Film “Perik Sidua-dua” Siap Produksi, Dukungan Disampaikan Ketum JMSI

Selasa, 13 Desember 2022 | 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vini

JAKARTA — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mengapresiasi dan akan ikut mempromosikan film-film karya sineas muda di tanah air yang mengangkat tema kearifan dan daya tahan masyarakat lokal. Film bertema kedaerahan ini akan memberikan dampak yang luas baik bagi pembangunan daerah maupun pembangunan nasional.

Hal ini disampaikan Ketua Umum JMSI Teguh Santosa ketika dimintai pandangannya mengenai produksi film “Perik Sidua-dua” yang bercerita mengenai daya tahan masyarakat Karo di Sumatera Utara di masa pandemi Covid-19. Naskah film yang diproduksi Gegeh Persada Film itu ditulis oleh Tuahta Arief alias Hujan Tarigan, salah seorang fungsionaris JMSI Sumatera Utara.

Baca Juga:  Wagub Jihan Terima Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung

“Kami mendukung karya sineas yang mengangkat setting masyarakat lokal dan nilai-nilai unggul yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat, khususnya daya tahan sosial di masa pandemi seperti yang menjadi latar cerita dalam film

“Perik Sidua-dua” ini,” ujar Teguh yang juga merupakan tokoh muda Sumatera Utara di Jakarta.

“JMSI di seluruh tingkatan, baik di provinsi maupun kabupaten dan kota, akan membantu mempromosikan film dengan genre seperti ini. Semakin banyak karya yang dihasilkan sineas-sineas muda yang mengangkat kehidupan masyarakat daerah akan semakin baik dan konstruktif bagi Indonesia,” ujar Teguh yang juga dosen Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Baca Juga:  Dinilai Berhasil Bangun JMSI Sumut, Anto Genk Didorong Maju sebagai Ketua PWI

Teguh berharap, dukungan dari seluruh keluarga besar JMSI di seluruh Indonesia dapat ikut mendorong keberanian sineas muda di seluruh pelosok nusantara untuk berkreasi melahirkan karya film yang bermutu tinggi.

Teguh juga mengapresiasi inisiatif Gegeh Persada Film yang memproduksi film “Perik Sidua-dua” membedah dan mendiskuikan naskah film itu sebelum memasuki masa produksi yang dijadwalkan akhir tahun ini.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

“Gak Ada Pohon, Jangan Lagi Disebut Hutan Lagi”
Jelang Kunjungan Presiden RI ke-7 Joko Widodo ke Mesuji, Kapolres Lakukan Pengecekan Menyeluruh Titik Pengamanan
DPR Pertanyakan soal Alih FUngsi Hutan 1 Ha di Jawa
DR Faisal Mahrawa Lantik JMSI Riau Periode 2025-2030
Politik Bebas Aktif, Diplomasi Indonesia Ditengah Geopolitik Global
Politik Bebas Aktif Kekuatan Diplomasi Parlemen Indonesia Ditengah Geopolitik Global 
Jakarta Siap-Siap Banjir dan Tenggelam
Progres KDKMP Lampung Barat Diminta Tepat Waktu

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:12 WIB

“Gak Ada Pohon, Jangan Lagi Disebut Hutan Lagi”

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:29 WIB

Jelang Kunjungan Presiden RI ke-7 Joko Widodo ke Mesuji, Kapolres Lakukan Pengecekan Menyeluruh Titik Pengamanan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:10 WIB

DPR Pertanyakan soal Alih FUngsi Hutan 1 Ha di Jawa

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:34 WIB

DR Faisal Mahrawa Lantik JMSI Riau Periode 2025-2030

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:23 WIB

Politik Bebas Aktif, Diplomasi Indonesia Ditengah Geopolitik Global

Berita Terbaru

HUTAN menjadi satu kebutuhan. Akankah Indonesia masih akan memiliki Hutan lestari? [Net/Ist]

#indonesiaswasembada

“Gak Ada Pohon, Jangan Lagi Disebut Hutan Lagi”

Jumat, 26 Jun 2026 - 11:12 WIB

ALIH FUngsi sawah-hutan menjadi pemukiman mengancam hidup orang banyak. DPR minta pemerintah jangan serampangan soal alih fungsi lahan. [Net/ist]

#indonesiaswasembada

DPR Pertanyakan soal Alih FUngsi Hutan 1 Ha di Jawa

Jumat, 26 Jun 2026 - 09:10 WIB

PELANTIKAN Jaringan Media SIber Indonesia (JMSI) Riau Perioide 2025-2030. Dheni Kurnia kembali pimpin JMSI Riau untuk periode kali kedua. [JMSI/Ist]

#indonesiaswasembada

DR Faisal Mahrawa Lantik JMSI Riau Periode 2025-2030

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:34 WIB

Wartawan Lintaslampung di DPR/MPR/DPD RI

#indonesiaswasembada

Politik Bebas Aktif, Diplomasi Indonesia Ditengah Geopolitik Global

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:23 WIB