Hadiri MQKI Internasional, Rektor UIN RIL Sampaikan Nilai-Nilai dalam Tradisi Keilmuan Kitab Turats

Minggu, 5 Oktober 2025 | 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., menghadiri pembukaan Musabaqah Qira’atul Kutub Internasional (MQKI) 2025 yang berlangsung di Pondok Pesantren As’adiyah, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada 1–7 Oktober 2025.

Ajang keilmuan ini diikuti oleh 1.359 peserta dari seluruh Indonesia serta delegasi dari sembilan negara sahabat, yakni Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. MQKI hadir sebagai ruang silaturahmi intelektual lintas negara sekaligus upaya melestarikan tradisi keilmuan pesantren yang menjadi fondasi peradaban Islam di Nusantara.

Para peserta berkompetisi dalam tiga kategori utama, yaitu marhalah (ula, wustha, ulya), debat dan lalaran, serta jenjang Ma’had Aly. Cabang perlombaan meliputi debat bahasa Arab dan Inggris, hifdzul mutun, hingga penulisan risalah ilmiyyah. Selain kompetisi, MQKI 2025 juga menghadirkan tujuh agenda pendukung yang mengangkat isu keagamaan, kemandirian, dan lingkungan, seperti halaqah ulama internasional, expo kemandirian pesantren, serta program pesantren hijau.

Tahun ini MQKI mengusung tema Dari Pesantren untuk Dunia: Merawat Lingkungan dan Menebar Perdamaian dengan Kitab Turats. Tema ini menjadi pengingat bahwa pesantren memiliki khazanah keilmuan yang relevan untuk menjawab tantangan global, termasuk krisis iklim dan kebutuhan akan perdamaian.

Baca Juga:  Pencarian 5 Jurnalis Hari Ke-10 Diperluas, 24 Kapal Dikerahkan

Dalam sambutannya, Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa MQKI tidak sekadar ajang perlombaan, melainkan forum silaturahmi ulama, santri, dan akademisi lintas negara.

“Merawat lingkungan dan menjaga perdamaian adalah tema besar kita. Ini terkait langsung dengan persoalan perubahan iklim dan pentingnya mengakhiri konflik,” ujarnya saat membuka MQKI Internasional, Kamis (2/10/2025).

Ia juga mendorong agar pembahasan ajaran-ajaran agama tentang pelestarian alam menjadi bagian penting dari kegiatan ini. “Kini saatnya Kementerian Agama mengarusutamakan apa yang kami sebut sebagai ekoteologi, yaitu kerja sama antara manusia, alam, dan Tuhan,” lanjutnya.

Menurut Menag, MQKI juga merupakan bentuk diplomasi budaya pesantren yang meneguhkan wajah Islam rahmatan lil-‘alamin di mata dunia. “Pesantren adalah poros perdamaian. Kita ingin menunjukkan bahwa Islam Indonesia tumbuh melalui dakwah yang ramah, penuh persaudaraan, dan menghormati budaya,” jelasnya.

Baca Juga:  Misbakhun Bantah Ikut Praktik Jual Beli Pita Cukai Rokok

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. Wan Jamaluddin, menyambut baik pelaksanaan MQKI Internasional 2025 dan menilai kegiatan ini sebagai bentuk nyata kontribusi pesantren terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan peradaban.

Ia juga menyoroti gerakan menanam pohon oleh para santri sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Menurutnya, tradisi keilmuan dalam kitab kuning tidak hanya mengajarkan nilai-nilai moral kepada sesama, tetapi juga tanggung jawab terhadap alam.

“Santri tidak hanya diajarkan untuk berpikir, tetapi juga bertindak nyata. Gerakan menanam pohon ini menunjukkan bahwa nilai-nilai keilmuan dapat diwujudkan dalam aksi yang bermanfaat bagi lingkungan,” ujarnya.

Kehadiran Rektor UIN Raden Intan Lampung dalam MQKI Internasional 2025 menegaskan dukungan perguruan tinggi terhadap pengembangan tradisi keilmuan Islam dan kontribusi pesantren dalam menjawab tantangan global melalui ilmu dan tindakan nyata


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lampung Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme
Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia
Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep
Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang
Polres WK Ungkap Curas 5 TKP Dan Penimbunan BBM
Sultan Dorong Donor Darah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Junainah Jabat Lurah Kasui Pasar

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Lampung Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Targetkan Pramuka Aktif Di Setiap Tingkatan, Kwarran Kasui Kunjungi Tiap Gudep

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pemprov-DPRD Sepakat Awas Ketat BBM Subsidi, Antrean Masih Panjang

Berita Terbaru

Berita Utama

Lampung Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 12 Okt 2026 - 09:35 WIB

Berita Utama

Yayasan Tahfidz dan Panti Asuhan Rentan Terpapar Paham Radikalisme

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:37 WIB