FIS UIN Sumut Gelar Diskusi Kenaikan Harga BBM

Jumat, 9 September 2022 | 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

MEDAN – Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Islam Negeri Sumut menggelar diskusi publik, Kamis (8/9). Bertajuk Kenaikan Harga BBM: Bela Negara atau Bela Rakyat?, diskusi digelar di Auditorium FIS UINSU Kampus IV Tuntungan.

“Diskusi ini bagian dari langkah pencerdasan bagi kita semua. Salah satu ciri orang cerdas adalah tidak mengklaim sebelum mendiskusikan suatu hal,” kata Dekan FIS UINSU Prof Dr Abdurrahman MPd saat membuka diskusi.

Dia berpesan kepada peserta khususnya mahasiswa yang hadir agar mampu mencermati isu yang berkembang. “Kita berharap adik-adik mahasiswa bisa berperan aktif dalam diskusi ini serta tidak simpang siur dalam menangkap suatu isu. Jadilah teratai yang bisa terus tumbuh dan berbunga meski dalam air berlumpur sekalipun,” kata Abdurrahman.

Baca Juga:  Pengamat Militer Stanislaus Dukung Penuh Film ‘Ageman’

Sebagai narasumber diskusi, Dr. Faisal Mahrawa,S.IP., M.Si dari Ilmu Sosial FISIP USU, Ketua KNPI Sumut Samsir Pohan, Dosen FIS UINSU Rholand Muary, S.Sos., M.Si, Suhaimi Umar Harahap mahasiswa FIS UINSU serta dimoderatori Uswatun Hasanah Harahap, MA dari FIS UINSU serta Kamrusammad Anggota Komisi XI DPR RI secara daring.

Faisal Mahrawa menyebutkan, kenaikan harga BBM berdampak ke berbagai sektor. Dari ekonomi hingga dampak sosial. “Selain harga kebutuhan pokok akan naik, nahkan sudah, juga akan berdampak pada hilangnya pekerjaan masyarakat,” kata Faisal.

Baca Juga:  28 Negara Serukan Hentikan Tindakan "Koersif"

Untuk itu, Faisal mengajak mahasiswa untuk tidak berdiam diri pada persoalan dan kebijakan pemerintah yang menyengsarakan rakyat. “Kalau mahasiswa sudah diam, maka kehancuran negeri ini tinggal menunggu waktu,” tukas Faisal.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Sumut berharap mahasiswa mampu adaptif terhadap persoalan yang berkembang. “Kenaikan harga BBM harus bisa sikap kita dari yang apatis menjadi kritis memandang suatu hal. Jangan datang ke sini hanya karena disuruh dosen. Meskipun begitu, cobalah untuk kritis memandang suatu hal,” kata Samsir.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina
Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman
Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif
Renovasi Kantor Imigrasi Kotabumi Senilai Rp6,7 Miliar, Struktur Pondasi Hingga Puing Bangunan Tuai Sorotan!
Sinar Matahari Menjadi Listrik, Indonesia Dalam Transisi Hijau
Taekwondoin Indonesia Raih Emas Kategori Cadet U47 Putri di Qatar
SDN Nayu Barat 1 di Surakarta Kampanyekan Stop Karhutla
Fitria Khasanah Bawa ‘Garuda Shield’ Kompetisi di Kartika Cyber Hackathon 2026

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Dua Tahun Prabowo, Andre Rosiade Minta Kritik Pemerintah Dilihat Secara Objektif

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Renovasi Kantor Imigrasi Kotabumi Senilai Rp6,7 Miliar, Struktur Pondasi Hingga Puing Bangunan Tuai Sorotan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Sinar Matahari Menjadi Listrik, Indonesia Dalam Transisi Hijau

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini menunjukkan sebuah tank Ukraina yang hancur pasca serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Berita Utama

Rusia Siap Berunding dengan AS dan Ukraina

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:14 WIB


Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Arab-Islam di Riyadh, Arab Saudi, pada 11 November 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Mesir Siap Bela Arab Saudi, Bukan Serang Yaman

Kamis, 22 Okt 2026 - 19:07 WIB