Habib Aboebakar Alhabsyi Apresiasi Pidato Presiden Jokowi Soal Polemik Jilbab

Jumat, 16 Agustus 2024 | 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Dengan keberagaman etnis, agama, dan budaya di Indonesia, tantangannya adalah bagaimana negara menjaga toleransi dan harmoni di tengah keragaman tersebut.

“”Apa yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo ini haruslah digaris bawahi. Khususnya terkait polemik pelarangan penggunaan jilbab untuk pasukan pengibar bendera,” tegas Habib Aboebakar Alhabsyi*
_Anggota Komisi III DPR di Jakarta, Kamis (16/8/2024)

Menurutnya penggunaan hijab adalah salah satu implementasi konstitusi. Dimana dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 29 ayat 1 dan 2 dengan jelas menyatakan bahwa negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa dan menjamin kemerdekaan setiap warga negara untuk memeluk agama dan menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.

Baca Juga:  Ramadhan, Huntara di Aceh, Sumut dan Sumbar Kebut Dong

“Jadi apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi ini sangat relate dengan kondisi kekinian. Ini adalah tantangan, dimana masih ada pejabat yang melakukan tindakan di luar aturan konstitusi,” kata Habib Aboebakar Alhabsyi.

Ia menjelaskan teks konstitusi tersebut sudah jelas ditegaskan bahwa siapa pun yang melarang atau pun menghalang-halangi seorang Muslimah untuk mengenakan jilbab, maka sejatinya dia telah melanggar hukum yang berlaku di Indonesia. Karena hal itu merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia.

Baca Juga:  Harus Ubah Kultur dan Pola Pikir APH, Reformasi Polri Tidak Hanya Sebatas Regulasi

“Kita berharap, pidato yang disampaikan oleh Presiden Jokowi ini dipedomani oleh seluruh jajaran pemerintahan. Sehingga toleransi dan harmoni di tengah keragaman akan bisa dijaga dengan baik,” pungkas Habib.(*)


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Menuju Energi Bersih Nasional, Lampung Minta Dukungan DPR Komisi XII
Misbakhun : Pasar Modal Stabil Bukti Kepercayaan Masyarakat Membaik
Rieke : Penegakan Hukum Harus Berpihak Pada Korban Kekerasan Seksual Anak
Kesejahteraan Guru Di Daerah Masih Jauh Dari Standar Layak
Banjir Jadi Alarm Nasional, DPR Tekankan Reformasi Kebijakan Lahan
Lima Tugas Infrastruktur Lampung Dipundak DPR RI Komisi V
Chusnunia: Industri Harus Bertransformasi ke Industri Hijau
Jihan Terima Komisi VII DPR RI, Industri Pangan Dituntut Efisiensi

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:58 WIB

Menuju Energi Bersih Nasional, Lampung Minta Dukungan DPR Komisi XII

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:13 WIB

Misbakhun : Pasar Modal Stabil Bukti Kepercayaan Masyarakat Membaik

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:42 WIB

Rieke : Penegakan Hukum Harus Berpihak Pada Korban Kekerasan Seksual Anak

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:41 WIB

Kesejahteraan Guru Di Daerah Masih Jauh Dari Standar Layak

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:58 WIB

Banjir Jadi Alarm Nasional, DPR Tekankan Reformasi Kebijakan Lahan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kontingen JMSI Lampung Berangkat Hadiri HPN dan HUT Ke-6 JMSI di Banten ‎

Sabtu, 7 Feb 2026 - 14:49 WIB

#indonesiaswasembada

Pemprov dan Pemkot Bandarlampung Gelar KORVE, Dukung Instruksi Prabowo

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:35 WIB

#indonesiaswasembada

Pastikan Sekolah Rakyat Optimal, Marindo Pimpin bersama BPKP

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:30 WIB

#indonesiaswasembada

Kapolres Lepas Kontingen PWI Mesuji Ikuti HPN 2026 Banten

Jumat, 6 Feb 2026 - 20:18 WIB