Pemprov Lampung, Kementan dan PTPN I Lakukan Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi

Jumat, 6 Februari 2026 | 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN — Menindaklanjuti pertemuan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kementerian Pertanian dan PT PTPN I melakukan groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kebun Kedaton Trikora PTPN I Regional 7, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (6/2/2026).

Dalam Groundbreaking tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian yang diwakili Direktur Pakan Ditjen PKH Tri Melasari, serta Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas.

Seremoni groundbreaking Program Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi ini dilaksanakan secara daring serentak dari Jakarta dan Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Seperti diketahui, Groundbreaking Industri Ayam Terintegrasi ini dilaksanakan secara serentak di 6 wilayah yaitu Lampung, Gorontalo, Jawa Timur, Nusatenggara Barat, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan.

Sebelumnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membahas hilirisasi ayam ini dalam kunjungan Direktur Utama PTPN I. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menegaskan bahwa proyek hilirisasi ayam terintegrasi tidak semata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol perubahan arah pembangunan ekonomi Lampung yang menekankan penciptaan nilai tambah.
“Lampung adalah lumbung pangan nasional. Namun, kita tidak boleh berhenti hanya sebagai penyedia bahan mentah. Hilirisasi ayam terintegrasi ini adalah langkah nyata untuk memastikan manfaat ekonomi tetap berada di Lampung,” ujar Gubernur Mirza.

Ia menilai, penguatan hilirisasi menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani.

Dalam pelaksanaan groundbreaking, Sekdaprov Marindo menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat yang menetapkan Provinsi Lampung sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Lantik Tiga Pejabat, Sekdaprov Tekankan Penguatan Pembangunan Manusia

Ia menyampaikan Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi merupakan bagian dari agenda ketahanan pangan nasional dan sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menempatkan pangan dan perbaikan gizi sebagai prioritas pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. “Program ini juga mendukung Asta Cita Presiden, khususnya penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan protein hewani yang berkualitas dan terjangkau,” jelasnya.

Di Provinsi Lampung, program ini diwujudkan melalui empat proyek utama, yaitu pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) berkapasitas 2.000 ekor per jam beserta cold storage berkapasitas 50 ton, pembangunan parent stock dan hatchery ayam layer, pembangunan pabrik pakan ternak tahap kedua, serta pembangunan pabrik tepung telur tahap kedua. Keempat proyek tersebut membentuk ekosistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Sekdaprov Marindo berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan peternak, menjaga stabilitas harga pakan dan ayam, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperkuat perekonomian daerah. “Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong agar distribusi ayam dilakukan dalam bentuk produk olahan untuk meningkatkan nilai tambah,” ujarnya.

“Selain itu, Pemprov Lampung terus memperkuat sektor hulu melalui peningkatan produksi jagung sebagai bahan baku pakan ternak, penyediaan sarana pendukung, serta penguatan ekonomi desa,” tambahnya.

Sekdaprov Marindo mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kolaborasi dan sinergi agar Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pakan Ditjen PKH Tri Melasari, menyampaikan bahwa groundbreaking ini dalam rangka mendukung swasembada pangan protein hewani, di mana kegiatan ini untuk seluruh Indonesia ada rencananya di 30 provinsi. Salah satunya adalah Provinsi Lampung. “Dan untuk tahap pertama ini, kita dialokasikan hilirisasi ayam terintegrasi yaitu di enam provinsi. Jadi, tahap satu ini ada di enam provinsi, yaitu di Provinsi Lampung salah satunya, yang rencananya untuk Provinsi Lampung itu ada di tiga lokasi di lahan PTPN,” ujarnya.

Baca Juga:  Lampung Kawal Percepatan Pengembangan PLTP Rajabasa

“Untuk yang disini ada untuk RPHU (Rumah Potong Hewan Unggas) dan cold storage, kemudian untuk pembangunan pabrik pakan, untuk pengolahan tepung telur dan daging, kemudian juga untuk hatchery di mana untuk DOC (Day Old Chicken) daripada ayam petelur kita,” tambahnya.

Ia menilai bahwa Lampung adalah potensial pemasok, baik itu untuk Provinsi Lampung ataupun juga pemasok di Jabodetabek, juga pemasok daripada untuk provinsi-provinsi seputaran bahkan ke Sumatera. “Jadi Lampung adalah sangat potensial sehingga juga dialokasikan kegiatan tersebut,” ujarnya.

Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menyatakan langkah ini adalah tonggak penting dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

Adapun nilai investasi dari groundbreaking di Lampung yaitu sekitar Rp600 miliar untuk membangun fasilitas Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU), Cold Storage dan pabrik pakan ditahap pertama, nantinya akan dilanjutkan dengan pembangunan industri pakan, Hatchery dan Paren Stock untuk layer dan broiler.

Industri ternak ayam terpadu di Trikora ini diproyeksikan mampu memproduksi hingga 5.760 ton (daging ayam) karkas per tahun untuk memenuhi kebutuhan protein di Sumatera.[]

 


Penulis : Desty


Editor : Romy Agus


Sumber Berita : Lampung Adpim

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina
Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman
Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif
Renovasi Kantor Imigrasi Kotabumi Senilai Rp6,7 Miliar, Struktur Pondasi Hingga Puing Bangunan Tuai Sorotan!
Sinar Matahari Menjadi Listrik, Indonesia Dalam Transisi Hijau
Taekwondoin Indonesia Raih Emas Kategori Cadet U47 Putri di Qatar
SDN Nayu Barat 1 di Surakarta Kampanyekan Stop Karhutla
Fitria Khasanah Bawa ‘Garuda Shield’ Kompetisi di Kartika Cyber Hackathon 2026

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Renovasi Kantor Imigrasi Kotabumi Senilai Rp6,7 Miliar, Struktur Pondasi Hingga Puing Bangunan Tuai Sorotan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Sinar Matahari Menjadi Listrik, Indonesia Dalam Transisi Hijau

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini menunjukkan sebuah tank Ukraina yang hancur pasca serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Berita Utama

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:14 WIB


Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Arab-Islam di Riyadh, Arab Saudi, pada 11 November 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:07 WIB