Irma Suryani Minta Sistem Rujukan JKN Dirombak Total

Kamis, 27 November 2025 | 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago menilai mekanisme rujukan berjenjang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diterapkan saat ini, menimbulkan pemborosan anggaran dan menjadi penyebab defisit BPJS Kesehatan.

 

“Yang membuat BPJS menurut saya defisit, karena ada banyak double anggaran,” tegas Irma dalam Rapat Panja JKN Komisi IX DPR RI bersama Kementerian Kesehatan, di ruang rapat Komisi IX, Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Baca Juga:  Melihat 10 Besar Peneliti Produktif dan Berdampak UIN Raden Intan Lampung Versi SINTA

 

Dijelaskannya, kebijakan yang memungkinkan pasien dengan kondisi urgen langsung dirujuk ke rumah sakit kelas A memang baik, tetapi tidak menyelesaikan akar persoalan. Malah, tambahnya, hal itu akan menimbulkan kegaduhan baru dalam layanan kesehatan. Misalnya, terjadi penumpukan pasien.

 

Oleh karenanya perlu perombakan menyeluruh pada sistem rujukan BPJS. Lebih dari itu, Politisi Fraksi Partai Nasdem ini juga mendorong pemerintah untuk tidak hanya mempermudah akses rujukan, tetapi juga meningkatkan kapasitas seluruh rumah sakit di Indonesia, agar mampu menangani kasus-kasus darurat secara mandiri.

Baca Juga:  Ramadhan, Huntara di Aceh, Sumut dan Sumbar Kebut Dong

 

“Kenapa tidak semua rumah sakit disiapkan SDM-nya, disiapkan alkes-nya. Jadi semua rumah sakit punya fasilitas yang sama minimal dengan rumah sakit kelas A,” tambahnya.


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Desty


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Sinergi Pendidikan dan Dunia Usaha, Dekranasda Lampung Kembangkan Talenta Siswa SMK
Pembayaran Pokmas pada Proyek Breakwater  Berproses
Proyek Breakwater Lamsel, Berikut Klarifikasi Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung
Komisi II: Ambang Batas Parlemen Keniscayaan Perkuat Demokrasi dan Efektivitas Pemerintahan
Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak
Hari Keenam Operasi SAR di KBB, 41 Korban Meninggal Teridentifikasi
Proyek Breakwater BBWS Tinggalkan Masalah, Aparat Diminta Periksa Dokumen Proyek
Kajari Way Kanan Musnahkan Barang Bukti
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:47 WIB

Sinergi Pendidikan dan Dunia Usaha, Dekranasda Lampung Kembangkan Talenta Siswa SMK

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:30 WIB

Pembayaran Pokmas pada Proyek Breakwater  Berproses

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:16 WIB

Proyek Breakwater Lamsel, Berikut Klarifikasi Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:09 WIB

Komisi II: Ambang Batas Parlemen Keniscayaan Perkuat Demokrasi dan Efektivitas Pemerintahan

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:43 WIB

Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pembayaran Pokmas pada Proyek Breakwater  Berproses

Jumat, 30 Jan 2026 - 19:30 WIB

#indonesiaswasembada

Optimalisasi PAD, Bapenda Lampung dan GGPC Perkuat Kerja Sama Pajak

Jumat, 30 Jan 2026 - 14:43 WIB