISI’, Bagikan Air Mineral di Simpang Pematang
Kontroversi Impor 1.000 Ton Beras AS, Komisi IV Desak Penjelasan Terbuka
Ruas Gunung Batin–Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga Terusan Nunyai
Strategi Pemprov Lampung Jaga Pasokan dan Distribusi, Inflasi Tetap Terkendali

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:10 WIB

Perbaikan Ruas Gunung Batin–Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:08 WIB

30 Tahun Tak Tersentuh, Gubernur Mirza Pacu Perbaikan Jalan Gedong Aji–Umbul Mesir Tulang Bawang demi Kesejahteraan dan Kemudahan Akses Petani

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:33 WIB

Menteri Kebudayaan Dampingi Presiden Kunjungi Museum Nasional Indonesia

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:02 WIB

Polsek Mesuji Timur Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan Penangkis Arah Pangkal Mas

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:00 WIB

Sat Lantas Polres Mesuji Gelar ‘TASI BERKAH PRESISI’, Bagikan Air Mineral di Simpang Pematang

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Perbaikan Ruas Gunung Batin–Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga

Selasa, 3 Mar 2026 - 21:10 WIB

#indonesiaswasembada

Menteri Kebudayaan Dampingi Presiden Kunjungi Museum Nasional Indonesia

Selasa, 3 Mar 2026 - 19:33 WIB