Gus Jazil: Pers Ikut Mencerdaskan Bangsa  

Rabu, 9 Februari 2022 | 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengucapkan selamat Hari Pers Nasional (HPN) yang setiap tahun diperingati pada 9 Februari. “Selamat Hari Pres”, ujarnya di Jakarta, (9/2). Peringatan HPN dikatakan sangat penting sebab pers, wartawan, mempunyai peran dan fungsi penting dalam peradaban jaman. “Dalam sistem demokrasi, pers bahkan disebut sebagai pilar keempat demokrasi,” jelas Gus Jazil

Menurut Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), pers di Indonesia pada masa pergerakan, wartawan adalah kaum terdidik tercerahkan. Mereka tidak hanya mengabarkan kejadian-kejadian yang ada di masa itu namun juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kemerdekaan kepada masyarakat.

“Nilai-nilai kebangsaan pada masa itu disampaikan lewat koran-koran yang dikelola oleh wartawan sekaligus kaum pendobrak,” ujarnya.

Dalam HPN tahun ini, pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu berharap pers terus menjalankan fungsinya di tengah masyarakat, “pers ikut mencerdaskan kehidupan bangsa,” ucapnya. Dikatakan demikian sebab pers tidak hanya menuntut masyarakat untuk terus membaca namun juga memberikan informasi dan berita. “Nah di sinilah perlu dan pentingnya memberi informasi yang objektif, aktual, baru, mendidik, bisa dipercaya, dan membela kebenaran,” harap Gus Jazil..

Baca Juga:  488 Keluarga Palestina Terdampak Operasi Militer Israel

Alumni PMII itu mengakui saat ini banyak tantangan yang dihadapi oleh kalangan pers. Dulu yang bisa diistilahkan menulis adalah wartawan saja namun sekarang semua orang bisa menulis. Adanya media sosial, hal demikian memberi ruang yang sangat luas bagi masyarakat untuk menulis dan memberitakan apa saja yang terjadi di tengah mereka. “Nah sekarang berita yang ada, sumbernya selain dari wartawan juga dari masyarakat,” ungkapnya. “Inilah tantangan yang perlu dihadapi wartawan sebab akan terjadi siapa paling cepat memberitakan peristiwa,” tambahnya.

Perkembangan teknologi komunikasi yang terus berkembang dikatakan di satu sisi mampu mempercepat dan memassifkan penyebaran berita namun di sisi yang lain juga menjadi tantangan bagi kalangan pers sendiri. “Hadirnya teknologi informasi menghadirkan media-media yang dikelola secara online,” ucapnya. “Lewat berita online, setiap menit ada berita baru,” tambahnya. Namun teknologi yang demikian disebut mampu membuat media yang sudah mapan adanya, cetak, terancam tutup. “Kan sudah banyak media cetak yang menutup diri,” ungkapnya.

Baca Juga:  Iran dan Rusia Perluas Kerjasama

Perkembangan teknologi informasi dan kemauan masyarakat yang ingin memperoleh berita yang serba cepat menurut Koordinator Nasional Nusantara Mengaji akan terus menjadi tantangan bagi pers untuk terus melayani masyarakat. “Pers perlu terus mencari siasat menghadapi perkembangan teknologi informasi yang berkembang,” tuturnya.

Terlepas dari tantangan yang ada, Gus Jazil tetap berkeyakinan bahwa masyarakat akan tetap membutuhkan layanan berita dari pers. “Masyarakat yang cerdas akan tetap membutuhkan informasi dan berita,” ungkapnya. “Ruang inilah yang harus diisi oleh pers,” tegasnya. Hal demikian ditekankan sebab jangan sampai ruang-ruang berita yang ada diisi oleh kelompok penyebar berita yang isinya hoax, fitnah, bully, yang keberadaannya bisa memecah persatuan bangsa.

Untuk itulah pers diharap tetap terus menerapkan keproffesionalannya dalam bekerja sehingga produksi berita yang ada bisa dipercaya, objektf, aktual, mendidik,  independent, dan memihak pada kebenaran.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar
Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”
Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi
Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional
​Bukan Cuma Cari Kerja! Anak Muda Lampung Didorong Jadi Bos Lewat Vokasi Industri
BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%
Program Keringanan Pajak Bermotor Diperpanjang, Warga Lampura Rasakan Manfaatnya
Pemprov Lampung Perkuat Akurasi Data Penerima Bansos Melalui Integrasi Data Kependudukan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:00 WIB

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 November 2026 - 17:52 WIB

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 November 2026 - 17:10 WIB

Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional

Senin, 2 November 2026 - 17:02 WIB

​Bukan Cuma Cari Kerja! Anak Muda Lampung Didorong Jadi Bos Lewat Vokasi Industri

Berita Terbaru


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara kepada awak media di South Lawn Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 16 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 Nov 2026 - 21:00 WIB


Upacara pemakaman komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Abbas Nilforoushan, yang tewas bersama pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dalam serangan udara Israel di Lebanon akhir September, digelar di Teheran, Iran, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 Nov 2026 - 17:52 WIB

Ketua Pelaksana Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta Arifin Zain (ketiga dari kiri), Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia Chen Wu (tengah), Direktur Sekolah Terintegrasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nandana Aditya Bhaswara (ketiga dari kanan), dan Wakil Direktur Utama Chinese Testing International (CTI) Liu Xiaolong (kedua dari kanan) saat membuka 2026 11th Indonesia HSK Study in China and Career Expo yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada 1 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 Nov 2026 - 17:27 WIB

Foto yang diabadikan pada 29 Juli 2026 ini memperlihatkan kerusakan pada markas besar kelompok paramiliter Irak, Pasukan Mobilisasi Rakyat  di Mosul, Irak. (Xinhua)

Berita Utama

Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional

Senin, 2 Nov 2026 - 17:10 WIB