Gerakan Wakaf Pendidikan Islam Ikhtiar Kolektif Menyongsong Indonesia Emas

Senin, 18 Agustus 2025 | 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama RI dan Rektor UIN RIL

Menteri Agama RI dan Rektor UIN RIL

BANDAR LAMPUNG – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin, M.Ag., Ph.D., menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Wakaf Pendidikan Islam yang secara resmi diluncurkan oleh Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, MA, pada 16 Agustus 2025. Gerakan ini menjadi terobosan penting dalam memperkuat peran wakaf produktif sebagai instrumen pembangunan pendidikan Islam sekaligus motor penggerak ekonomi nasional berbasis filantropi.

Menurut Prof Wan, UIN Raden Intan Lampung siap berperan aktif mendukung agenda besar Kementerian Agama tersebut. Wakaf tidak  boleh hanya dipahami sebatas ibadah individual, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang luas dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun peradaban. “Kami melihat Gerakan Wakaf Pendidikan Islam sebagai momentum strategis untuk melahirkan generasi unggul yang berakhlak mulia dan memiliki daya saing global. UIN Raden Intan Lampung akan terus mendorong sivitas akademika untuk ikut terlibat aktif dalam budaya filantropi ini,” ujarnya, Senin (18/8/2025).

Rektor juga menyoroti bahwa selama ini wakaf di Indonesia belum dikelola secara maksimal, sehingga kontribusinya terhadap pendidikan masih sangat terbatas. Dengan hadirnya gerakan nasional ini, ia berharap tata kelola wakaf di lingkungan kampus maupun masyarakat dapat lebih produktif, transparan, dan berdaya guna. Ia menekankan bahwa UIN Raden Intan Lampung siap mengembangkan program-program inovatif yang menjadikan wakaf sebagai sumber pendanaan alternatif untuk penguatan riset, beasiswa mahasiswa, dan pembangunan sarana pendidikan.

Baca Juga:  Kaesang Hadiri Rakorwil PSI Lampung, Very Fardinalsyah Resmi Nakhodai PSI Mesuji

Peraih Santri of The Year 2024 untuk kategori Santri Inspiratif Bidang Pendidikan itu menambahkan, wakaf telah lama menjadi tradisi luhur dalam kehidupan umat Islam di Indonesia. Selama berabad-abad, umat menyalurkan wakaf dalam bentuk tanah untuk masjid, pesantren, sekolah, makam, atau fasilitas sosial lain. Praktik ini mencerminkan spirit filantropi yang kuat, yakni semangat memberi demi kemaslahatan bersama. Namun, di era modern dengan tantangan pembangunan yang semakin kompleks, paradigma wakaf perlu ditransformasikan. Spirit filantropi tidak cukup bila berhenti pada pola konsumtif, ia harus berkembang menjadi strategi pembangunan nasional yang produktif, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan agenda kesejahteraan bangsa sehingga memerlukan penguatan ekosistem wakaf produktif.

Penguatan ekosistem wakaf produktif juga akan mendukung pencapaian misi universitas, sekaligus menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia juga melihat gerakan ini dapat memperkuat peran kampus dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung, yang memiliki potensi besar dalam bidang wakaf tanah maupun wakaf uang.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama civitas akademika, alumni, dan mitra strategis kampus, untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Wakaf Pendidikan Islam. Ini adalah ikhtiar kolektif yang tidak hanya mendukung pembangunan pendidikan, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata kita bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Baca Juga:  Transportasi Nasional Harus Berorientasi Keselamatan Manusia

Seperti diketahui, Gerakan Wakaf untuk Dana Abadi Pendidikan Islam resmi diluncurkan Kementerian Agama RI. Wakaf ini untuk mendukung pengembangan pendidikan Islam.  Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pendidikan tidak hanya membutuhkan dukungan anggaran, tetapi juga partisipasi masyarakat melalui instrumen syariah yang produktif.

Gerakan Wakaf Pendidikan Islam ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi keagamaan Islam.  “Kita ingin memastikan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga semakin maju dan berdaya saing,”kata Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, MA, di Jakarta, Sabtu (16/8/2025).

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Prof Suyitno menegaskan bahwa gerakan ini sejalan dengan instruksi presiden untuk menggalang dana umat melalui zakat dan wakaf. “Potensi zakat nasional mencapai Rp108 triliun, namun realisasinya masih rendah. Padahal, kebutuhan dana filantropi di lingkungan pendidikan Islam sangat besar,” ujarnya.

Gerakan ini menyasar mulai dari siswa-siswi Muslim, guru Pendidikan Agama Islam, siswa-siswi madrasah, guru madrasah, mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, negeri maupun swasta, serta stakeholders pendidikan Islam di Indonesia.


Penulis : Yulizar Kundo


Editor : Ahmad Novriwan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

BC Lampung Tidur Siang! Abaikan Perintah Menkeu, Peredaran Rokok Ilegal Marak
Anggaran TA Rp 16,5 M Gimana Ngakalinnya ya?
Tim Jibom Brimob Lampung Musnahkan Dua Granat Temuan di Polres Way Kanan
Kurangi Ketergantungan Impor, HKA Ajak Ekosistem Dorong Asbuton untuk Infrastruktur Nasional
Muzani : Polemik Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Diulang
Polres Mesuji dan Polsek Jajaran Gelar Pengamanan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Al-Masih  
Pasar Murah Minyakita di Kotabumi Diserbu Warga, Disdag Lampung Utara Optimistis Tekan Harga
Mirza Teken MOU dengan Malaysia soal Energi Terbarukan

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:35 WIB

BC Lampung Tidur Siang! Abaikan Perintah Menkeu, Peredaran Rokok Ilegal Marak

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:46 WIB

Anggaran TA Rp 16,5 M Gimana Ngakalinnya ya?

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:53 WIB

Tim Jibom Brimob Lampung Musnahkan Dua Granat Temuan di Polres Way Kanan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:51 WIB

Kurangi Ketergantungan Impor, HKA Ajak Ekosistem Dorong Asbuton untuk Infrastruktur Nasional

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:45 WIB

Muzani : Polemik Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Diulang

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Anggaran TA Rp 16,5 M Gimana Ngakalinnya ya?

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:46 WIB

#indonesiaswasembada

Tim Jibom Brimob Lampung Musnahkan Dua Granat Temuan di Polres Way Kanan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:53 WIB

#indonesiaswasembada

Muzani : Polemik Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Diulang

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:45 WIB