Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pelayanan Merak-Bakauheni masih Berjalan

Minggu, 6 September 2026 | 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung bersama instansi terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau, termasuk potensi dampaknya terhadap pelayanan transportasi dan mobilitas masyarakat di lintasan Merak–Bakauheni.

Hingga Sabtu (5/9/2026), pelayanan penyeberangan pada lintasan Merak–Bakauheni masih berjalan normal. Cabang Merak dan Cabang Bakauheni tetap melayani pengguna jasa dengan memperhatikan kondisi cuaca, perairan, serta perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Soembogo, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan pelayanan transportasi tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Pelayanan Merak–Bakauheni masih berjalan. Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Aspek keselamatan menjadi prioritas dalam setiap langkah operasional,” ujar Bambang.

Menurutnya, perkembangan kondisi di wilayah Selat Sunda akan terus dipantau. Apabila terdapat perubahan situasi yang berpotensi memengaruhi keselamatan pelayaran, langkah penanganan akan dilakukan berdasarkan informasi teknis dan arahan dari otoritas yang berwenang.

Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) juga memastikan operasional layanan penyeberangan Merak–Bakauheni hingga saat ini masih berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Warga Jalan Punai Kena Prank? Jembatan Way Umban Tak Prioritas 

ASDP terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau yang saat ini berada pada Level III (Siaga). Pemantauan dilakukan secara intensif bersama instansi terkait sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jasa dan petugas di lapangan.

Selain sektor penyeberangan, aktivitas abu vulkanik juga berdampak terhadap sejumlah penerbangan yang melayani Bandara Radin Inten II (TKG). Berdasarkan laporan operasional pada Sabtu (5/9/2026), terdapat penerbangan yang mengalami return to base maupun pembatalan akibat kondisi abu vulkanik di sekitar aerodrome.

Untuk penerbangan pada Minggu (6/9/2026), otoritas bandara menyiapkan langkah mitigasi melalui pemantauan kondisi abu vulkanik sebelum menentukan status operasional penerbangan.

Rencananya, paper test dilakukan mulai pukul 05.00 hingga 07.00 waktu setempat. Apabila hasil pemantauan menunjukkan kondisi negatif abu vulkanik, maka status operasional aerodrome akan disesuaikan melalui penerbitan kebijakan NOTAM (Notice to Airmen atau Notice to Air Missions), yaitu pemberitahuan resmi yang berisi informasi penting mengenai kondisi, perubahan, atau potensi bahaya pada fasilitas, layanan, dan prosedur penerbangan yang bersifat penting serta berjangka waktu pendek.

Baca Juga:  BPBD Lampung Utara Berbenah Hadapi Musim Penghujan

Pengaturan tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian kepada maskapai sekaligus mengantisipasi potensi penumpukan penumpang apabila kondisi abu vulkanik masih memengaruhi keselamatan penerbangan.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan dengan mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi. Masyarakat yang akan melakukan perjalanan juga diharapkan memperhatikan informasi terbaru dari operator transportasi dan arahan petugas di lapangan.

“Yang terpenting masyarakat tidak perlu panik. Tetap waspada, ikuti informasi resmi dan arahan petugas. Setiap perkembangan akan terus kami koordinasikan dan evaluasi,” kata Bambang.

Pemerintah Provinsi Lampung bersama seluruh instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan pelayanan transportasi tetap berlangsung secara aman, tertib, dan sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan. (Pemerintah Provinsi Lampung).


Penulis : Desty


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Bakauheni

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Berita Terbaru

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB

Berita Utama

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:20 WIB

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB

Noor Sona Maesana Mushonnif, staf khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memberi pidato pada acara Dialog Global South: Forum Meja Bundar Tiongkok-Indonesia di Jakarta, 19 Oktober, 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:23 WIB