Hutang Pemda Bisa Rugikan Pekerja, DPRD: Jangan Zalim, Segera Bayar!

Selasa, 9 September 2025 | 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SELUMA-Polemik hutang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma kepada kontraktor kembali mencuat. Hingga saat ini, lebih dari Rp30 miliar kewajiban pembayaran proyek tahun anggaran 2024 belum juga dilunasi.

Anggota DPRD Seluma dari Fraksi Partai Gerindra, Zetman, SE, menegaskan bahwa hutang tersebut bukan urusan pribadi pejabat, melainkan tanggung jawab resmi pemerintah daerah. Karena itu, kata Zetman, pembayaran tidak boleh ditunda selama masih sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku.

“Iya, harus dibayar. Itu hutang Pemda Seluma, bukan hutang pribadi atau perorangan. Saya sangat setuju agar segera dibayarkan dan tidak ada alasan untuk menunda jika memang sesuai aturan. Bahkan, hutang ini sudah tercatat dalam LHP BPK atas laporan keuangan Pemda Seluma tahun 2024, artinya hutang ini jelas,”tegas Zetman.

Baca Juga:  Pengurus JMSI DKI Jakarta Resmi Dilantik, Teguh Santosa: Lawan Disinformasi dengan Jurnalisme Berkualitas

Menurutnya, persoalan hutang tersebut akan menjadi salah satu topik penting dalam pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Seluma. Hingga kini, Pemkab Seluma dinilai belum memberikan solusi konkret terkait tunggakan pembayaran itu.

“Akan saya sampaikan di Banggar APBD-P, karena tugas legislatif adalah mengontrol dan menyampaikan permasalahan yang ada. Hutang ini wajib dibayarkan. Kalau bisa dimasukkan dalam APBD-P, kenapa tidak. Yang jelas, semuanya tetap harus sesuai aturan dan regulasi,” tambahnya.

Jika tunggakan ini tidak segera diselesaikan, Zetman mengingatkan dampak buruknya akan langsung dirasakan oleh kontraktor maupun para pekerja yang terlibat dalam proyek. Tidak tertutup kemungkinan masih ada pekerja yang belum menerima upah mereka.

Baca Juga:  Perkuat FTP, Haiko Sediakan Pangkalan Perawatan Pesawat One-stop

“Ini bisa dikategorikan perbuatan zalim jika jerih payah para pekerja tidak dibayar tepat waktu. Jangan sampai hal ini menimbulkan masalah sosial baru,” ujarnya.

Lebih jauh, Zetman mengingatkan potensi risiko jika persoalan ini terus berlarut tanpa kejelasan. Para kontraktor bisa saja mengambil langkah tegas, seperti menyegel bangunan atau fasilitas yang sudah mereka kerjakan. Kondisi itu tentu akan berdampak lebih luas dan merugikan masyarakat Seluma secara langsung.

“Sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, Pemda harus tegas mengambil sikap. Jangan sampai polemik ini semakin panjang dan akhirnya menyusahkan masyarakat sendiri,” tutupnya.[]


Penulis : Desty


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Seluma

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Xiplomacy: Kehangatan yang Melampaui Batas
Berpendidikan Dasar Gratis Itu Hak
Memahami Hak-Hak Pejalan Kaki
Kajati Lampung Siap Berkolaborasi dengan Pemprov Lampung
Lewat Bed Dryer Diharap Penghasilan Petani Lebih Baik
USS Abraham Lincoln ‘Oleng’, AS Kerahkan Kapal Induk Baru ke Timur Tengah
Gelar Coffe Morning Dengan Sabuk Kamtibmas, Begini Pesan Kapolres Mesuji
Pemprov Lampung Dorong Percepatan Survei Seismik 2D Gerbera untuk Buka Potensi Cadangan Migas Lampung

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:08 WIB

Xiplomacy: Kehangatan yang Melampaui Batas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Berpendidikan Dasar Gratis Itu Hak

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Memahami Hak-Hak Pejalan Kaki

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Kajati Lampung Siap Berkolaborasi dengan Pemprov Lampung

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Lewat Bed Dryer Diharap Penghasilan Petani Lebih Baik

Berita Terbaru

Presiden China Xi Jinping berbincang dengan anggota keluarga petani lokal di Kosta Rika, pada 3 Juni 2013.[Xin]

#indonesiaswasembada

Xiplomacy: Kehangatan yang Melampaui Batas

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:08 WIB

#indonesiaswasembada

Berpendidikan Dasar Gratis Itu Hak

Sabtu, 15 Agu 2026 - 09:10 WIB

#indonesiaswasembada

Memahami Hak-Hak Pejalan Kaki

Sabtu, 15 Agu 2026 - 09:04 WIB

#indonesiaswasembada

Kajati Lampung Siap Berkolaborasi dengan Pemprov Lampung

Sabtu, 15 Agu 2026 - 08:56 WIB

Gubernur Lampung bertemu Bupati dan masyarakat Pringsewu

#indonesiaswasembada

Lewat Bed Dryer Diharap Penghasilan Petani Lebih Baik

Jumat, 14 Agu 2026 - 23:58 WIB