Iran Tutup Buku Perundingan dengan AS, Kecuali…

Senin, 10 Agustus 2026 | 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi

Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi

TEHERAN-Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi pada Minggu (9/8) mengatakan Iran menutup pintu perundingan dengan AS. Kecuali AS komitmen dengan nota kesepahaman yang pernah ditandatangani. Araghchi menyampaikan pernyataan tersebut saat berbicara kepada wartawan di sela-sela sebuah acara di Teheran, seraya menekankan bahwa saat ini tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung antara kedua pihak, menurut kantor berita resmi Iran, IRNA.

“Meskipun pesan-pesan dipertukarkan melalui mediator, proses ini tidak disebut negosiasi,” ujarnya.

Araghchi mengungkapkan bahwa meskipun beberapa negara perantara berupaya untuk melanjutkan pembicaraan, hal itu tidak mungkin terjadi hingga pihak AS mengakhiri pelanggarannya terhadap MoU dan memberikan kompensasi atas pelanggaran yang telah dilakukannya.

Baca Juga:  Mahasiswa Indonesia Apresiasi Upaya Pelestarian Warisan Budaya China

Mengomentari pembicaraan yang sedang berlangsung antara Iran dan Oman tentang penetapan pengaturan lalu lintas maritim baru di Selat Hormuz, dia mengatakan bahwa negosiasi dengan Muscat tentang penetapan sebuah rute baru melalui jalur perairan itu terus berlanjut dan telah berjalan dengan baik sejauh ini.

Namun, dia menjelaskan bahwa tercapainya potensi kesepakatan antara Iran dan Oman tidak berarti Selat Hormuz akan dibuka kembali, seraya menambahkan bahwa pembukaan kembali jalur perairan tersebut bergantung pada pemenuhan syarat-syarat lain yang telah disampaikan kepada AS melalui mediator.

Baca Juga:  MoU Pemkab Dan Kajari Way Kanan  

Iran memperketat kendalinya atas Selat Hormuz pada 28 Februari dengan melarang kapal-kapal milik atau yang berafiliasi dengan Israel dan AS melintas secara aman, menyusul serangan gabungan kedua negara tersebut terhadap wilayah Iran.

Pada Juni lalu, Iran dan AS menandatangani MoU mengenai penghentian perang di semua front konflik, termasuk di Lebanon. Kedua pihak dijadwalkan menggelar perundingan dalam kurun waktu 60 hari guna mencapai kesepakatan final, namun eskalasi terbaru di kawasan tersebut membuat kelanjutan perundingan itu menjadi tidak pasti.[]


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai
19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini
Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur
Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Iran Tutup Buku Perundingan dengan AS, Kecuali…

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:26 WIB

19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Berita Terbaru

Menlu Iran Seyed Abbas Araghchi

#indonesiaswasembada

Iran Tutup Buku Perundingan dengan AS, Kecuali…

Senin, 10 Agu 2026 - 09:59 WIB

Bagi-bagi Air di Musim Kemarau [Nr]

#indonesiaswasembada

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agu 2026 - 23:25 WIB

Pasukan Houthi di Yaman

#indonesiaswasembada

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:22 WIB

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB