Gubernur Arinal selanjutnya menjelaskan bahwa saat ini, Pemerintah Provinsi Lampung sedang fokus pada program-program yang pro terhadap kepentingan masyarakat untuk menekan angka kemiskinan sehingga diharapkan akan meningkatkan perekonomian Lampung.
Salah satunya, Program Kartu Petani Berjaya (KPB) yang merupakan program unggulan yang berperan penting bagi peningkatan produksi petani di Provinsi Lampung melalui kemudahan akses dalam memperoleh benih, bibit, hingga pupuk. Selain itu juga memberikan beasiswa bagi keluarga petani miskin, akses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta pelayanan asuransi usaha tani/ternak.
“Saya mengharapkan para pelaku industri jasa keuangan agar dapat terus bersama-sama dan bersinergi bersama Pemerintah Provinsi Lampung untuk berpartisipasi aktif serta memberikan dukungan terhadap program KPB, serta saya berharap sektor jasa keuangan dapat terus berkiprah dalam membangun Lampung,” harap Gubernur Arinal.
Sementara itu, Ketua Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Lampung, Budiyono mengatakan bahwa momentum silaturahmi ini merupakan langkah untuk meningkatkan kebersamaan, kohesivitas, serta sinergitas untuk bersama-sama membangun Lampung menjadi lebih baik lagi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung.
Budiyono yang juga menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung ini selanjutnya menjelaskan bahwa Pemerintah saat ini mendorong digitalisasi di berbagai bidang guna melakukan efisiensi dengan pola-pola yang sistematis.
“Jadi Pak Gubernur, KPB menjadi e-KPB merupakan langkah yang tepat, sehingga tidak lagi mendasarkan pada kartu fisik dan mengarah pada digitalisasi dengan menggunakan sarana elektronik,” terang Budiyono.
Di akhir sambutannya, Budiyono mengajak seluruh stakeholder terkait untuk terus bersinergi yang diimplementasikan ke dalam langkah-langkah konkret demi kemajuan Provinsi Lampung. ##
1 2
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
Halaman : 1 2
















