Ganjar “Tunggangi” KIB Lawan Mega

Rabu, 18 Januari 2023 | 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis
JAKARTA – Sikap politik Ketum Golkar Airlangga yang ‘taat’ kepada Joko Widodo soal pencalonan residen menguatkan Jika Megawati bakal ditinggalkan partai pendukung alias koalisi jika tidak merubah kemudi politik moncong putih.

Airlangga dengan Golkar plus PAN dan PPP yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Baru (KIB) merupakan kendaraan yang ‘disiapkan’ guna melawan PDIP-jika dalam penentuan capres dan wapres tak menguntungkan satu sama lain.

Kuatnya dugaan tersebut ini terlihat, tiga partai pendiri KIB anteng-anteng saja dan tak satupun ‘sempritan’ dialamatkan pada koalisi ini, meski ketiganya pendukung Jokowi alias pemerintah.

Baca Juga:  Fahd Sebagai Tersangka Suap HGB Sumarecon Bogor

Beda dengan Nasdem yang mendeklarasikan Anies. Sempritan, sindiran dan bola panas terus digelindingkan ke kubu Surya Paloh. Isu pencopotan menteri Nasdem di Kabinet Jokowi terus ditabuh. Meski Jokowi tak mau ambil resiko, jika menteri Nasdem dicopot akan memberi advanted bagi Anies dan Nasdem serta kawan koalisinya.

Jika loby kepentingan Mega dan Jokowi tak bertemu, kuat dugaan KIB akan memunculkan calon yang didukung Jokowi dan LBP cs. Karena PDIP bersikekeh dengan Puan atau Prabowo menjadi capresnya. KIB, atas restu Jokowi dan LBP menarungkan Ganjar-Erick. Nasdem, Demokrat  dan PKS akan bertemu pada pasangan Anies-AHY Anis-Aher atau Anies-Andika. Faktor munculnya Andika menjadi win-win bagi Demokrat dan PKS dalam perebutan kursi wakil presiden.

Baca Juga:  Ekonomi Konser Subur, Bisnis Sewa Ponsel Laris Manis

Skenario ini akan berubah total manakala Ganjar menjadi pilihan Mega. Dan atau Jenderal Andika masuk dalam reshuffle kabinet yang rencananya akan dilakukan Presiden Joko Widodo 2023.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tiongkok-Indonesia Komit Perdalam Pertukaran dan Kerja Sama
Mahfud MD : Nusron Wahid Seharusnya Mundur
DPD Dan ICMI Bahas Regulasi A1 dan Penataan Demokrasi
Lampung Jaga Daya Beli, Harga Cabai Meninggi
HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
BUMDes Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Desa
Gubernur Lampung Minta ASN Jadi Teladan
Lampung Begawi, Seriusi, Jangan Ditelan Bumi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:08 WIB

Tiongkok-Indonesia Komit Perdalam Pertukaran dan Kerja Sama

Senin, 21 September 2026 - 15:00 WIB

Mahfud MD : Nusron Wahid Seharusnya Mundur

Senin, 21 September 2026 - 14:47 WIB

DPD Dan ICMI Bahas Regulasi A1 dan Penataan Demokrasi

Senin, 21 September 2026 - 14:14 WIB

Lampung Jaga Daya Beli, Harga Cabai Meninggi

Senin, 21 September 2026 - 14:03 WIB

HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Berita Terbaru

Zhao Leji, ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional (NPC) Tiongkok, bertemu dengan Ahmad Muzani, ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Indonesia, di Beijing, ibu kota Tiongkok, pada 20 September 2026. [Xinhua]

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Komit Perdalam Pertukaran dan Kerja Sama

Senin, 21 Sep 2026 - 15:08 WIB

#indonesiaswasembada

Mahfud MD : Nusron Wahid Seharusnya Mundur

Senin, 21 Sep 2026 - 15:00 WIB

DPD dan ICMI bicara AI dan Demokrasi [HS]

#indonesiaswasembada

DPD Dan ICMI Bahas Regulasi A1 dan Penataan Demokrasi

Senin, 21 Sep 2026 - 14:47 WIB

#indonesiaswasembada

Lampung Jaga Daya Beli, Harga Cabai Meninggi

Senin, 21 Sep 2026 - 14:14 WIB

#indonesiaswasembada

HKA Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Senin, 21 Sep 2026 - 14:03 WIB