Harga Sembako di Tanggamus Merangkak Naik Jelang Ramadhan

Kamis, 6 Februari 2025 | 06:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS– Jelang Ramadhan  1446 H harga bahan pokok di sejumlah pasar mengalami fluktuasi harga. Salah satunya di Pasar Gisting, Desa Gisting Bawah, Kec. Gisting, Kab. Tanggamus (5/2).

Bahan pokok yang mengalami kenaikan tersebut di kisaran Rp500 – Rp2.000 seperti Beras, Cabai, Gula, Minyak Curah/Kemasan, ataupun Bawang Merah/Putih.

Di Pasar Gisting terjadi fluktuasi harga di kisaran Rp500 hingga Rp5.000, hal ini merupakan fenomena lumrah yang biasa ditemui jelang Bulan Ramadhan 1446 H.

Beras misalnya, pada bulan Januari 2025 berada di kisaran Rp12.000 – Rp13.500 per kilogram, namun memasuki bulan Februari mengalami kenaikan menjadi Rp13.000 hingga Rp14.500/kg.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Dorong Parpol Perkuat Ketahanan Pangan

Hanifah (49) salah seorang pedagang sembako di Pasar Gisting menyampaikan, mulai 1 Februari harga bahan pokok mengalami kenaikan namun belum signifikan.

“Contohnya beras ini mas, kan biasanya naik tuh sebelum puasa, nah jadi sudah lumrah kalo beras ini pas masuk bulan Februari naiknya Rp1.000 sampai Rp2.000,” tuturnya.

“Minyak curah, biasanya Rp19.000/liter pada Januari. Ketika  masuk Februari mulai tuh jadi Rp20.500,”lanjutnya.

Selain kedua bahan pokok itu terdapat juga harga gula,  Cabai Rawit, telur juga merangkak naik. Diperkirakan harga akan terus naik menjelang Tamadhan dan Idul Fitri.

Baca Juga:  Ela: Idul Adha Pembelajaran Ketaatan, Berkurban dan Berbagi

Pedagang lain, Suparti mengakui kenaikan ini wajar. Karena permintaan jelang Ramadhan dan Idul Fitri lumayan tinggi.

Suparti berharap kepada pemerintah kabupaten setempat untuk dapat mengendalikan harga bahan pokok guna mengantisipasi lonjakan harga yang ekstrem, sehingga pembeli mengurangi keinginannya untuk membeli kebutuhan secara berlebihan. ##


Penulis : Azri


Editor : Hari


Sumber Berita : Tanggamus

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK
Jelang Penerimaan Murid Baru, Ombudsman Lampung Minta Disdik dan Kemenag Maksimalkan Sosialisasi dan Patuhi Aturan
Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak
Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera
Hadapi El Nino, Lampung Perkuat Mitigasi dan Penyuluh Pertanian
HAJI 2026: Rieke Apresiasi Layanan Jamaah Lansia 
Kasum TNI Periksa 25 Kontainer Hasil Tangkapan AL di Batam
PEDAGANG Kelontongan di Tanggamus (Foto Boy Tanjung)

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:52 WIB

Konsistensi Satu Dekade, Lampung Selatan Kembali Pertahankan Opini WTP ke-10 dari BPK

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:43 WIB

Jelang Penerimaan Murid Baru, Ombudsman Lampung Minta Disdik dan Kemenag Maksimalkan Sosialisasi dan Patuhi Aturan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:14 WIB

Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:26 WIB

Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:17 WIB

DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Hukum Harus Tegak: Aparat Melanggar, Negara Wajib Bertindak

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:14 WIB

#indonesiaswasembada

Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:26 WIB

#indonesiaswasembada

DPR Marah, Tuding Kemenkeu tak Serius Tangani Bencana Sumatera

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:17 WIB