Gerakan Pangan Murah, Solusi Pro Rakyat?

Rabu, 6 Maret 2024 | 12:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Melly

Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang di Kampung Tiuh Tohou, Kecamatan Menggala, Kabupaten setempat, Rabu (06/03) dihadiri oleh Pj. Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudratul Ikhwan, MM, Kajari Tulang Bawang yang diwakili Kasi Datun, Nurhayati, SH, MH, Kepala Bulog KC. Pagar Dewa, Ichsan Nurul Hakim, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Ir. Anthoni, MM, Kadis Pertanian, Ir. Nurmansyah, Kadis Ketahanan Pangan, Hariyanto, Camat Menggala, Sopiyanto, SH, MH, dan Kepala Kampung Tiuh Tohou, Abdurohim.

AKBP James H Hutajulu menyebutkan, kegiatan ini sebagai wujud program pro rakyat, “Sebagai wujud sinergitas dan mendukung penuh program pemerintah yang pro rakyat, saya bersama PJU Polres menghadiri secara langsung kegiatan gerakan pangan murah (GPM) di Kampung Tiuh Tohou”.

Baca Juga:  Lewat Seni Islami, Lampung Dorong Generasi Muda Berkarakter

Lanjutnya, kegiatan GPM ini dilakukan sebagai bentuk stabilisasi harga dan pasokan sembako yang ada di Kabupaten Tulang Bawang yang berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur karena harga yang dijual pada kegiatan ini, dibawah harga pasaran sehingga masyarakat akan sangat terbantu.

Kegiatan ini tentunya dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan 1445 H/2024 M yang tinggal menghitung hari. Namun masalahnya, bukan saat menjelang Ramadhan saja masyarakat membutuhkan bahan pangan yang murah dan terjangkau.

Baca Juga:  Kemarau, Waduk Tandon Krisak Kering Kerontang

Gerakan pangan murah ini memang akan sedikit memberikan rasa senang kepada sebagian masyarakat, tetapi bukan untuk jangka waktu yang lama.

Usaha yang dilakukan pemerintah daerah sekarang ini dalam rangka membantu masyarakat agar kebutuhan pokoknya terpenuhi adalah solusi yang terlalu pragmatis alias bukan solusi hakiki.

Menjaga stabilitas harga sesaat lewat GPM namun tetap menaikkan harga bahan pokok normal bukan menjadi solusi yang mendasar dari permasalahan masyarakat miskin.

 

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menko AHY: Indonesia Harus Jadi kekuatan Berpengaruh
Bupati Ayu Buka TMMD Ke -130 TA 2026
39 Crash Cushion Perkuat Sistem Keselamatan di Tol BTB
Kasubsektor Bersama Camat RJU  Tangani ODGJ
Lampung Dukung Kontingen LPTG Ikuti Swayamvara Tripitaka Gatha Nasional XII di Jambi
Rencanakan Program, Lurah Kasui Kunjungi Warganya
AS-Israel Penyebab Timbulnya Bahaya Lingkungan
Inafis Polres Mesuji Olah TKP Jasad Wanita di Kebun Sawit

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Menko AHY: Indonesia Harus Jadi kekuatan Berpengaruh

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Bupati Ayu Buka TMMD Ke -130 TA 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:47 WIB

39 Crash Cushion Perkuat Sistem Keselamatan di Tol BTB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Kasubsektor Bersama Camat RJU  Tangani ODGJ

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Lampung Dukung Kontingen LPTG Ikuti Swayamvara Tripitaka Gatha Nasional XII di Jambi

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia (RI) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato utama bertajuk

Berita Utama

Menko AHY: Indonesia Harus Jadi kekuatan Berpengaruh

Rabu, 14 Okt 2026 - 06:24 WIB

Berita TNI

Bupati Ayu Buka TMMD Ke -130 TA 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:55 WIB

Berita Utama

39 Crash Cushion Perkuat Sistem Keselamatan di Tol BTB

Selasa, 13 Okt 2026 - 18:47 WIB

Berita Utama

Kasubsektor Bersama Camat RJU  Tangani ODGJ

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:22 WIB