FST UIN RIL dan Connect Lampung Gelar Cultural Exchange, Kenalkan Budaya Lampung kepada Tamu dari Amerika Serikat

Selasa, 19 Mei 2026 | 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) bekerja sama dengan Connect Lampung menggelar kegiatan Cultural Exchange: Introducing Lampung Culture to the World, Selasa (19/05/2026).[De]

Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) bekerja sama dengan Connect Lampung menggelar kegiatan Cultural Exchange: Introducing Lampung Culture to the World, Selasa (19/05/2026).[De]

BANDAR LAMPUNG – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) bekerja sama dengan Connect Lampung menggelar kegiatan Cultural Exchange: Introducing Lampung Culture to the World, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan ini menghadirkan empat tamu asal Georgia, Amerika Serikat, yang diajak untuk mengenal budaya Lampung sekaligus berinteraksi langsung dengan dosen dan mahasiswa FST. Diantaranya, Jeremy Borger, Austin Williams, Michael DuVall, dan Luke Burch.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Dr. Sovia Mas Ayu, M.A., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi bersama ConnectLampung tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang belajar sekaligus sarana memperkenalkan budaya Lampung kepada dunia internasional.

Ia mengatakan, bahasa bukan hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga dapat menjembatani berbagai kesempatan, termasuk peluang student exchange dan kesempatan global lainnya. Melalui pertukaran budaya seperti ini, mahasiswa juga dapat memperluas wawasan dan pengalaman internasional.

Sovia berharap kerja sama antara UIN Raden Intan Lampung dan ConnectLampung dapat terus diperkuat ke depan. Ia juga berharap seluruh peserta dapat menikmati rangkaian program yang telah disiapkan.

Baca Juga:  Dari Pi'il Pesenggiri Menuju Ekonomi Budaya Lampung

Sementara itu, Cassie Simmons selaku perwakilan ConnectLampung menyampaikan bahwa ConnectLampung merupakan komunitas yang menjadi wadah belajar, termasuk belajar bahasa Inggris. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak para peserta untuk aktif berlatih menggunakan bahasa Inggris.

Ia menjelaskan, empat tamu dari Georgia, Amerika Serikat, datang ke Lampung untuk belajar budaya sekaligus berlibur dan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Lampung.

Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Kemahasiswaan dan Kerja Sama FST, Rosida Rakhmawati, Ph.D., mengatakan FST selama ini memiliki kelas bahasa yang bekerja sama dengan pengajar dari ConnectLampung.

“Setiap minggu ada kelas bahasa bersama mahasiswa dan dosen dalam rangka persiapan program-program internasional di fakultas. Kegiatan hari ini juga merupakan rangkaian dari kelas bahasa kami, jadi peserta bisa langsung praktik dengan native speaker,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, dosen dan mahasiswa tampak aktif berdiskusi dan mengenalkan berbagai budaya Lampung kepada para tamu. Mereka memperkenalkan mahkota khas Lampung, Siger, kain Tapis, hingga falsafah hidup masyarakat Lampung, Piil Pesenggiri.

Baca Juga:  Asesor UI GreenMetric Apresiasi Kemajuan UIN RIL, Tekankan Kampus Hijau Harus Menjadi Gaya Hidup

Tidak hanya itu, peserta juga mengenalkan makanan Indonesia yang berkaitan dengan proses fermentasi, sesuai dengan bidang keilmuan di FST yang memiliki Program Studi Biologi dan Kimia.

Para tamu juga diajak mencoba pakaian adat khas Lampung serta mencicipi makanan khas Indonesia dan berbagai buah tropis Indonesia.

Setiap program studi di lingkungan FST turut menampilkan karya dan produk unggulannya. Prodi Kimia melestarikan Aksara Lampung melalui Laboratorium Kimia Virtual Reality (VR)l. Prodi Sistem Informasi menampilkan ragam budaya Lampung melalui flashcard berbasis website yang mereka kembangkan.

Sementara itu, Prodi Biologi mengenalkan berbagai makanan hasil fermentasi seperti tape, tape ketan, tempoyak, kolang kaling serta makanan khas Lampung berupa pepes ikan. Adapun Prodi Sains Data menampilkan pengolahan dan visualisasi data.

Para tamu dari Amerika Serikat tampak antusias mengikuti setiap sesi dan aktif berinteraksi dengan mahasiswa maupun dosen FST. []


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Prestasi Internasional Riski Muhammad Ivan, Siswa MAN 1 Bandar Lampung di Bidang Keamanan Siber
RSUD Bob Bazar Rilis Ciri-Ciri Jenazah Tanpa Identitas di Pesisir Ketapang, Warga Diminta Sebarkan Informasi Ini
Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Melalui Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif 2026
Wagub Jihan Tinjau Langsung Calon Siswa Sekolah Rakyat, Wujud Komitmen Pemerintah Mengawal Masa Depan Generasi Muda Lampung
Kunjungi Calon Siswi Sekolah Rakyat di Lampung Timur, Wagub Jihan Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik
Gubernur Lampung Dianugerahi Tongkat Pusaka dan Lencana Kerajaan Paksi Pak Sekala Bekhak
Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Melalui Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif 2026
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:19 WIB

Pimpin Gerakan Radin Inten Asri, Gubernur Mirza Perkuat Budaya Gotong Royong Jaga Pesisir Lampung

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Prestasi Internasional Riski Muhammad Ivan, Siswa MAN 1 Bandar Lampung di Bidang Keamanan Siber

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:18 WIB

RSUD Bob Bazar Rilis Ciri-Ciri Jenazah Tanpa Identitas di Pesisir Ketapang, Warga Diminta Sebarkan Informasi Ini

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:31 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Melalui Pelatihan Vokasi Gerakan Cipta Ekonomi Produktif 2026

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:19 WIB

Wagub Jihan Tinjau Langsung Calon Siswa Sekolah Rakyat, Wujud Komitmen Pemerintah Mengawal Masa Depan Generasi Muda Lampung

Berita Terbaru