FTK UIN RIL Perkuat Kepemimpinan Pendidikan Islam yang Visioner dan Berkelanjutan

Senin, 27 Oktober 2025 | 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotabumi — Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kualitas dan arah pendidikan Islam di Indonesia. Salah satu langkah nyata diwujudlan melalui kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Kepemimpinan Pendidikan Islam yang Visioner, Adaptif, dan Berorientasi pada Keberlanjutan, yang digelar di Gedung Pusiban Kotabumi, pada 25–26 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama FTK UIN RIL dengan Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah) Kementerian Agama RI, dan menjadi wadah penguatan kapasitas kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan madrasah di wilayah Lampung Utara.

Agenda tersebut menjadi ruang diskusi dan penguatan gagasan tentang kepemimpinan pendidikan Islam yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga nilai-nilai keberlanjutan.

Kegiatan ini menghadirkan empat tema utama, yaitu (1) Kepemimpinan Pendidikan Islam yang visioner, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan; (2) Model-model Pembelajaran yang Menunjang Kurikulum Berbasis Cinta (KBC); (3) Seminar Ekoteologi dan Kesadaran Lingkungan untuk Pendidikan Islam Berkelanjutan; dan (4) Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan dalam Pengelolaan Teknologi dan Administrasi Pendidikan.

Para narasumber yang hadir dalam kegiatan ini meliputi Dr. Agung Sadayu (Kepala Perencanaan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Lampung), Prof. Dr. Hj. Nirva Diana, M.Pd. (Dekan FTK UIN RIL), dan Dr. Guntur Cahaya Kesuma, M.A..

Baca Juga:  Selama 14 Hari, Polres Mesuji dan Jajaran Terima Penyerahan 80 Pucuk Senpira dan 85 Butir Amunisi Dari Masyarakat  

Peserta kegiatan terdiri atas kepala sekolah, guru, dan pegawai madrasah di lingkungan MAN, MTsN, dan MIN se-Lampung Utara.

Dalam sambutannya, Dekan FTK UIN Raden Intan Lampung, Prof. Dr. Hj. Nirva Diana, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ruang untuk memperkuat semangat kepemimpinan di dunia pendidikan Islam.

“Kalau bicara pendidikan Islam, maka kita bicara guru, siswa, tenaga kependidikan, pengawas, juga bicara anggaran, kurikulum, aturan, dan tentu kepemimpinan,” ujarnya di hadapan peserta.

Prof. Nirva menekankan pentingnya meneladani kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang memiliki empat sifat utama: siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan), dan fathonah (cerdas).

“Kepala sekolah harus punya visi dan mimpi. Jiwa kepemimpinan itu harus hidup di guru-guru kita dan siswa-siswa kita. Pemimpin itu harus cerdas, bukan hanya secara intelektual, tapi juga secara emosional dan spiritual,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, keberlanjutan atau sustainability dalam kepemimpinan menjadi hal penting agar semangat perubahan tetap terjaga. “Harus kita jaga agar kepemimpinan ini berlanjut dan memberi dampak nyata,” ungkapnya.

Prof. Nirva berharap kegiatan ini membawa pencerahan bagi para peserta.

 

“Mudah-mudahan kegiatan ini membawa kecerahan bagi kita semua. Apa yang diperoleh di sini bisa dibawa ke sekolah masing-masing untuk meningkatkan mutu pendidikan, terutama pendidikan Islam,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program Ngopi (Ngobrol Pendidikan Islam) yang digagas oleh Kementerian Agama RI dan telah dilaksanakan di berbagai provinsi.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Dorong Peran Bidan Perkuat Deteksi Dini Kanker Serviks di Lampung

“Kami dari UIN RIL mendapat amanah untuk melaksanakan kegiatan ini, mendiskusikan tema-tema penting yang relevan dengan dunia pendidikan kita. Tak lupa kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang sudah hadir dan berpartisipasi,” tambahnya

Sementara itu, Dr. Agung Sadayu dalam pemaparannya menyoroti pentingnya peran kepala sekolah sebagai penentu arah dan kemajuan lembaga pendidikan. “Setiap orang punya mimpi, tapi yang menentukan baik buruknya sebuah sekolah adalah pemimpinnya,” katanya.

Menurutnya, tantangan saat ini adalah menemukan sosok kepala sekolah yang mampu menjadi role model bagi seluruh warga sekolah. “Sekolah yang baik pasti dipimpin oleh kepala sekolah yang visioner, yang bisa memikirkan dan melihat ke depan untuk kemajuan sekolahnya,” ujarnya menekankan.

Agung menambahkan bahwa seorang pemimpin harus mampu mengubah visi menjadi kenyataan. “Visi itu harus terukur dan disusun sesuai kebutuhan sekolah. Jangan sampai visi berlaku seumur hidup. Harus ada batas waktu agar selalu berkembang,” jelasnya.

Ia juga mencontohkan kepemimpinan Rasulullah SAW sebagai teladan. “Menjadi pemimpin itu tidak selalu menyenangkan semua orang. Tapi selama yang dilakukan benar, teruskan saja. Pemimpin sejati adalah yang memberikan arah dan menjadi contoh,” pungkasnya.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Polres Mesuji Sabet Juara II Penyerapan Jagung Bulog Terbaik Se-Polda Lampung
Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global
Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri
AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas
Bina Dalang Muda, Dinas Kebudayaan Yogyakarta Gelar Festival Dalang Anak dan Remaja 2026
Mahasiswa Indonesia Apresiasi Upaya Pelestarian Warisan Budaya China
LiuGong Mulai Bangun Pabrik Alat Berat di Karawang, Jawa Barat
Universal Studios Beijing akan Jadi Tuan Rumah Obstacle World Championships UIPM 2026
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:24 WIB

Polres Mesuji Sabet Juara II Penyerapan Jagung Bulog Terbaik Se-Polda Lampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:27 WIB

Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:58 WIB

Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:58 WIB

AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:34 WIB

Bina Dalang Muda, Dinas Kebudayaan Yogyakarta Gelar Festival Dalang Anak dan Remaja 2026

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Dave Laksono: Waspadai Dampak Konflik AS-Iran-Israel terhadap Ekonomi Global

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:27 WIB

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]

#indonesiaswasembada

Jazuli Juwaini Lepas 448 Mahasiswa KKN UNMA Mengabdi Kepelosok Negeri

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:58 WIB

#indonesiaswasembada

AS Kembali Lancarkan Serangan, Iran Siap Balas

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:58 WIB