HNW: Indonesia Bela Palestina,Tuntaskan Utang Sejarah

Minggu, 5 November 2023 | 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA- Wakil Ketua MPR RI Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid, Lc, MA atau HNW bersama tokoh-tokoh nasional, publik figur dan dua jutaan orang, bukan hanya umat Islam tapi umat lintas agama dan berbagai elemen masyarakat, Minggu pagi (5/11/2023) menghadiri ‘Aksi Akbar Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina’, yang digelar di area terbuka Medan Merdeka Monumen Nasional (Monas) Jakarta.

“Aksi solidaritas Indonesia bela Palestina dari penjajahan Israel ini jelas merupakan implementasi dari Pembukaan UUD NRI Tahun 1945, yang pada intinya mengecam segala bentuk penjajahan di atas dunia ini dan komitmen hadirkan perdamaian, serta melanjutkan sikap tegas Bung Karno, agar hutang mensejarah merdekanya Palestina segera bisa dibayar, tidak diwariskan kepada Presiden berikutnya,” ungkap HNW dalam orasinya di hadapan peserta aksi.

Bahkan, lanjut HNW, jauh sebelum Indonesia Merdeka dan UUD terbentuk, banyak tokoh Islam yang menyuarakan dan memfatwakan untuk membela Palestina dari penjajahan Israel. Diantaranya, seorang tokoh Muhammadiyah KH. Kahar Muzzakir pada tahun 1937, sudah memimpin delegasi Indonesia menghadiri konferensi dunia di Syria, memperjuangkan agar Palestina tidak dijajah oleh Israel.

Lalu, pada tahun 1938, KH. Wahab Hasbullah dan KH. Hasyim Asy’ari pendiri NU sudah memfatwakan agar bangsa Indonesia membantu Palestina baik dengan doa atau dengan dana, agar bangsa Palestina tidak dijajah oleh Israel.

Baca Juga:  Syaiful Huda Desak Payung Hukum Permanen Usai Komisi Ojol Dipatok Maksimal 8 Persen

“Alhamdulillah, luarbiasa sikap dan fatwa para ulama ini, yang kemudian menguatkan komitmen bela kemerdekaan dan tolak penjajahan, yang menjadi bunyi alinea pertama dari Pembukaan UUD 1945 dan Piagam Jakarta tentang sikap tegas bangsa Indonesia yang menolak keras segala bentuk penjajahan dan mendukung kemerdekaan, dan Presiden pertama RI, Bung Karno menterjemahkannya dengan menolak penjajahan Israel dan mendukung kemerdekaan Palestina,” terang Pimpinan MPR dari PKS ini.

Diungkapkan HNW, konsistensi Bung Karno dalam membela kemerdekaan Palestina terus terjaga. Tahun 1962, Bung Karno bahkan mengeluarkan pernyataan keras bahwa selama kemerdekaan belum terjadi di Palestina dan selama Israel masih terus menjajah, maka selama itu pula Indonesia tidak akan membuka hubungan dengan Israel.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor ini memberikan apresiasinya kepada Ketua DPR dan Pemerintah Pusat yang diwakili para Menteri yang hadir dalam aksi solidaritas tersebut yakni Menteri Luar Negeri dan Menteri PMK, yang sangat tegas terus dalam posisi membela Palestina untuk memperoleh kemerdekaannya dan menghentikan penjajahan Israel.

“Maka saya harap dua jutaan warga yang hadir di aksi damai ini untuk mencatat dan mendukung dan penegasan sikap itu, untuk memberi semangat dan dorongan agar Pemerintah secepatnya terus berupaya mencari terobosan efektif agar dapat merealisasikannya. Kita juga memberikan apresiasi atas segala upaya seperti lobi, diplomasi, pendekatan yang sudah dilakukan secara maksimal, termasuk pengiriman bantuan kepada penduduk Palestina oleh pemerintah,” ujar HNW

Baca Juga:  Silaturahmi Pimpinan MPR Ke Mahkamah Konstitusi Bahas Sidang Tahunan Dan Tafsir Konstitusi

HNW juga berharap agar secepatnya, pemerintah lebih kuat lagi melakukan upayanya. Salah satunya melakukan komunikasi tingkat kepala negara dengan negara-negara OKI, Asean dan semua negara yang membela Palestina, agar semua bersatu sehingga terhimpun satu kekuatan besar untuk menghentikan penjajahan Israel atas Palestina, baik dengan memutuskan hubungan atau boikot thd produk Israel atau yg mendukung penjajahan Israel. Juga dengan melobi negara-negara pendukung Israel agar israel menghentikan kejahatan kemanusiaan dan penjajahannya atas Palestina.

Aksi solidaritas yang digelar sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB ini sendiri berlangsung sangat tertib. Walaupun jutaan manusia berkumpul, tidak ada satupun atribut partai politik atau capres yang terlihat. Semuanya seragam fokus, hanya menyuarakan pembelaan kepada Palestina dan katakan tidak kepada penjajahan Israel. Setelah selesai aksi, seluruh peserta aksi tertib meninggalkan area dalam keadaan bersih dan aman.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Turun Langsung ke Sekolah di Natar, Bupati Radityo Egi dan Kajati Lampung Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai SOP
Bupati Ayu Pimpin Langsung Rakor Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan   
Petani Kopi di Lampung Utara Terima Bantuan Program Peremajaan Tanaman
Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Tulang Bawang Barat
Temuan Maladminitrasi Ombudsman: Pemkot Bandar Lampung siap beri sanksi!
4 Rekomendasi Air Cooler Terbaik sebagai Solusi Ruangan Sejuk dan Hemat Listrik di Rumah
Kecelakaan KA Renggut Nyawa Pelajar, Kadishub Lampura : 10 Titik Palang Pintu Sudah Diusulkan
Sat binmas Polres Mesuji Gelar Sambang Binluh ke Ponpes Al Ghazali

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:54 WIB

Turun Langsung ke Sekolah di Natar, Bupati Radityo Egi dan Kajati Lampung Pastikan Program MBG Berjalan Sesuai SOP

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:30 WIB

Bupati Ayu Pimpin Langsung Rakor Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan   

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:06 WIB

Petani Kopi di Lampung Utara Terima Bantuan Program Peremajaan Tanaman

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:22 WIB

Wagub Jihan Nurlela Pimpin Rakor Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Tulang Bawang Barat

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:19 WIB

Temuan Maladminitrasi Ombudsman: Pemkot Bandar Lampung siap beri sanksi!

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Bupati Ayu Pimpin Langsung Rakor Evaluasi Penyaluran Bantuan Pangan   

Kamis, 16 Jul 2026 - 21:30 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) menjadi salah satu kabupaten penerima manfaat bantuan bibit kopi untuk mendukung program peremajaan tanaman kopi oleh Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.[]

#indonesiaswasembada

Petani Kopi di Lampung Utara Terima Bantuan Program Peremajaan Tanaman

Kamis, 16 Jul 2026 - 20:06 WIB

Ombudsman berikan tindakan korektif ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung atas sejumlah pelanggaran dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.[De]

#indonesiaswasembada

Temuan Maladminitrasi Ombudsman: Pemkot Bandar Lampung siap beri sanksi!

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:19 WIB