Gubernur Mirza Dukung Pelatihan Bahasa Jerman bagi Generasi Muda Lampung

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG —- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menerima audiensi dari jajaran pengurus Sieger Lingua International bersama Santri Entrepreneur Indonesia di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Rabu (29/7/26). Pertemuan ini membahas langkah strategis akselerasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) serta penyiapan tenaga kerja terampil asal Provinsi Lampung untuk menembus pasar kerja internasional, khususnya di Negara Jerman.

​Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Pimpinan Sieger Lingua International Mofaje S. Caropeboka, Pimpinan Santri Enterpreneur Indonesia Tri Joko Margono, serta 20 peserta penerima beasiswa pelatihan bahasa Jerman.

​Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya reorientasi pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas SDM. Menurutnya, pondasi utama kemajuan sebuah peradaban dan daerah terletak pada keandalan kapasitas manusia, bukan hanya bertumpu pada kekayaan sumber daya alam semata.

​”Rumus peradaban dari dahulu hingga sekarang tetap sama, yaitu perbaikan SDM. Meskipun daerah memiliki potensi kekayaan alam yang besar, tanpa SDM yang berkualitas, potensi tersebut tidak akan memberikan kesejahteraan yang optimal bagi masyarakat,” ujar Gubernur.

​Gubernur memaparkan tantangan ketenagakerjaan di Provinsi Lampung, di mana setiap tahunnya terdapat puluhan ribu lulusan SMA/SMK dan perguruan tinggi yang membutuhkan penyaluran kerja secara produktif. Di sisi lain, laju investasi domestik memiliki keterbatasan dalam menyerap seluruh angkatan kerja baru.

Baca Juga:  Lampung Kuatkan Rantai Distribusi, Tekan Inflasi

​Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong secara masif program Migran Vokasi sebagai solusi konkret membuka peluang kerja global. Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan pengiriman tenaga kerja terampil di sektor formal hingga mencapai 15.000 orang per tahun dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

​”Kita ingin mengubah paradigma pengiriman pekerja migran. Pemerintah Provinsi Lampung fokus pada pengiriman tenaga kerja formal berketerampilan (skilled labor), seperti tenaga kesehatan dan teknisi, bukan lagi sektor informal. Kendala utama sektor formal adalah penguasaan bahasa dan mentalitas. Di sinilah peran penting kolaborasi bersama lembaga pelatihan seperti Sieger Lingua dan Santri Entrepreneur,” tegas Gubernur.

​Gubernur juga menyampaikan komitmennya untuk memfasilitasi kebutuhan sarana dan prasarana pelatihan bahasa Jerman di Lampung, termasuk mendorong kolaborasi dengan akademi keperawatan dan perguruan tinggi daerah agar para mahasiswa di tingkat akhir dapat langsung mengikuti pembekalan bahasa dan keterampilan secara paralel.

Baca Juga:  Misbakhun : Disiplin Fiskal Jadi Kunci Indonesia Tetap Dipercaya Keputusan S&P

​Sementara itu, perwakilan Sieger Lingua International dan Santri Entrepreneur Indonesia menyampaikan bahwa program beasiswa pelatihan bahasa Jerman yang dijalankan saat ini tidak hanya memberikan penguasaan bahasa tingkat B1, melainkan juga menyediakan fasilitas asrama gratis serta penguatan nilai-nilai karakter, keagamaan, dan kewirausahaan. Hal ini dimaksudkan agar para PMI formal asal Lampung memiliki ketahanan mental, integritas, serta jiwa wirausaha saat kembali ke tanah air kelak.

Di kesempatan yang sama, juga disampaikan permohonan dukungan gubernur terkait penambahan tenaga pengajar bahasa Jerman agar daya tampung program dapat ditingkatkan secara signifikan.

​Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, lembaga pelatihan vokasi, dan mitra internasional, diharapkan para pekerja migran asal Lampung mampu menjadi agen perubahan yang membawa transfer pengetahuan, modal usaha, dan pengalaman internasional untuk membangun perekonomian daerah di masa mendatang. []


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : Pemprov Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai
19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini
Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur
Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI
Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF
Iran Siap Nego Damai, Kalau AS Gak Dustai MOU
Bahaya, Wabah Flu Burung Naik Lagi
Rial Kalbadi Pimpin Langit Biru Indonesia ASRI Way Kanan 

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:26 WIB

19 Tahun Warga Menanti, Bupati Egi Pastikan Akses Baru Ranji Diperbaiki Tahun Ini

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:14 WIB

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Berita Terbaru

Bagi-bagi Air di Musim Kemarau [Nr]

#indonesiaswasembada

Polres Mesuji Bantu Air Bersih untuk Warga Desa Labuhan Permai

Minggu, 9 Agu 2026 - 23:25 WIB

Pasukan Houthi di Yaman

#indonesiaswasembada

Yaman Kian tak Aman, Milisi Houthi Terus Menggempur

Minggu, 9 Agu 2026 - 17:22 WIB

Sekdaprov Dr Marindo Kurniawan Saat Membaca Sambutan Gubernur Lampung di FKPP di Lampung Selatan [Lin]

#indonesiaswasembada

Tantangan Ponpes Kian Berat, Berhadapan dengan Tekhnologi dan AI

Minggu, 9 Agu 2026 - 10:14 WIB

Ilustrasi Berita Mata-Mata

#indonesiaswasembada

Rahasia PBB Bocor, Ada Mata-mata Israel di UNICEF

Minggu, 9 Agu 2026 - 09:48 WIB