Fadel: Tantangan Bangsa Pasca Pemilu Makin Berat

Jumat, 26 Januari 2024 | 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
Gorontalo – Wakil Ketua MPR RI Prof. Dr. Ir. H. Fadel Muhammad mengungkapkan bahwa sebagai negara besar, Indonesia pasti juga dihadapkan pada tantangan dan hambatan yang besar juga, baik dari internal maupun eksternal.

Menurut Fadel Muhammad, tantangan dan hambatan terbesar datang dari eksternal yang merembet ke internal bangsa Indonesia. Ini harus diwaspadai, sebab Indonesia adalah negara yang sangat luas dan kaya akan sumber daya alam, yang menjadi incaran banyak negara maju.

“Banyak yang ingin bikin di Indonesia terjadi konflik baik antar suku, agama dan budaya. Ketika, di internal Indonesia saling bermusuhan maka akan sangat mudah bagi bangsa lain masuk dan menguasai. Kita tidak ingin kejadian Timor Timur yang lepas terjadi lagi,” kata Pimpinan MPR dari Kelompok DPD RI Dapil Gorontalo ini.

Baca Juga:  Adinata Buka Bumi Perkemahan Kwaran Kasui

Hal tersebut disampaikan Fadel Muhammad, saat menghadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR dengan Komunitas Petani Muda Gorontalo (KPMG), di Desa Molosipat Utara, Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Kamis (25/1/2024).

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Desa Molosipat Utara Masrin Husain, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat sekitar sebagai peserta.

Untuk membentengi rakyat Indonesia dari potensi perpecahan antar anak bangsa, apalagi Indonesia akan menghadapi perhelatan besar Pemilu setengah 2024, maka semua harus memahami dan mengamalkan nilai-nilai luhur bangsa yang ada dalam Empat Pilar yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Baca Juga:  Ahmad Muzani Ungkap Tren Opini WTP Pemerintah Makin Baik Jelang Sidang Tahunan MPR 2026

“Kompetisi dalam pemilu 2024 nanti sangat ketat dan kental potensi konflik karena perbedaan pilihan. Untuk itu mulai dari sekarang, antar rakyat mesti saling menyadarkan bahwa Pemilu adalah sarana agar rakyat memiliki pemimpin nasional yang akan mampu mensejahterakan seluruh rakyat tanpa kecuali, sehingga tidak perlu saling menghina dan saling berkonflik. Walaupun beda pilihan tetap jaga persatuan dan kesatuan,” tandasnya.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Melanda TNWK, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Tengah Kondisi Kering
Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu
UPTD SDN 03 Batangharjo Gelar Jalan Sehat
Dosen Rekayasa Kehutanan ITERA Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana di Tanggamus
China dan Indonesia Perlu Majukan Global South
KKN UIN Kel 87-88 Gugah Anak Gemar Menabung
Menlu China Serukan Penguatan Kerja Sama dengan Indonesia
Cegah Child Grooming, KKN UIN Edukasi SMPN 13 Bandar Lampung

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kebakaran Hebat Melanda TNWK, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Tengah Kondisi Kering

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:38 WIB

UPTD SDN 03 Batangharjo Gelar Jalan Sehat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Dosen Rekayasa Kehutanan ITERA Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana di Tanggamus

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:57 WIB

China dan Indonesia Perlu Majukan Global South

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

UPTD SDN 03 Batangharjo Gelar Jalan Sehat

Sabtu, 22 Agu 2026 - 11:38 WIB

Menteri Luar Negeri China Wang Yi, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China, bersama-sama memimpin Konferensi Pertama Mekanisme Dialog Strategis Komprehensif China-Indonesia dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono di Jakarta pada 21 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

China dan Indonesia Perlu Majukan Global South

Sabtu, 22 Agu 2026 - 02:57 WIB