Gubernur Lampung Fokus Tata Kelola Ekonomi dan Infrastruktur

Minggu, 23 Maret 2025 | 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG– Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengungkapkan berbagai permasalahan yang dihadapi Provinsi Lampung saat ini, terutama di sektor ekonomi dan infrastruktur.

“Permasalahan fundamental lampung ini, PDRB kita besar, tapi pendapatan masyarakat kita kecil. Itu artinya kekayaan lampung ini tidak mengalir ke masyarakat lampung,” kata Gubernur.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Mirza saat menghadiri kegiatan bertema “100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Mirza – Jihan Menuju Lampung Maju” yang digelar Pemred Club Lampung di Akar Hotel, Sabtu (22/3/2025).

Gubernur menjelaskan bahwa Lampung memiliki PDRB yang besar. Namun hal tersebut tidak dibarengi dengan meningkatnya pendapatan masyarakat. Gubernur mengungkapkan bahwa hampir 70 persen perputaran uang di Lampung justru mengalir ke luar Lampung.

Baca Juga:  PBB Kecam Serangan Houthi yang Berlanjut ke Arab Saudi

“Ternyata uang yang beredar di masyarakat yang hampir 70 persen ke luar lampung karena tidak ditata dengan baik. Maka tugasnya pemerintah itu, pertama, mengelola anggaran,” tambahnya lagi.

Oleh karenanya, salah satu hal utama yang akan dilakukan Gubernur Mirza adalah dengan memperbaiki serta mengoptimalkan tata kelola anggaran dan tata niaga agar kesejahteraan masyarakat Lampung dapat segera terwujud.

Selain mengoptimalkan tata kelola anggaran dan tata niaga, hal lain yang akan dilakukan Gubernur untuk meningkatkan PAD yaitu dengan mendorong pendapatan dari sektor pajak kendaraan. Hal ini, kata Gubernur, untuk membantu keterbatasan anggaran dalam melakukan perbaikan infrastruktur jalan di seluruh Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Perubahan APBD 2026 Disepakati, Pemprov Lampung Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi

Gubernur kemudian menjelaskan, saat ini meski di tengah keterbatasan anggaran, prioritas utama dengan anggaran Rp450 miliar perbaikan jalan di 100 hari kerja.

Di akhir kegiatan, Gubernur meminta dukungan dari seluruh stakeholder dan elemen masyarakat untuk berkolaborasi mewujudkan Lampung Maju menuju Indonesia Emas.

Sementara itu, koordinator Pemred Club Herman Batin Mangku menjelaskan bahwa Pemred Club terbentuk secara alami berdasar semangat kebersamaan dan kedekatan emosional para jurnalis.

Pemred Club juga menjadi wadah para jurnalis untuk saling mengingatkan di tengah derasnya perkembangan media online saat ini.


Penulis : Romy Agus


Editor : Nara


Sumber Berita : Diskominfotik

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Qatar Sebut Terus Jembatani Perbedaan AS-Iran
Tiongkok-Indonesia Buka Peluang Investasi Dua Arah
Tembus 3 Besar Nasional, Lampung Selatan Buktikan Kualitas di PPD 2026
Selter Eselon II Lampung Utara Dipertanyakan, Seleksi Puluhan Berkas Pelamar Dipelototi Seharian Rampung
HMI Kotabumi Fasilitasi Aspirasi Warga Binaan
Warga Jalan Punai Kena Prank? Jembatan Way Umban Tak Prioritas 
Tingkatkan SDM ASN, Disdik Way Kanan Gelar Diklat
Kiki, Gebyar PAUD Ajang Anak Usia Dini Unjuk Kebolehan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 23:55 WIB

Qatar Sebut Terus Jembatani Perbedaan AS-Iran

Rabu, 30 September 2026 - 23:47 WIB

Tiongkok-Indonesia Buka Peluang Investasi Dua Arah

Rabu, 30 September 2026 - 20:17 WIB

Tembus 3 Besar Nasional, Lampung Selatan Buktikan Kualitas di PPD 2026

Rabu, 30 September 2026 - 20:12 WIB

Selter Eselon II Lampung Utara Dipertanyakan, Seleksi Puluhan Berkas Pelamar Dipelototi Seharian Rampung

Rabu, 30 September 2026 - 19:40 WIB

HMI Kotabumi Fasilitasi Aspirasi Warga Binaan

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 23 Maret 2026 ini menunjukkan sebuah bangunan yang hancur di daerah permukiman usai serangan gabungan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran di Teheran, Iran. (Xinhua)

Berita Utama

Qatar Sebut Terus Jembatani Perbedaan AS-Iran

Rabu, 30 Sep 2026 - 23:55 WIB


Foto yang diabadikan pada 11 September 2026 ini menunjukkan suasana di Pameran Investasi dan Perdagangan Internasional Tiongkok (CIFIT) ke-26 yang digelar di Kota Xiamen, Tiongkok timur. (Xinhua)

Beijing

Tiongkok-Indonesia Buka Peluang Investasi Dua Arah

Rabu, 30 Sep 2026 - 23:47 WIB

Berita Utama

HMI Kotabumi Fasilitasi Aspirasi Warga Binaan

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:40 WIB