Inflasi Dan Stabilisasi Harga Harus Terkendali Jelang Ramadhan

Jumat, 21 Februari 2025 | 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Isu yang tak pernah hilang jelang Ramadan dan Idulfiri adalah inflasi dan stabilisasi harga. Harapannya, selalu stabil dan tak ada yang mengguncang perekonomian nasional maupun daerah.

Hal ini mengemuka saat Komisi XI DPR RI menggelar pertemuan dengan jajaran Bank Indoesia di Medan, Sumatera Utara, Kamis (20/2/2025).

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Hanif Dhakiri yang memimpin pertemuan mengatakan, dua isu ini sangat strategis dibicarakan jelang Ramadan dan Idulfitri. Biasanya harga-harga bahan pokok melejit naik mengiringi kedatangan dua momen besar bagj umat Islam itu.

Baca Juga:  Misbakhun Optimis, Suahasil Bisa Wujudkan Visi Misi Presiden

“Upaya stabilisasi harga khususnya pangan dan pengendalian inflasi merupakan isu yang sangat strategis mengingat sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan dan hari raya Idulfitri yang sudah pasti akan diikuti oleh kenaikan harga bahan pokok,” ungkap Hanif.

Komisi XI berkepentingan mengetahui bagaimana BI mengeluarkan strategi kebijakan untuk mengendalikan inflasi dan menstabilkan harga. Hanif menyerukan, ketersediaan pangan harus mencukupi dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Di Sumatera Utara sendiri angka inflasi sebesar 0,07 persen (mtm) atau secara tahunan sebesar 1,78 persen (yoy). Tekanan inflasi disebabkan kelompok makanan, minuman, dan tembakau, terutama cabe merah, bawang merah, cabe rawit, hingga wortel.
“Pada kesempatan hari ini, tujuan Komisi XI DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kota Medan, Sumatera Utara ingin mendapatkan informasi mengenai peran serta pelaksanaan tugas Bank Indonesia, selaku mitra kerja Komisi XI DPR RI dalam mengawal pelaksanaan pembangunan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara, khususnya dalam menjalankan program strategisnya menstablisasi harga dan mengendalikan inflasi di Provinsi Sumatera Utara,” tambahnya.(*)


Penulis : Heri

Baca Juga:  Pendidikan Dasar Gratis Tak Cukup Hapus Biaya, Ledia Hanifah Soroti Sekolah Rusak dan Ketimpangan 3T

Editor : Romy


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir
Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0
Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain
28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”
Menengok Perayaan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah
Suyudi Ario Seto Siap Beri Ruang Koreksi dari Masyarakat
Kasus Lp Cibinong, Dirjenpas Mundur
MA Dukung “Ageman”; Refleksi Nyata Harmoni Bangsa
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:19 WIB

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:47 WIB

28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Menengok Perayaan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah

Berita Terbaru

Bencana

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:19 WIB

Berita Utama

Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:49 WIB

Rapat Dengar Pendapat Terkait Rol Sumatera

Berita Utama

Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:15 WIB

Berita Utama

28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:47 WIB

SEJUMLAH perempuan yang mengenakan baju batik dan membawa payung bermotif batik melakukan peragaan busana saat peringatan Hari Batik Nasional di sebuah penyeberangan jalan di sekitar lampu lalu lintas Jalan Slamet Riyadi di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, pada 2 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menengok Perayaan Hari Batik Nasional di Solo, Jawa Tengah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:41 WIB