Gubernur Sulteng Sulap Poso Jadi Lumbung Pangan

Kamis, 16 November 2023 | 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Pembanguan pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Tengah terus dikebut dalam rangka menyiapkan diri sebagai daerah penyangga ibukota negara Nusantara (IKN).

Sulawesi Tengah juga menyiapkan diri sebagai pemain pangan lokal di industri pertambangan berskala internasional yang berinvestasi di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara.

Gubernur Rusdy Mastura, mengatakan sejak 14 Januari 2022 pihaknya telah mengeluarkan surat investasi kepada PT Agro Beja Kemanyangan di dataran Napu, Kecamatan Lore Timur Kabupaten Poso seluas 2.300 hektare.

Menurut Gubernur, perusahaan itu berinvestasi dalam mengolah lahan pertanian sebagai kawasan pangan dan holtikultura.

“Kawasan pangan Napu tersebut bertujuan untuk suplai pangan ke IKN, juga ke industri strategis nasional yaitu pertambangan di Morowali dan Morowali Utara,” kata Gubernur, pasca melaporkan program pembangunan yang mendukung kebijakan Pusat dalam hal pangan, investasi dan pemberdayaan masyarakat kepada Presiden Jokowi, di Jakarta.

Baca Juga:  Volume Kendaraan Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW 2026 di Tol Bakter Meningkat 13%

‘’Bayangkan industri itu sudah jalan dan suplai pangan dari luar Sulteng. Ini setahun lagi sudah akan kita sendiri yang suplai di perusahaan tambang internasional itu. Petani kita akan suplai sayur mayur dan pangan lainnya,’’ ujar Gubernur.

Deradikalisasi Poso

Selanjutnya, kata Gubernur, selain IKN dan suplai pangan industri tambang, alasan investasi pangan diprioritaskan Sulteng termasuk untuk mendukung program Deradikalisasi di Poso.

‘’Akan ada lahan nanti dikelola dalam program deradikalisasi. Tujuan menyerap untuk bersama-sama mengelola. Semua akan menjadi pemain bukan penonton,” katanya.

“Saya kira Itu tiga alasan subtansi mengapa Napu perlu investasi di bidang pangan. Jadi Jakarta jangan seenaknya saja pakai istilah bank-bank apa itu?,’’ ujar Gubernur yang akrab dengan sapaan Cudy.

Baca Juga:  IRGC Iran Janji Segera Beri "Hukuman" ke AS

Investasi PT Agro Beja Kemanyangan

PT Agro Beja Kemanyangan sudah mengelola setelah memperoleh izin investasi. Saat ini dalam proses pemetaan dan kegiatan lainnya.

Pihak PT Agro Beja Kemanyangan, Frans Utomo Lin menyebut perusahaannya melakukan investasi produktif.

Selain untuk kesiapan pangan usaha skala besar juga untuk pemberdayaan masyarakat sekitar dan membuka lapangan kerja di Poso.

Pihaknya, membuktikan keseriusan sejak 2022 telah melakukan kegiatan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku dalam hal investasi.

’Kita terus melakukan kegiatan di Napu sesuai peraturan. Kita dukung Poso menjadi kaya akan sumberdaya pertanian. Hingga kini semua sementara jalan, dengan baik,’ katanya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu
PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi
Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah
Paradoks Interaksi Warganet Indonesia di Media Sosial
Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan
Kemdiktisaintek: Pendidikan Gratis Hingga PT Masih di Hitung
Gubernur Mirza: Pelayanan Makin Mudah, Pajak untuk Masyarakat
Aktivitas GAK Menurun dari Siaga ke Waspada

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:22 WIB

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu

Selasa, 22 September 2026 - 16:12 WIB

PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi

Selasa, 22 September 2026 - 16:00 WIB

Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 22 September 2026 - 15:51 WIB

Paradoks Interaksi Warganet Indonesia di Media Sosial

Selasa, 22 September 2026 - 13:40 WIB

Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan

Berita Terbaru

Uang Tekenan Purbaya Diburu [LL]

Berita Utama

Uang Rp100 Ribu Th 2026 Tandatangan Purbaya Diburu

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:22 WIB

Anak-anak pengungsi berdiri di dekat tenda mereka di sebuah kamp di pinggiran Aden, Yaman. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:12 WIB

Perkuat Karakter Pramuka Dukung Pembangunan Lampung [Pl]

Berita Utama

Perkuat Karakter Pramuka, Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:00 WIB

Didit Putra Erlangga [Xin]

#indonesiaswasembada

Paradoks Interaksi Warganet Indonesia di Media Sosial

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:51 WIB

DPR RI Diskusikan Kapal Indonesia yang banyak Tua

Berita Utama

Mori Hanafi: Kapal Tua Lemah Sistem Keselamatan

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:40 WIB