Gubernur Hadiri Konferwil XI NU Lampung

Sabtu, 29 Juli 2023 | 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Annisa

METRO —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Pembukaan Konferensi Wilayah XI Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Lampung Tahun 2023, yang dibuka langsung oleh Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf, di GOR Universitas Ma’arif Metro, Sabtu (29/07/2023).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug secara elektronik oleh K.H. Yahya Cholil Staquf, didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, serta Ketua PWNU Provinsi Lampung.

Kemudian dilakukan penandatanganan prasasti oleh Ketua PBNU dengan disaksikan Gubernur Lampung sebagai tanda meresmikan Universitas Ma’arif Lampung, serta Gedung Klinik NU di Kota Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Gubernur Arinal menyampaikan selamat datang kepada Ketua Umum PBNU yang akrab disapa Gus Yahya yang hadir bersama Sekretaris Jenderal PBNU H. Syaifullah Yusuf (Gus Ipul), di Provinsi Lampung.

“Saya ucapkan terima kasih dan mengapresiasi Kepada Bapak Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, karena telah berkenan hadir di Provinsi Lampung yang kita cintai ini,” ujar Arinal.

Gubernur Arinal melihat Nahdlatul Ulama di Provinsi Lampung telah banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan dan kemajuan Provinsi Lampung. Tidak hanya pembangunan dalam bidang religi tetapi juga dalam bidang sosial, ekonomi dan bidang lainnya.

“Saya merasa bangga dapat hadir di tengah-tengah Saudara-saudara sekalian, dalam momentum yang begitu berarti bagi perjalanan NU di Lampung,” ungkap Gubernur.

Baca Juga:  Sugiat Minta Kader Gerindra Sumut di Eksekutif dan Legislatif Jadi 'Jubir' Prabowo

Acara konferensi wilayah ke XI merupakan momentum penting untuk merefleksikan perjalanan perjuangan NU selama ini, mengevaluasi prestasi, dan merumuskan langkah-langkah strategis ke depan.

Gubernur Arinal berpesan untuk menjadikan konferensi wilayah ini sebagai wadah yang penuh berkah untuk memperkuat solidaritas dan sinergi antar anggota NU di Lampung.

“Jadikanlah momentum ini sebagai inspirasi dan semangat baru dalam menghadapi masa depan yang penuh harapan,” katanya.

Gubernur Arinal berharap konferensi wilayah ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat dalam membangun kemandirian Ekonomi NU, serta Pimpinan NU Lampung kedepan dapat terus bersinergi dengan Pemerintah, guna membangun Provinsi Lampung.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf mengungkapkan kebahagiaannya dapat turut hadir di tengah-tengah konferensi wilayah ke XI di Universitas Ma’arif Lampung.

Dalam sambutannya yang sekaligus membuka Konferensi Wilayah Ke XI Provinsi Lampung Tahun 2023, Gus Yahya menekankan untuk para pengurus Wilayah, Cabang, maupun Ranting untuk tetap solid dalam berorganisasi.

“Nahdlatul Ulama merupakan organisasi islam terbesar di Indonesia, yang dirikan pada tanggal 31 Januari 1926 di kota Surabaya. NU merupakan gerakan Islam yang berkomitmen untuk memperkuat ajaran Islam yang tradisional, menjaga persatuan umat Muslim, serta berperan aktif dalam pembangunan sosial dan politik di Indonesia,” ujar Gus Yahya.

Baca Juga:  Kepala BPBD Lampung Aswarodi: Tenang.......

Gus Yahya mengatakan bahwa Konferwil XI di Provinsi Lampung merupakan yang pertama di Indonesia untuk PWNU klasifikasi A dengan peserta terbanyak dan sistem baru hasil dari Muktamar PBNU ke-34. Sehingga ini akan menjadi contoh, role model, bagi PWNU lainnya.

Seperti diketahui, pada Konferensi Wilayah (Konferwil) XI Nahdlatul Ulama (NU) Lampung terdapat 964 peserta undangan resmi dari unsur Pengurus Cabang (PC) NU dan Majelis Wilayah Cabang (MWC) NU se-Provinsi Lampung ini. Namun pemilihan Ketua PWNU Lampung hanya 241 suara dari perwakilan PCNU dan MWNU.

Gus Yahya berharap proses Konferwil dapat dilaksanakan dengan baik sehingga menciptakan keputusan yang baik dan dirahmati Allah SWT.

Setelah mengikuti pembukaan Konferwil XI Nahdlatul Ulama, Gubernur Arinal Djunaidi memberikan bantuan kepada warga di sektiar Universitas Ma’arif Lampung berupa 2 buah kursi roda dan 12 paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat penerima bantuan Program Keluarga Harapan. (Adpim) ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 
Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat
Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan
Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran
Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan
Tiongkok-Indonesia Komit Perdalam Pertukaran dan Kerja Sama
Mahfud MD : Nusron Wahid Seharusnya Mundur
DPD Dan ICMI Bahas Regulasi A1 dan Penataan Demokrasi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:56 WIB

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 

Senin, 21 September 2026 - 21:52 WIB

Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan

Senin, 21 September 2026 - 21:25 WIB

Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran

Senin, 21 September 2026 - 21:21 WIB

Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 

Senin, 21 Sep 2026 - 21:56 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat

Senin, 21 Sep 2026 - 21:52 WIB

Jurnalis Simpulindonesia.com melaporkan penanggung jawab PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS), Muhamad Aris alias Pongki, ke Polda Sultra.

#indonesiaswasembada

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan

Senin, 21 Sep 2026 - 21:32 WIB

WARGA Iran sumpah setia dengan pemimpinn barunya, Mojtaba Khamenei, di Lapangan Enghelab di Teheran, Iran. [Xin]

#indonesiaswasembada

Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran

Senin, 21 Sep 2026 - 21:25 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan telepon seluler ini memperlihatkan kapal-kapal dagang yang terjebak di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xin)

#indonesiaswasembada

Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan

Senin, 21 Sep 2026 - 21:21 WIB